Pernah mendengar istilah Cloud Storage? Dan apa yang ada di fikiran sobat saat mendengar kata Cloud Storage? Mungkin salah satu atau bahkan sebagian besar dari sobat ada yang beranggapan: "Cloud Storage? buat apa sih?", atau "Ah teknologi sampah. Biar kelihatan keren doang", ada juga yang mengatakan "Buang-buang tenaga dan kuota, terus enggak tahu manfaatnya apa", dan anggapan-anggapan lai yang sejenis.
Well, dulu saya pun pernah beranggapan seperti itu. Dulu. Sekarang, tampaknya saya makin paham. Bahwa Cloud Storage, cepat atau lambat, akan semakin dibutuhkan oleh semua orang. Kok bisa begitu? Kami akan membahasnya disini.
Pertama, kami akan menjelaskan apa itu Cloud Storage. Gampangnya, Cloud Storage adalah layanan yang menyediakan penyimpanan data di "awan". Tentu awan disini bukan berarti awan yang sebenarnya, melainkan hanya istilah. Anggap saja awan itu adalah server dari penyedia layanan Cloud Storage, dan kita bisa 'menitipkan' data kita di situ dengan user name dan password sebagai 'kuncinya'.
Cloud Storage memungkinkan kita untuk menyimpan data di penyedia layanan Cloud Storage dan kita bisa mengambilnya kapanpun dan dimanapun asal ada jaringan internet. Memang terdengar kurang menarik. Tapi, bayangkan saja jika sobat tiba-tiba, mengalami keadaan seperti ini: Sobat sedang mengerjakan suatu tugas yang sangat penting dengan deadline yang sangat sempit. Kemudian sobat menyimpan data tersebut di harddisk laptop/PC sobat. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan, sobat pun mem-backupnya di harddsik external/flashdisk sobat. Nah, suatu ketika ternyata laptop/PC sobat mengalami kerusakan sehingga mengancam data-data yang sobat simpan. Karena telah mem-backupnya di flashdisk/harddisk external, sobat pun tenang-tenang saja. Namun ternyata, flashdisk/harddsik sobat pun mengalami nasib serupa atau bahkan sobat lupa diamna menaruhnya sehingga sobat tidak bisa membuka data tugas yang sangat penting tersebut.
Lantas jika keadaannya seperti itu, apa yang bisa sobat lakukan? mungkin akan beda ceritanya jika sobat juga mem-backup data tersebut di layanan Cloud Storage. Sobat tinggal pinjem komputer/laptop teman sobat, sambungkan ke internet, dan login ke layanan penyedia Cloud Storage. Dan sobat bisa mengunduhnya dengan mudah tanpa diribetkan oleh flashdisk.harddisk external.
Ya, keadaan sperti itu seringkali datang di saat yang tidak tepat. Dan itu harusnya menyadarkan kita, bahwa Cloud Storage adalah hal yang semakin dibutuhkan. Ada beberapa penyedia layanan Cloud Storage. Beberapa yang populer adalah DropBox, Google Drive, dan Microsoft One Drive. Rata-rata penyedia layanan Cloud Storage memberikan gratsi ruang penyimpanan sebesar 3-4 GB, dan untuk menambah kapasitas drive 'awan', maka user harus membayar.
Mungkin Cloud Storage adalah solusi yang paling bijaksana untuk menyimpan data-data super penting atau bahkan yang super pribadi milik sobat. Lantas bagaimana dengan keamanannya? Setidaknya beberapa penyedia layanan Cloud Storage di atas bisa menjamin keamanan dan kerahasiaan data sobat. Lalu bagaimana memilih penyedia layanan Cloud Storage yang tepat untuk kebutuhan sobat? Untuk masalah itu, silahkan sobat komparasi tiga penyedia layanan Cloud Storage yang kami sebutkan di atas, dan silahkan pilih mana yang paling tepat untuk sobat.
Kali ini FakhriComputindo hadir dengan review singkat laptop Axioo TNH C525. Tentutnya notebook ini mampu menarik perhatian kami sehingga kami sudi repot-repot mengulasnya untuk Sobat.
Mungkin ketika mendengar nama Axioo, yang ada di fikiran sobat adalah, biar kami tebak: murahan, ringkih, cepat rusak, tak berkualitas, dkk. Kenapa kami bisa menebak seperti itu, karena seperti itulah kami menilai notebook buatan Axioo dulu. Yupz, dulu. Sekarang tidak. kami mulai melihat minat Axioo yang muali serius untuk menghadirkan produk yang berkualitas, tentu dengan harga yang murah. Kali ini Axioo seperti tengah berusaha menghilangkan imbuhan (-an) dibelakang kata murah. Dan sejauh ini, usaha Axioo tak sia-sia.
Pertama-tama, kami akan mempersilahkan sobat untuk memantau spesifikasi notebook C525:
Processor: Intel Celeron N2807 processor (22nm, 1.58GHz, up to 2.17GHz (burst) DDR3L-1333MHz, 1MB Cache, Max TDP: 4.3W)
OS: DOS. Support Windows 8 Pro (64-bit) & Windows 7 (64-bit)
Chipset: Intel Express Chipset
Memory: 2GB SODIMM socket, support DDR3L 1333MHz
Built in Expandable memory up to 4GB, depends on 2GB/4GB SODIMM Module
Graphics: Intel HD Graphics Family Microsoft DirectX 11 compatible
LCD: 14.0" HD Display (1366x768) 16:9 panel, 3.6mm
Storage: 1x HDD 500GB 2.5" SATA Thin
Built in touch pad with multi-gesture and scrolling function
Audio: Realtek High Definition Audio Built-In Microphones & 1x Speakers
IO:
1 x USB 3.0 ports
1 x USB 2.0 ports
1 x Microphone jack with Headphone jack
1 x HDMI output port (with HDCP)
1 x RJ-45 LAN port
1 x DC-in jack port
Slots: 1 x WLAN Combo Half size Mini Card with PCIe and USB interface
Communication: Wireless LAN 802.11 B/G/N Half Mini Card module
Camera: 0.3Mpx
Power: Full Range AC adapter, AC in 100~240V 50~60Hz, DC output 19V/2.1A, 40W
2 cell Lithium-Polymer battery pack, Capacity 2200mAh with 15.8Wh, non-removable
Battery Standby: 140minutes (with 2200mAh battery), Battery WorkTime: 107minutes (with 2200mA
Dimension: 342mm (W) x 240mm(D) x 23.5mm(H) battery bump-out 29mm
1.7Kg, including ODD and 2200mAh, 15.8Wh Battery
Terlalu biasa? Well, kami sarankan Sobat tetap membaca ulasan ini sampai selasai sebelum menyimpulkan terlalu dini. Memang, jika dilihat dari spesifikasi, tak ada yang menarik sama sekali dari notebook ini selain harganya yang hanya 2-jutaan. Tapi, tentu kami tidak akan mengulas notebook ini jika notebook ini hanya sampai pada level biasa-biasa saja.
Pertama kami akan mengulas tentang desainnya. Desain TNH 525, jauh dari kata murahan. Axioo memberikan aksen-aksen manis yang membuat notebook ini terlihat begitu cantik. TNH C525 juga mengusung desainyang slim, sehingga memudahkan Anda yang membutuhkan mobilitas tinggi. Tak ada kritikan apapun dari kami tentang desain notebook ini selain absennya Optical Drive di notebook ini.
Secara umum desain dari TNH C525 bisa dikatakan bagus untuk notebook dengan harga 2-jutaan.
Selanjutnya beranjak ke sisi hardware. TNH C525 menggunakan Prosesor Intel Celleron N2807 Dual Core dengan speed 1,58GHz yang dibantu dengan keberaaan RAM 2GB dan grafis Intel HD. Pertama kali yang ada di fikiran kami ketika membaca spek ini adalah, spek ini hanya cukup untuk kegiatan biasa. Namun, kami lumayan terkejut ketika di Pameran ICOM Suluh Media di Yogyakarta ada salah satu stand yang memasang promo laptop ini dan disitu tertera: PES 2013 Lancar.
Awalnya kami hanya menganggap itu hanyalasa sebuah iklan untuk menarik konsumen membeli produk tersebut. Namun, entah apa yang membuat kami penasaran sehingga ingin membuktikan apakah notebook ini bisa menjalankan game PES 2013 yang tergolong mustahil dijalankan pada spek yang telah kami tuliskan diatas.
Pertama kami mencoba menjalankan game PES 2013 tanpa menambah patch dengan setingan grafik medium. Installasi berjalan lancar mulus tanpa kendala. Setelah itu, kami mencoba menjalankan PES 2013 dengan settingan medium. Dan, sulit dipercaya. Notebook ini mampu menjalankan game PES 2013 dengan settingan medium. Memang tidak lancar-lancar amat. Namun masih playable.
Tanpa patch pun notebook ini sudah mampu membungkam semua keraguan kami. Dan kami tetap nekat mencoba menjalankan PES 2013 dengan menambahkan patch, dengan settingangrafik yang disesuaikan. Dan hasilnya, TNH C525 mampu melibas PES 2013 dengan lebih lancar lagi di settingan medium. Kami tidak mencobanya di settingan high, karena sudah tentu tidak akan playable.
Kami penasaran rahasia apa dibalik TNH C525 sehingga mampu menjalankan game seberat itu untuk kelas spesifikasi seperti itu. Dan ternyata, rahasianya adalah ada di bagian shared memory yang diperbolehkan di ubah sampai 512 MB. Namun, konsekuensinya adalah kapasitas RAM juga akan terkuras 512 MB sesuai settingan shared memory. Namun, kami tidak menemukan kendala berarti ketikan menggunakan notebook ini beraktifitas dengan RAM yang sudah dikuangi 512 MB. TNH mampu merespon setiap perintah yang kami inputkan dengan sangat baik.
Well, kami memang tidak menyarankan bagi Sobat yang hobi ngegame untuk memaksakan notebook ini memenuhi hasrat gaming sobat. Yang ingin kami tekankan disini adalah, notebook ini mampu menjalankan game PES 2013 dengan lancar. Dan seharusnya sobat tidak mengalami kesulitan sama sekali ketika menjalankan aplikasi-aplikasi yang lebih ringan. Dan untuk kategori harga 2-jutaan, untuk pertama kalinya, kami memberikan apresiasi untuk Axioo.
Sekian review singkat dari kami. Semoga bermnfaat.
Unknown
May 08, 2015
New Google SEO
Bandung, IndonesiaMungkin ketika mendengar nama Axioo, yang ada di fikiran sobat adalah, biar kami tebak: murahan, ringkih, cepat rusak, tak berkualitas, dkk. Kenapa kami bisa menebak seperti itu, karena seperti itulah kami menilai notebook buatan Axioo dulu. Yupz, dulu. Sekarang tidak. kami mulai melihat minat Axioo yang muali serius untuk menghadirkan produk yang berkualitas, tentu dengan harga yang murah. Kali ini Axioo seperti tengah berusaha menghilangkan imbuhan (-an) dibelakang kata murah. Dan sejauh ini, usaha Axioo tak sia-sia.
Pertama-tama, kami akan mempersilahkan sobat untuk memantau spesifikasi notebook C525:
Processor: Intel Celeron N2807 processor (22nm, 1.58GHz, up to 2.17GHz (burst) DDR3L-1333MHz, 1MB Cache, Max TDP: 4.3W)
OS: DOS. Support Windows 8 Pro (64-bit) & Windows 7 (64-bit)
Chipset: Intel Express Chipset
Memory: 2GB SODIMM socket, support DDR3L 1333MHz
Built in Expandable memory up to 4GB, depends on 2GB/4GB SODIMM Module
Graphics: Intel HD Graphics Family Microsoft DirectX 11 compatible
LCD: 14.0" HD Display (1366x768) 16:9 panel, 3.6mm
Storage: 1x HDD 500GB 2.5" SATA Thin
Built in touch pad with multi-gesture and scrolling function
Audio: Realtek High Definition Audio Built-In Microphones & 1x Speakers
IO:
1 x USB 3.0 ports
1 x USB 2.0 ports
1 x Microphone jack with Headphone jack
1 x HDMI output port (with HDCP)
1 x RJ-45 LAN port
1 x DC-in jack port
Slots: 1 x WLAN Combo Half size Mini Card with PCIe and USB interface
Communication: Wireless LAN 802.11 B/G/N Half Mini Card module
Camera: 0.3Mpx
Power: Full Range AC adapter, AC in 100~240V 50~60Hz, DC output 19V/2.1A, 40W
2 cell Lithium-Polymer battery pack, Capacity 2200mAh with 15.8Wh, non-removable
Battery Standby: 140minutes (with 2200mAh battery), Battery WorkTime: 107minutes (with 2200mA
Dimension: 342mm (W) x 240mm(D) x 23.5mm(H) battery bump-out 29mm
1.7Kg, including ODD and 2200mAh, 15.8Wh Battery
Terlalu biasa? Well, kami sarankan Sobat tetap membaca ulasan ini sampai selasai sebelum menyimpulkan terlalu dini. Memang, jika dilihat dari spesifikasi, tak ada yang menarik sama sekali dari notebook ini selain harganya yang hanya 2-jutaan. Tapi, tentu kami tidak akan mengulas notebook ini jika notebook ini hanya sampai pada level biasa-biasa saja.
Pertama kami akan mengulas tentang desainnya. Desain TNH 525, jauh dari kata murahan. Axioo memberikan aksen-aksen manis yang membuat notebook ini terlihat begitu cantik. TNH C525 juga mengusung desainyang slim, sehingga memudahkan Anda yang membutuhkan mobilitas tinggi. Tak ada kritikan apapun dari kami tentang desain notebook ini selain absennya Optical Drive di notebook ini.
Secara umum desain dari TNH C525 bisa dikatakan bagus untuk notebook dengan harga 2-jutaan.
Selanjutnya beranjak ke sisi hardware. TNH C525 menggunakan Prosesor Intel Celleron N2807 Dual Core dengan speed 1,58GHz yang dibantu dengan keberaaan RAM 2GB dan grafis Intel HD. Pertama kali yang ada di fikiran kami ketika membaca spek ini adalah, spek ini hanya cukup untuk kegiatan biasa. Namun, kami lumayan terkejut ketika di Pameran ICOM Suluh Media di Yogyakarta ada salah satu stand yang memasang promo laptop ini dan disitu tertera: PES 2013 Lancar.
Awalnya kami hanya menganggap itu hanyalasa sebuah iklan untuk menarik konsumen membeli produk tersebut. Namun, entah apa yang membuat kami penasaran sehingga ingin membuktikan apakah notebook ini bisa menjalankan game PES 2013 yang tergolong mustahil dijalankan pada spek yang telah kami tuliskan diatas.
Pertama kami mencoba menjalankan game PES 2013 tanpa menambah patch dengan setingan grafik medium. Installasi berjalan lancar mulus tanpa kendala. Setelah itu, kami mencoba menjalankan PES 2013 dengan settingan medium. Dan, sulit dipercaya. Notebook ini mampu menjalankan game PES 2013 dengan settingan medium. Memang tidak lancar-lancar amat. Namun masih playable.
Tanpa patch pun notebook ini sudah mampu membungkam semua keraguan kami. Dan kami tetap nekat mencoba menjalankan PES 2013 dengan menambahkan patch, dengan settingangrafik yang disesuaikan. Dan hasilnya, TNH C525 mampu melibas PES 2013 dengan lebih lancar lagi di settingan medium. Kami tidak mencobanya di settingan high, karena sudah tentu tidak akan playable.
Kami penasaran rahasia apa dibalik TNH C525 sehingga mampu menjalankan game seberat itu untuk kelas spesifikasi seperti itu. Dan ternyata, rahasianya adalah ada di bagian shared memory yang diperbolehkan di ubah sampai 512 MB. Namun, konsekuensinya adalah kapasitas RAM juga akan terkuras 512 MB sesuai settingan shared memory. Namun, kami tidak menemukan kendala berarti ketikan menggunakan notebook ini beraktifitas dengan RAM yang sudah dikuangi 512 MB. TNH mampu merespon setiap perintah yang kami inputkan dengan sangat baik.
Well, kami memang tidak menyarankan bagi Sobat yang hobi ngegame untuk memaksakan notebook ini memenuhi hasrat gaming sobat. Yang ingin kami tekankan disini adalah, notebook ini mampu menjalankan game PES 2013 dengan lancar. Dan seharusnya sobat tidak mengalami kesulitan sama sekali ketika menjalankan aplikasi-aplikasi yang lebih ringan. Dan untuk kategori harga 2-jutaan, untuk pertama kalinya, kami memberikan apresiasi untuk Axioo.
Sekian review singkat dari kami. Semoga bermnfaat.
Apakah Sobat gemar main game di laptop atau bahkan di netbook? kalau iya, apakah laptop atau netbook SObat masih baik-baik saja? Mungkin sebagian besar akan menjawab: "TIDAK". Mulai dari masalah baterai yang mulai boros, atau laptop/netbook yang cepat panas, muai lemot, sampa yang paling parah, RUSAK....
Mengapa hal ini bisa terjadi? dan bagaimana saya bisa tahu keluhan-keluhan Sobat? Iya. Karena sebagian besar pemlik laptop/netbook mengeluhkan hal-hal diatas di forum-forum teknologi. Nah lho jadi main game di laptop tidak boleh? Itu juga jawaban yang tepat.
Sebenarnya, tidak ada larangan main game di laptop atau netbook karena memang tida ada Undang-undang yang melarangnya. Tapi, perlu diingat bahwa laptop bukanlah PC. Karena laptop berbeda dengan PC, tentu saja dalam hal perlakuannya juga berbeda. Kita bisa main game berjam-jam bahkan berhari-hari non-stop di PC dengan catatan Sobat betah. Tetapi, tidak dengan laptop, apalagi netbook. Jika Sobat adalah gamers, dan senjata sobat satu-satunya adalah laptop, berikut tips-tips aman main game di laptop agar laptop sobat bisa bertahan sedikit lebih lama lagi.
1. JANGAN LEPAS BATERAI KETIKA MAIN GAME DI LAPTOP
Ini adalah hal yang biasa dilakukan para pengguna laptop ketika main game. Biasanya mereka mencopot baterai laptop dan menghubungkan laptop langsung dengan adapter/charger (yang biasa disebut dengan AC Mode). Dan saya juga sudah berulang kali membahas mengenai masalah ini di posting-posting saya sebelumnya. Perlu saya jelaskan sekali lagi.
Mencopot baterai, mungkin akan membuat baterai Sobat lebih awet atau tidak mudah boros. Memang benar. Tapi bagaimana dengan laptop Sobat? Jika sobat menggunakan laptop dalam keadaan AC Mode, daya yang masuk ke laptop akan langsung 'menyerang' laptop sobat tanpa ada filter. Seperti yang sudah pernah saya jelaskan, fungsi baterai bukan hanya sebagai penyuplai daya, tetapi sebagi filter yang 'menghambat' agar daya yang masuk ke mainboard tidak terlalu besar. Daya yang terlalu besar akan merusak komponen-komponen pada motherboard. Biasanya efek pada laptop tidak langsung. Tetapi bertahap. Pertama, laptop akan sering restart sendiri tanpa penyebab yang pasti, kemudian, laptop akan sering mati sendiri, hingga pada akhirnya mati total.
Belum lagi ketika kita menggunakan laptop dalam mode AC, dan tiba-tiba terjadi pemadaman listrik, maka dampak langsungnya ada pada harddisk. Bisa dipastikan harddisk sobat akan langsung mengalami bad sector. Mungkin sobat akan bertanya, "Tapi kalau baterai tetap dipasang, baterainya akan cepat rusak dong?" Dan saya akan menjawab dengan pertanyaan juga: "Pilih baterainya yang rusak, atau laptopnya yang rusak?" Lagian laptop-laptop jaman sekarang akan secara otomatis memutus daya ke baterai ketika baterai sudah penuh. Jadi, berhenti menyiksa laptop sobat.
2. INSTAL GAME YANG SESUAI DENGAN SPESIFIKASI LAPTOP SOBAT
Jika laptop spesifikasi laptop sobat hanya memungkinan sobat untuk main game Angry Birds, jangan memaksakan untuk bermain PES 2015. Jika sobat memainkan game yang terlalu berat untuk laptop sobat, maka laptop sobat juga akan bekerja 2x atau bahkan berkali-kali lebih berat, dan hal itu akan membuat umur laptop sobat akan semakin pendek.
3. JANGAN TERLALU LAMA MAIN GAME DI LAPTOP
Mungkin ini yang paling sulit. Karena sebagian besar orang sudah lupa waktu jika sudah terjun dalam serunya nge-game. Usahakan, batasi waktu nge-game di laptop. Jika sobat menggunakan CoolPad, mungkin waktu maksimal adalah 3 jam. Tetapi jika sobat tidak menggunakan CoolPad, jangan nge-game di laptop lebih dari 3 jam.
4. NETBOOK NOT FOR GAME
Apakah netbook diciptakan untuk bermain game? Sepertinya bukan. Netbook diciptakan untuk membantu para penggunanya yang membutuhkan mobilitas tinggi. Dan spesifikasi netbook, sangat tidak cocok jika digunakan untuk bermain game.
Itulah beberapa tips mengenai nge-game di laptop. Saran saya, silahkan merakit PC jika sobat adalah seorang gamers berat. Atau, belilalh laptop yang memmang diciptakan untuk gaming, seperti Alienware atau ASUS ROG. Semoga bermanfaat.
Oke, langsung saja. Apakah Sobat ingin menjajal berbagai game-game seru di Andorid ataupun aplikasi-aplikasi populer Android namun Sobat belum kesampaian membeli ponsel Android? atau apakah hampir semua teman-teman sobat sudah menanyakan berapa PIN BBM Sobat, dan Sobat harus menahan malu karena sobat belum punya pin BBM? Jika Sobat mempunyai PC/laptop, sobat tak perlu memaksakan membeli smartphone Android jika sobat benar-benar belum punya dana. Sobat bisa menggunakan salah satu emulator Android terbaik yang bisa di install di PC / laptop sobat dengan OS Windwos 7, Windows 8, dan Windows 8.1. Untuk Windows XP, kami belum bisa memastikannya karena kami sendiri belum mencobanya. Oke, langsung saja ikuti langkah-langkah dibawah ini :
1. Download aplikasi Bluestacks melalui situs resmi Bluestacks. Namun jika Sobat mendownload Bluestacks melalui situs resminya, untuk menginstalnya SObat harus dalam keadaan online. Untuk Bluestack offline intsaller, sobat bisa mendownloadnya disini
2. Nah, setelah selesai di download, sobat bisa langsung menginstalnya. Untuk proses installasi sendiri tidak rumit. Sobat hanya tinggal mengikuti langkah-langkahnya.
3. Setelash proses installasi selesai, sobat bisa langsung menjalankan Bluestack, dan sekarang smartphone Android ada pada layar PC/laptop sobat. Namun, Bluestack yang telah sobat instal masih minim aplikasi. Karena tidak adanya aplikasi Play Store secara default, untuk mendownload aplikasi Android silahkan buka browser yang ada di Bluestack dan kunjungi http://play.google.com/. Atau sobat juga bisa mendownload file apk secara terpisah.
Oke, itu dia tutorial singkat kami tentang Menjalankan Aplikasi Android di PC / Laptop Menggunakan BlueStacks. Semoga bermanfaat.
Menjalankan Aplikasi Android di PC/Laptop Dengan BlueStack
Posted by FakhriComputindo on Thursday, December 18, 2014
Microsoft baru saja meluncurkan Windows 10 sebagai sistem
operasi penerus Windows 8. Banyak perubahan-perubahan besar yang dilakukan
Microsoft pada Windows 10. Yang menarik adalah kembalinya menu start.
Sebetulnya, pada Windows 8 menus start tidaklah hilang. Namun berganti tampilan
menjadi gaya yang Microsoft sebut sebagai Modern UI. Memang menurut penulis
pribadi, gaya Start menu kotak-kotak di Windows 8 yang sering disebut dengan
live tile memang cantik. Namun, tampaknya hal itu tak dirasakan atau kurang
bisa dirasakan oleh berjuta-jut apengguna Windows 7.
Alhasil, popularitas Windows 8 pun tak sesuai yang
diharapkan Microsoft. Nah, kali ini Microsoft mengembalikan lagi Start menu
klasik seperti yang ada pada Windwos 7, namun dnegan beberapa modifikasi
sedemikian rupa sehingga tampilan Windows 10 bisa dikatakan gabungan antara
Windows 7 dan Windows 8. Dan itu adalah hal yang luar biasa.
Microsoft mentargetkan berjuta-juta pengguna Windows 7 agar
mereka bersedia bermigrasi ke Windows 10. Menurut kami, hal tersebut bukan
tidak mungkin akan terwujud atau bahkan terlampaui. Jika kami melihat beberapa
hal baru di Windows 10, kami bisa menyimpulkan. Inilah karya Microsoft yang
kami rindu-rindukan itu.’
Microsoft seperti menegaskan bahwa mereka masih pantas
menyandang gelar sebagai raksasa software atau bahka raja software dunia.
Mungkin beberapa hal masih perlu diperbaiki. Dan itu adalah sesuatu yang wajar,
mengingat Windows 10 baru tersedia dalam versi beta. Dan Microsoft bahkan
mengajak para penggunanya untuk mengrimkan kritik dan saran untuk membuat
Windows 10 menjadi lebih baik lagi.
Hal menarik lainnya adalah bahwa kini Microsoft menciptakan
Windows 10 untuk semua platform. Jadi, tak ada lagi Windows RT atau Windows
Phone. Yang ada hanyalah Windows 10. Sobat bisa menginstal aplikasi yang sobat
biasa gunakan di smartphone dan menginstalnya di PC/laptop sobat. Begitu juga
Sobat tidak akan kesulitan untuk menginstal aplikasi yang sudah biasa Sobat
gunakan di PC di Tablet sobat. One Windows for All. Semua aplikasi yang ada di
Windows Store Windows 10 bisa sobat install baik itu di Smartphone, Tablet,
maupun PC/laptop sobat.
Microsoft melakukan hal yang sudah seharusnya mereka
lakukan. Dan kami yakin, Windows 10 akan menuai kesusksesan seperti Windows 7
atau bahkan melampauinya.
Microsoft baru saja merilis suksesor Windows 8. Bukan Windows 9 seperti yang gencar diberitakan, tapi OS terbaru besutan raksasa software ini dianugerahi nama Windows 10. Perubahan dan improvisasi yang paling terlihat adalah jika di Windows 8 kita mengenal berbagai versi seperti Windows Phone 8, Windows 8 Pro, dan Windows RT, maka di Windows 10 semua versi tersebut digabungkan.
Sehingga kita bisa menginstal Windows 10 di smartphone, tablet, maupun laptop/PC kita. Selai itu apa saja perubahan yang ada di Windows 10, mari kita simak.
1. Modern UI Mengalami Perombakan
Microsoft sempat begitu membanggakan modern UI saat meluncurkan Windows 8. Namun sayangnya, perubahan tersebut kurang disukai para pengguna Windows 7. Alhasil, para pengguna lebih memilih tetap menggunakan Windows 7 daripada berpindah ke Windows 8 yang dianggap sulit.
Windows 10 pun memberikan jawabannya, Start Screen Modern UI memang masih eksis di OS baru ini, tapi tak tampil secara default di layar perangkat pengguna.
Sebagai contoh, saat pengguna menggunakan Windows 10 di PC, maka tampilannya adalah bergaya desktop seperti Windows 7. Namun bila pengguna menginginkan tampilan start screen ala Modern UI, pengguna dapat men-switch melalui tombol yang tersedia.
Berbeda lagi saat pengguna menggunakan notebook-tablet 2-in-1, saat dalam mode notebook, Windows 10 akan memberikan tampil desktop. Sedangkan bila 2-in-1 digunakan dalam mode tablet, Windows 10 akan menyodorkan tampilan start screen Modern UI.
2. Kembalinya Menu Start
DI Windows 8, pengguna sempat dibuat bingung dengan hilangnya menu start. Nah, di Windows 10, Microsoft mengembalikan kembali menu start yang sempat populer selama bertahun-tahun tersebut. Tentunya dengan berbagai macam modifikasi di segi tampilan.
Ada sedikit perbedaan dengan menu start pada Windows 7 dengan menus start Windows 10, terutama di kolom sebelah kanan.
Di bagian tersebut tampilannya ala kotak-kotak seperti start screen Modern UI. Asyiknya, pengguna juga bisa mengatur ukuran kotak-kotak yang mewakiliki aplikasi tersebut layaknya pada start screen.
3. Multiple Desktop
Ada fitur baru di Windwos 10. Multiple Deskto akan memudahkan pengguna yang kerap bekerja dengan membuka belasan aplikasi secara bersamaan. Dengan kata lain, Windwos 10 tidak hanya bisa memiliki satu desktop, tapi juga bisa lebih.
Namun, keberadaan Multiple Deskto ini menuai kritikan, karena Microsoft dianggan meniru fitur Multiple Desktop yang sudah ada di OS Linux dan Mac OS.
Unknown
October 01, 2014
New Google SEO
Bandung, IndonesiaSehingga kita bisa menginstal Windows 10 di smartphone, tablet, maupun laptop/PC kita. Selai itu apa saja perubahan yang ada di Windows 10, mari kita simak.
1. Modern UI Mengalami Perombakan
Microsoft sempat begitu membanggakan modern UI saat meluncurkan Windows 8. Namun sayangnya, perubahan tersebut kurang disukai para pengguna Windows 7. Alhasil, para pengguna lebih memilih tetap menggunakan Windows 7 daripada berpindah ke Windows 8 yang dianggap sulit.
Windows 10 pun memberikan jawabannya, Start Screen Modern UI memang masih eksis di OS baru ini, tapi tak tampil secara default di layar perangkat pengguna.
Sebagai contoh, saat pengguna menggunakan Windows 10 di PC, maka tampilannya adalah bergaya desktop seperti Windows 7. Namun bila pengguna menginginkan tampilan start screen ala Modern UI, pengguna dapat men-switch melalui tombol yang tersedia.
Berbeda lagi saat pengguna menggunakan notebook-tablet 2-in-1, saat dalam mode notebook, Windows 10 akan memberikan tampil desktop. Sedangkan bila 2-in-1 digunakan dalam mode tablet, Windows 10 akan menyodorkan tampilan start screen Modern UI.
2. Kembalinya Menu Start
DI Windows 8, pengguna sempat dibuat bingung dengan hilangnya menu start. Nah, di Windows 10, Microsoft mengembalikan kembali menu start yang sempat populer selama bertahun-tahun tersebut. Tentunya dengan berbagai macam modifikasi di segi tampilan.
Ada sedikit perbedaan dengan menu start pada Windows 7 dengan menus start Windows 10, terutama di kolom sebelah kanan.
Di bagian tersebut tampilannya ala kotak-kotak seperti start screen Modern UI. Asyiknya, pengguna juga bisa mengatur ukuran kotak-kotak yang mewakiliki aplikasi tersebut layaknya pada start screen.
3. Multiple Desktop
Ada fitur baru di Windwos 10. Multiple Deskto akan memudahkan pengguna yang kerap bekerja dengan membuka belasan aplikasi secara bersamaan. Dengan kata lain, Windwos 10 tidak hanya bisa memiliki satu desktop, tapi juga bisa lebih.
Namun, keberadaan Multiple Deskto ini menuai kritikan, karena Microsoft dianggan meniru fitur Multiple Desktop yang sudah ada di OS Linux dan Mac OS.
Ketika Apple akan meluncurkan generasi penerus dari smartphone legendaris besutannya, saat itulah berbagai situs teknologi dan pengamat IT bahkan yang tak paham sama sekali tentang dunia IT pun ikut-ikutan mempredikssi smartphone seperti apa lagi yang akan diluncurkan Apple?? Dan saat dunia menanti kelahiran penerus iPhone 5S, seperti biasa. Beragam rumor bertebaran. Dan akhirnya Apple mengumumkan kelahiran penerus iPhone 5s. Bahkan dalam dua tipe sekaligus: iPhone 6 dan iPhone Plus. Seperti apa kehebatan kedua superphone ini??
"Kami membawa sejarah baru bagi iPhone yang merupakan smartphone nomor satu di dunia " kata CEO APple Tim Cook, seperti FakhriComputindo kutip dari DetikInet.
Kedua iPhone ini ditenagai oleh prosesor 64 bit generasi kedua Apple, yaitu A8. Diklaim Chief Marketing Officer Apple Phill Schiller mempunyai bentuk 13% lebih kecil dari sebelumnya, dan 20% lebih kencang dari sisi CPU, dan 50% dari sisi grafis.
Hal yang paling membedakan keduanya adalah dari layar. Dimana iPhone 6 hadir dalam layar 4.7 inci dengan resolusi 1334x750 326 ppi, sedangkan untuk iPhone Plus dibekali layar 5.5 inci 1920x1080 401 ppi.
Untuk urusan desain hampir tak ada perbedaan yang signifikan. Yang paling terlihat adalah iPhone 6 tampil lebih tipis. Dan hal yang agak mengecewakan adalah di bagian kamera, dimana Apple masih mempertahankan resolusi 8 MP untuk iPhone 6.
Meskipun Apple mengklaim sensor iSight merupakan generasi baru yang disebut focus pixel yang mampu memindahkan fokus yang diinginkan dari satu titik ke titik lain bisa dilakukan dengan cepa, namun tentu kamera 8 MP akan terlihat kurang superior jika ditandingkan dengan kamera superphone-superphone flagship masa kini yang sudah mengusung resolusi di atas 10 MP.
Kedua iPhone baru ini dipastikan akan menggunakan sistem operasi terbaru yakni iOS 8. Beberapa fitur sudah barang tentu dioptimalkan untuk pengguna iPhone 6 dan iPhone 6 Plus.
Untuk ukuran memori internal, iPhone 6 dan iPhone 6 Plus akan hadir dalam tiga versi yakni 16GB, 64GB dan 128 GB. Ini artinya memang tidak ada lagi ukuran versi 32GB.
Keduanya juga hadir dalam tiga varian warna yang berbeda, Gold, Silver dan Space Grey.
Unknown
September 10, 2014
New Google SEO
Bandung, Indonesia"Kami membawa sejarah baru bagi iPhone yang merupakan smartphone nomor satu di dunia " kata CEO APple Tim Cook, seperti FakhriComputindo kutip dari DetikInet.
Kedua iPhone ini ditenagai oleh prosesor 64 bit generasi kedua Apple, yaitu A8. Diklaim Chief Marketing Officer Apple Phill Schiller mempunyai bentuk 13% lebih kecil dari sebelumnya, dan 20% lebih kencang dari sisi CPU, dan 50% dari sisi grafis.
Hal yang paling membedakan keduanya adalah dari layar. Dimana iPhone 6 hadir dalam layar 4.7 inci dengan resolusi 1334x750 326 ppi, sedangkan untuk iPhone Plus dibekali layar 5.5 inci 1920x1080 401 ppi.
Untuk urusan desain hampir tak ada perbedaan yang signifikan. Yang paling terlihat adalah iPhone 6 tampil lebih tipis. Dan hal yang agak mengecewakan adalah di bagian kamera, dimana Apple masih mempertahankan resolusi 8 MP untuk iPhone 6.
Meskipun Apple mengklaim sensor iSight merupakan generasi baru yang disebut focus pixel yang mampu memindahkan fokus yang diinginkan dari satu titik ke titik lain bisa dilakukan dengan cepa, namun tentu kamera 8 MP akan terlihat kurang superior jika ditandingkan dengan kamera superphone-superphone flagship masa kini yang sudah mengusung resolusi di atas 10 MP.
Kedua iPhone baru ini dipastikan akan menggunakan sistem operasi terbaru yakni iOS 8. Beberapa fitur sudah barang tentu dioptimalkan untuk pengguna iPhone 6 dan iPhone 6 Plus.
Untuk ukuran memori internal, iPhone 6 dan iPhone 6 Plus akan hadir dalam tiga versi yakni 16GB, 64GB dan 128 GB. Ini artinya memang tidak ada lagi ukuran versi 32GB.
Keduanya juga hadir dalam tiga varian warna yang berbeda, Gold, Silver dan Space Grey.

