Tanpa lisensi Liga Champions dan Liga Eropa lagi, masihkan game sepakbola satu ini menjadi game sejuta umat? Bagi penulis sendiri, iya. Entah karena apa, untuk game sepakbola saya selalu memilih PES terlepas dari masalah lisensi yang selalu menjadi titik lemah game ini.
Dan kali ini saya ingin membagikan link downlad bagi kalian yang sudah pusing mencari-cari dimana bisa mendownload PES 2019 untuk PC. Tentu saja versi yang saya bagikan ini adalah versi 'pak tani', karena jika versi original, kalian bisa mendapatkannya dengan mudah di Steam atau toko-toko game original kesayangan kalian.
Ada beberapa hal yang harus kaliah pahami terlebih dahulu sebelum mendownload game ini:
- Ini adalah versi 'Pak Tani' (baja**an). Segala resiko ditanggung kalian. Saya hanya share link download saja.
- Download Size 18.6GB!! Pastikan internet kalian stabil.
- File dalam bentuk torrent. Kalian harus mendownload aplikasi torrent terlebih dahulu. Semua link akan saya taruh di bawah.
- Pastikan PC / Laptop kalian memenuhi spek minimal untuk memainkan PES 2019, yang bisa kalian baca di sini.
- Kami sudah berhasil mendownload PES 2019 ini, dan satu hal yang perlu kalian ketahui adalah veri PES 2019 ini MASIH TANPA CR*CK! Jadi saya mengkonfirmasi bahwa ini belum bisa dimainkan offline. Kita tunggu saja tim yang berusaha menghadirkan cr*ck untuk PES 2019 ini
PRO EVULUTION SOCCER 2019 FULL UNLOCKED TORRENT
DOWNLOAD TORRENT
Langkah-langkah download:
- Download aplikasi torrent terlebih dahulu dan install
- Setelah itu download file torrent PES 2019
- Double klik file torrent PES 2019 yang baru saja kalian download tadi, dan otomatis akan terbuka aplikasi torrent.
- Atur dimana kalian ingin menyimpan file installasi PES 2019
- Klik download
Sebutkan satu hal menyebalkan untuk sebuah game sepakbola dengan judul PES. Maka banyak dari kalian hampir pasti akan menyebutkan bahwa masalah lisensi yang selalu terjadi di setiap seri terbaru muncul. Bahwa masalah tentang banyak klub kesayangan kita berakhir berganti nama menjadi sesuatu yang justru terasa asing bagi kita. Belum lagi ketika musim baru dimulai, maka anda juga akan dibuat pusing oleh bagaimana PES yang kalian mainkan bisa update.
Oleh karena itu, ada begitu banyak Patch dari pihak ketiga bertebaran, sekedar membantu kalian agar kalian bisa memainkan klub kesayangan kalian dengan nama klub sebenarnya, dan juga tentu saja update bursa transfer pemain terbaru.
Ada begitu banyak Patch untuk PES 2018 dan 2017. Tetapi untuk kali ini saya akan sharing patch buatan tim Smoke Patch dengan alasan untuk mengaplikasikan patch ini di Game PES kalian tidak membutuhkan langkah yang njlimet.
Oke langsung saja untuk Patch 2018 dan PES 2017 kalian bisa mendownloadnya di link di bawah ini:
PES 2018 EXECO18 by smoke patch
PES 2017 EXECO17 by smoke patch
Untuk menginstall patch ini pun cukup mudah:
1. Download semua part
2. Extract Part 1 (otomatis part-part lain akan ter-extract)
3. Jalankan Execo Smoke Patch
4. Ikuti langkah-langkahnya, dan arahkan Smoke Patch ke folder installase PES anda.
5. Tunggu proses sampai selesai
6. Enjoy..
Update PES 2018 dan PES 2017 season 2018/2019
Posted by FakhriComputindo on Tuesday, September 25, 2018
Halo teman-teman atau siapapun kalian yang masih bersedia membaca konten di blog ini atau kalian yang secara tanpa sengaja menemukan tulisan ini.
Lama rasanya saya membiarkan blog ini terus menerus terbengkalai. Bahkan tulisan ini pun sudah saya mulai sekitar 2 bulan yang lalu dan selama ini hanya terdampar di draft menunggu si penulisnya menentukan nasib untuk tulisan ini secara khusus ataupun blog ini secara umum.
Mohon maaf, karena kesibukan saya di dunia pekerjaan tidak memungkinkan saya untuk menyempatkan waktu menulis konten di sini, sementara laptop saya sudah lama mengalami fase dimana ia menuju perisitirahatan terakhir. Saya harap kalian memaklumi hal itu.
Oke, mari kita lanjutkan pembahasan ini sesuai dengan judul yang terterad di atas.
Perlu kalian ketahui sebelumnya saya membahas ini bukan berarti saya pernah mencoba memainkan game No Man'S Sky. Seperti biasa saya ingin membahas sisi lain dari apa yang tengah terjadi dengan fenomena No Man's Sky ini. Bukan dari pengalaman gameplay, bukan dari grafis, ataupun hal-hal yang berkaitan dengan pengalaman memainkan game ini. Tetapi lebih kepada kegigihan dari perjuangan developer No Man's Sky yang menurut pandangan saya pribadi cukup layak untuk di apresiasi bahkan sudah memenuhi standard untuk dijadikan contoh-contoh motivasi. Mari kita mulai.
Sebutkan satu game yang memiliki Hype yang luar biasa, paling diantisipasi, tetapi ketika di rilis justru yang terjadi adalah kekecewaan dari para pembelinya dan menjadi bahan hujatan di hampir setiap forum game di seluruh penjuru bumi. Beberapa dari kalian mungkin akan menyebutkan Star Wars Battlefront II atau beberapa game lainnya. Tetapi saya berani bertaruh bahwa banyak dari kalian akan menyebutkan judul game ini: No Man's Sky.
Menjanjikan berbagai maca fitur dan janji selama periode pre-order dan periode promosi, apa yang di dapat gamers di hari pertama rilis game ini justru berakhir kekecewaan yang begitu mendalam. Tidak usah berbicara satuan minggu ataupun beberapa hari, cukup butuh beberapa jam di hari pertama rilis, No Man's Sky yang sebelumnya mendapatkan 'gelar' game paling di antisipasi, seketika berubah menjadi game paling dibenci. Berita buruknya, seperti yang bisa diduga, petinggi dari developer game ini mendadak menjadi bungkam dan seolah lenyap dari peredaran.
Hari demi hari berlalu, setelah semua forum game dan kritikus mulai lelah untuk menuntut jawaban dari developer game ini, saat hampir semua orang mengira bahwa game ini tidak akan berkembang, No Man's Sky tiba-tiba muncul dan lumayan memberikan kejutan dengan sebuah update pertama. Saya tak ingat secara pasti apa saja yang ditawarkan dari update tersebut, tetapi semenjak kehadiran update tersebut, sang developer No Man's Sky memberikan isyarat bahwa tim-nya tidak akan berhenti mengembangkan game No Man's Sky. Sejak itu pula, berbagai forum game memberikan sedikit apresiasi terhadap apa yang akan dilakukan tim Hello Game.
Waktu terus berjalan dan tim Hello Game terus bekerja, sementara mereka tidak peduli dengan kehadiran game-game luar biasa lainnya yang tentu saja membuat nama No Man's Sky tak lagi terdengar menarik bagi para gamers, no Hello Game hadir dan membuat seluruh pecinta game memberikan apresiasi setinggi-tingginya. No Man's Sky Next. Itulah nama yang diberikan oleh Hello Game untuk update besar No Man's Sky. Dari berbagai review yang saya tonton di YouTube, dari berbagai kesimpulan, saya menangkap satu benang merah yang sama: Bahwa inilah yang seharusnya dihadirkan oleh Hello Game semenjak mereka meluncurkan game ini.
No Mans's Sky tetaplah No Man's Sky, game eksplorasi yang tidak semua gamers suka dengan game tipe seperti ini, tetapi setidaknya Hello Game melakukan sesuatu yang membuat No Man's Sky menjadi game yang sesuai dengan apa yang mereka janjikan saat masa promosi.
Apa saja yang ditawarkan dalam update No Man's Sky Next kali ini? Saya tidak punya waktu untuk menjelaskan detailnya. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, poin yang inginn saya bahas adalah apresiasi terhadap bagaimana upaya tim Hello Game yang tidak menyerah terhadap segala bentuk cacian, hujatan, atau kenyataan bahwa hasil karya mereka tidak menghasilkan keuntungan yang semestinya, mereka tetap bekerja menyelesaikan berbagai hal yang salah dari game ini.
Terserah kaian mau bilang apa, tetapi saya hanya ingin mengatakan bahwa sampai saya membuat tulisan ini, saya belum pernah melihat comeback sehebat apa yang dilakukan Hello Game terhadap No Man's Sky.
No Man'S Sky: Comeback Paling Inspiratif Dalam Dunia Game?
Posted by FakhriComputindo on Friday, September 21, 2018
Sudah begitu teramat sangat lama sekali rasanya saya tidak menyapa kalian, manusia-manusia yang dulu sering membaca tulisan apapun di blog ini.
Dua post terakhir saya, itu pun atas nama giveaway, yang sebenarnya juga berakhir tak mendapatkan apapun. Sebegitu enggak konsistennya, bukan, usaha saya dalam membuat forum ini tetap hidup.
Dan kali ini saya mencoba kembali, menyapa mata-mata yang masih sempat membaca tulisan saya ini. Dan semoga ini adalah awal dari usaha saya agar forum ini tetap konsisten hidup. Memberikan segala sesuatu yang bisa saya berikan sembari berharap itu bermanfaat bagi kalian yang membacanya.
Oke, langsung saja. Satu dilema yang lumayan sering ditanyakan gamer di dunia maya adalah: Mending Mana antara membeli PC/Laptop Gaming VS Konsol Seperi PS 4 atau XBox One? Dan saya akan menjelaskan secara singkat menurut pandangan saya.
Pertama yang kudu kalian mudeng adalah: PC/Laptop Gaming adalah segalanya tentang kualitas grafis, sementara konsol adalah tentang efisiensi. Untuk kalian yang ingin nge-game, tapi juga butuh alat buat nyambung hidup, saya menyarankan kalian memilih platform PC/Laptop, dimana kalian bisa mendapatkan sebuah perangkat yang mampu diajak nge-game dan kerja sekaligus. Kelemahannya, jika kalian punya budget seadanya, maka buang jauh-jauh keinginnan kalian untuk bisa memaminkan game-game berat seperti The Witcher 3, GTA V, Battlefield 1 or even just PES 2018. Jika lu cuma punya duit enggak lebih dari 5 Juta, lu bahkan akan dibuat frustasi mampus sama game-game apa yang masih bisa dimainkan dengan nyaman di PC/Laptop kalian.
Sebaliknya, jika fokus kalian hanya untuk game, dan kalian adalah tipe orang yang bodoh amat sama yang namanya kerja atau sekolah, maka platform seperti PS atau XBOX adalah platform yang tepat. Bayangkan, bahkan dengan uang 4 Juta, kalian udah bisa mendapatkan sebuah PS 4 yang bisa untuk main game sekelas The Witcher, Battlefield 1, Just Cause 3, God of War, Grand Turismo Sport, dsb. Satu hal yang jelas impossible dilakukan di platform PC/laptop seharga 4 Jutaan.
Jika kalian membandingkan kualitas grafis antara PC dan konsol, bagi saya itu adalah salah satu hal yang sama sekali njomplang alias tidak adil. I mean, di satu sisi, dengan uang seadaanya, ya.. sekitar 4 Jutaan kalian udah bisa memainkan game-game terhebat di PS 4 dengan tampilan grafis yang tidak mungkin bisa diimbangi platform PC/laptop di range harga yang sama. Sebaliknya, kualitas grafis maximal yang ditawarkan oleh platform PC/laptopm, tidak akan pernah bisa dikejar oleh platform konsol. Namun, itu dengan catatan kalian mempunyai PC/laptop dengan harga yang biasanya cukup untuk membeli sebuah motor Yamaha Vixion atau Honda CBR.
Jadi, dari tulisan singkat ini saya berharap kalian cukup pintar untuk memahami apa yang saya tulis disini.
Semoga Bermanfaat
Pertama yang kudu kalian mudeng adalah: PC/Laptop Gaming adalah segalanya tentang kualitas grafis, sementara konsol adalah tentang efisiensi. Untuk kalian yang ingin nge-game, tapi juga butuh alat buat nyambung hidup, saya menyarankan kalian memilih platform PC/Laptop, dimana kalian bisa mendapatkan sebuah perangkat yang mampu diajak nge-game dan kerja sekaligus. Kelemahannya, jika kalian punya budget seadanya, maka buang jauh-jauh keinginnan kalian untuk bisa memaminkan game-game berat seperti The Witcher 3, GTA V, Battlefield 1 or even just PES 2018. Jika lu cuma punya duit enggak lebih dari 5 Juta, lu bahkan akan dibuat frustasi mampus sama game-game apa yang masih bisa dimainkan dengan nyaman di PC/Laptop kalian.
Sebaliknya, jika fokus kalian hanya untuk game, dan kalian adalah tipe orang yang bodoh amat sama yang namanya kerja atau sekolah, maka platform seperti PS atau XBOX adalah platform yang tepat. Bayangkan, bahkan dengan uang 4 Juta, kalian udah bisa mendapatkan sebuah PS 4 yang bisa untuk main game sekelas The Witcher, Battlefield 1, Just Cause 3, God of War, Grand Turismo Sport, dsb. Satu hal yang jelas impossible dilakukan di platform PC/laptop seharga 4 Jutaan.
Jika kalian membandingkan kualitas grafis antara PC dan konsol, bagi saya itu adalah salah satu hal yang sama sekali njomplang alias tidak adil. I mean, di satu sisi, dengan uang seadaanya, ya.. sekitar 4 Jutaan kalian udah bisa memainkan game-game terhebat di PS 4 dengan tampilan grafis yang tidak mungkin bisa diimbangi platform PC/laptop di range harga yang sama. Sebaliknya, kualitas grafis maximal yang ditawarkan oleh platform PC/laptopm, tidak akan pernah bisa dikejar oleh platform konsol. Namun, itu dengan catatan kalian mempunyai PC/laptop dengan harga yang biasanya cukup untuk membeli sebuah motor Yamaha Vixion atau Honda CBR.
Jadi, dari tulisan singkat ini saya berharap kalian cukup pintar untuk memahami apa yang saya tulis disini.
Semoga Bermanfaat
Gaming Atau Konsol?
Posted by FakhriComputindo on Wednesday, July 4, 2018
Labels:
#ASUSROGID #ROG,
amd,
asus,
entertainment,
gadget,
game,
hardware,
info teknologi,
tips n trick
Location:
Indonesia
Jika kita berbicara tentang laptop gaming, tentu fikiran kita akan melayang dengan harga super mahal yang kira-kira hanya bisa dibeli oleh para sultan mania. Ya, seenggaknya sekitar 11 Jutaan-lah untuk harga sebuah laptop yang menyandang gelar 'gaming'. Tetapi kali ini Asus dan AMD berusaha mewujudkan sebuah laptop gaming dengan harga ada di kisaran 9 Jutaan. Nah, benarkah performa dan spesifikasi dari laptop Asus X550IU ini bisa masuk ke dalam kategori gaming? Kita akan membahasnya disini.
Desain
Jika kita melihat desain dari X550IU ini sepintas tampak sama dengan seri Asus X550VX. Yaitu hitam glossy dengan motif abstrak khas dari Asus. Dengan casing seperti ini, akan sangat mudah meninggalkan jejak fingerprint di bagian casing laptop. Tetapi di sisi lain desain ini juga memiliki daya tarik tersendiri.
Asus X550IU termasuk bongsor untuk ukuran laptop jaman sekarang. Meskipun itu masih bisa dimaklumi. Laptop ini juga lumayan berbobot, meskipun saya yakin beratnya tidak seberat beban hidup temen-temen. Secara keseluruhan, saya pribadi cukup tertarik dengan desain dari X550IU ini. Setidaknya laptop ini memang memberi kesan 'gaming'.
Spesifikasi dan Performa
Asus X550IU dipersenjatai dengan prosesor generasi terbaru dari AMD, yaitu AMD FX-9830P. Prosesor FX-9830P ini bisa diajak 'berlari' hingga clock speed 3.7GHz. X550IU juga sudah dibekali dengan RAM bertipe DDR4 dengan kapasitas 8GB. Untuk menambah performa dari laptop ini, saya menyarankan sobat menggunakan RAM dengan konfigurasi Dual-Channel.
Dan cerita utamanya adalah, di bagian Graphics Card-nya. Dimana X550IU ini adalah laptop pertama di Indonesia yang menggunakan VGA card arsitektur Polaris AMD Radeon RX 460 dengan 4GB GDDR5 VRAM. Ini bukanlah RX 460 versi notebook, tetapi ini adalah RX 460 versi desktop yang dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga sobat akan merasakan pengalaman gaming layaknya di PC. X550IU dibekali dengan layar seluas 15.6" yang sudah menggunakan resolusi Full HD 1920 x 1080.
Untuk mengetahui performa dari laptop ini, berikut saya berikan video ulasan dari X550IU dari berbagai channel review terpercaya:
Review Asus X550IU Gaptech ID
Review Asus X550 Ulasan ID
Review Asus X550IU Nerd Reviews
Oke, sobat. Gimana? Apakah X550IU memang cocok disebut laptop gaming? Itu tergantung pendapat sobat masing-masing, ya. Oke itu saja yang bisa saya sharing kali ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan FC berikutnya.
Mungkin memang menjadi sifat natural manusia yang tidak pernah buas. Setelah kami dibuat takjub dengan performa yang ditawarkan GeForce GTX 1080, kali ini Nvidia justru 'membangkitkan' kembali Titan.
Bagi sobat yang sudah banting tulang untuk mendapatkan GeForce GTX 1080 dan sempat bangga bahwa sobat mempunyai VGA card tercepat yang mampu mengalahkan Titan, sepertinya sobat akan kecewa dengan kelahiran Titan X generasi Pascal langsung mengambil alih tahta raja VGA dan tanpa ragu lagi kami yakin bahwa Titan X Pascal adalah VGA card single paling cepat sampai saat ini.
Ya, Nvidia baru saja mengumumkan GeForce GTX Titan X yang hadir dengan basis arsitektur pascal. Sepeti yang kami kutip dari situs Jagat Review, GeForce GTX Titan X Pascal ini akan dibekali dengan chip GPU GP102 yang
dibuat melalui proses pabrikasi 16 nm seperti GPU Pascal lainnya dan
memiliki 12 Miliar transistor, lebih besar dari transistor pada GP104
yang berada di angka 7,2 Milyar.
GeForce GTX Titan akan berjalan pada base clock 1417 MHz dengan Boost Clock 1531 MHz. Namun GTX Titan X Pascal kali ini masih belum menggunakan tipe memori HBM2, tetapi menggunakan memory 12GB GDDR5X berkecepatan 10 Gbps dengan antar muka 384-bit.
Dengan TDP rate di angka 250 Watt, graphic card ini memerlukan sepasang
konektor daya PCI-E 8-pin dan 6-pin untuk dapat beroperasi. Menariknya,
TX Titan X Pascal didaulat dapat menghasilkan tenaga hingga 11 TFLOPS,
yang artinya akan menjadikan graphic card ini sebagai graphic card
tunggal tercepat. NVIDIA mengklaim Titan X Pascal ini adalah GPU
terbesar yang pernah dibuat dan performanya 60 persen lebih cepat dari
Titan X generasi sebelumnya dan 3x lebih cepat ketimbang GTX Titan.
Kami tak tahu lagi harus berkomentar bagaimana. Yang jelas, sobat harus menyiapkan dana sekitar Rp 20 Jutaan jika sobat berniat memboyong GeForce GTX Titan X ini. Dan tidak hanya itu, sobat juga harus mempunyai sebuah sistem yang mampu mengimbangi buasnya performa Titan X ini.
Nividia Umumkan Kehadiran GeForce GTX Titan X Pascal!
Posted by FakhriComputindo on Saturday, July 23, 2016
Tanggal 29 Juni kemarin, AMD secara resmi meluncurkan VGA card terbarunya yang berbasis arsitektur Polaris ke pasaran. Ya, kami sedang membicarakan hype yang tengah terjadi saat ini khususnya di kalangan gamers. Kehadiran AMD Radeon RX 480 disebut-sebut sebagai THE BEST VALUE setidaknya hingga sampai saat ini. Dimana performa dari RX 480 akan head-to-head dengan GeForce GTX970 yg jelas harganya lebih mahal, tapi dalam beberapa kesempatan si RX 480 ini mampu mengungguli GTX 970.
Ulasan kami kali ini kami ambil dari Review dan Play Test lagi-lagi dari situs Jagat Review. Dan kami harus berterimakasih untuk itu karena jujur, kami nyaris mustahil untuk menjajal RX 480 secara langsung. Oke langsung ke topik utama...
Kami menampilkan hasil benchmark menggunakan aplikasi 3D Mark dan Unigine Heaven yang dilakukan oleh tim Jagat Review. Dan saat melakukan pengujian, tim Jagat Review menggunakan spesifikasi PC sebagai berikut:
Proceessor: Intel Core i7-5960X @4.0 GHz 1,25vMotherboard: Gigabyte X99 SOC-Force
VGA Card: AMD Radeon RX 480 8GB GDDR5/ AMD Radeon R9 300/ Nvidia GeForce GTX 10 Series/ GTX900/GTX 700
RAM: 4x4 Kingston Fury DDR4 (@2133MHz)
Storage 2x Kinsgton HyperX Fury 240GB
PSU: Corsair AX1200
CPU Cooler: Corsair H100
Display: ASUS Monitor 4K @3480 x 2160 pixels
Input: Generic Keyboard and Mouse
OS: Windows 10 Pro
Driver:
Crimson: 16.3 I 16.3.1| 16.6.2
Forceware: 368,39 WHQL
Berikut adalah spesifikasi dari RX 480 dibandingkan dengan R9 380X, R9 380, dan R9 390X
Hasil Benchmark
3D Mark Fire Strike
3D Mark Fire Strike Extreme
Unigine Heaven
Gaming Test
Battlefield 4
The Division
FarCry 4
The Witcher 3
Konsumsi Daya
Untuk pasokan daya, AMD Radeon RX 480 cukup menjanjikan.
Performance/Watt yang ditawarkan graphic card ini jelas JAUH lebih baik
ketimbang para pendahulunya, seperti R9 390X. Meski demikian, kartu
grafis Nvidia yang berbasis proses 28nm yakni GTX 970 dan GTX 980
memiliki konsumsi daya serupa. AMD sudah memperbaiki konsumsi daya
mereka dengan FinFET 14nm, namun kami berharap efisiensi daya di 14nm
bisa ditingkatkan lebih jauh lagi di generasi-generasi berikutnya.
Kesimpulan
"THE NEW BEST VALUE". Betapa dengan harga sekitar $329 (untuk versi 8GB) sobat sudah bisa mendapatkan kartu grafis dengan performa setara dengan GTX 970, yang jelas mempunyai harga lebih mahal. Banyak situs review yang menyebutkan bahwa sampai saat ini, Tidak ada satu kartu grafis manapun di kelas harga $329 yang performanya menyamai Radeon RX 480. Hal lain yang cukup menggembirakan adalah bagaimana AMD mampu memperbaiki konsumsi daya VGA ini secara signifikan jika dibandingkan dengan VGA-VGA card AMD sebelumnya. Mengingat selama ini kartu grafis AMD dikenal dengan performanya yang tinggi, namun tinggi pula konsumsi dayanya, dengan apa yang ditawarkan oleh Radeon RX 480, membuat kami harus memberikan apresiasi kepada AMD. Jelas RX 480 bukanlah tandingan untuk GTX 1080, namun dengan konfigurasi Crossfire performa RX 480 setidaknya bisa mengimbangi dan bahkan pada beberapa kesempatan mampu mengungguli GTX 1080.
| Original Picture by Jagat Review |
Setelah beragam rumor berhamburan mengenai penerus GTX980, akhirnya hari ini Nvidia memperkenalkan VGA Card terbarunya. Sesuai rumor yang sebelumnya beredar, VGA card terbaru Nvidia ini dilabeli nama Geforce GTX 1080.
| Original Picture by Jagat Review |
| Original Picture by Jagat Review |
Seperti pada gambar diatas. Performa GTX 1080 lebih cepat daripada 2-way GTX 980 dan bahkan lebih cepat dari GTX Titan X.
| Original Picture By Jagat Review |
Chip GPU pada GeForce GTX 1080 memiliki 2560 CUDA Cores dan beroperasi pada base clock 1607 MHz dan boost clock 1733 MHz. Chip GPU terhubung dengan memori GDDR5X melalui memory bus 256-bit dengan kapasitas 8192 MB pada kecepatan 10 GHz (efektif). Menariknya, GeForce GTX 1080 memiliki nilai graphics card power hanya sebesar 180 Watt dan dapat beroperasi normal dengan power supply
500 Watt. Suplai daya listrik didapatkan melalui satu konektor daya
PCIe 8-pin. GeForce GTX 1080 juga hadir dengan konektor display HDMI
2.0b, Display Port 1.4, dan DL-DVI dengan dukungan resolusi hingga
7680×4320 piksel dengan tingkat refresh rate sebesar 60 Hz.
Ada hal menarik saat NVIDIA mendemokan karya studio game EPIC dimana terliihat jika nilai maksimum boost clock GeForce GTX 1080 dapat mencapai angka 2114 MHz beserta memori yang bekerja pada clock speed
5508 MHz/11116 MHz (efektif). Menariknya terlihat jika saat bekerja
GeForce GTX 1080 memiliki temperatur kerja hanya sekitar 67 °C dengan
menggunakan sistem pendingin reference tipe air cooling.
| Original Picture By Jagat Review |
Thanks to: Jagat Review
| Original Picture By Jagat Review |
Nvidia Resmi Perkenalkan GeForce GTX1080 dan GTX1070
Posted by FakhriComputindo on Friday, May 6, 2016
Sebenarnya sangat terlambat jika saya membahas apa itu AMD APU sekarang. Tetapi karena masih banyaknya yang belum paham tentang apa itu APU? maka saya rasa pembahasan ini perlu. Beberapa waktu lalu saya memposting tentang Tips Memilih Notebook Gaming Low Budget. Di posting tersebut, saya kebanyakan merekomendasikan kepada sobat notebook-notebook dengan prosesor AMD. Kenapa? Untuk itulah saya menulis posting ini.
Selama ini kita sudah mengenal dengan CPU (Central Processing Unit) atau gampangya sebut saja itu prosesor, dan GPU (Graphics Processing Unit) atau gampangya sebut saja itu VGA. CPU, erat kaitanyya dengan pemrosesan data. Sedangkan GPU, bertugas untuk melibas tugas-tugas yang berhubungan dengan grafis seperti gaming, memutar video, desain grafis, dsb. Kemudian lahirlah APU (Accelerated Processing Unit) dan diperkenalkan oleh AMD. Teknologi APU membuat CPU dan GPU bisa bekerja sama dalam satu chip. Saya tidak akan membahas mengenai sejarah APU karena itu akan sangat menyita waktu saya yang sudah tersita untuk menulis postingan ini :)
Sebagai contoh kecil. Saya menggunakan notebook dengan prosesor AMD-E300, dengan clock speed maximal 1.30GHz. Nah, didalam AMD E-300 ini sudah tersemat IGP (Integrated Processing Unit) AMD Radeon HD6310 dengan VRAM 384MB. Pertanyaan selanjutnya, apakah VRAM tersebut berdiri semdiri seperti VGA discrete atau mengambil RAM seperti VGA onboard? VRAM sebesar 384MB tersebut mengambil memori dari RAM. Itu artinya RAM saya terpotong 384MB untuk VRAM Radeon HD6310. Berarti itu VGA onboard? secara teori IYA. VGA yang disematkan dalam APU termasuk VGA onboard. Berarti performanya sama aja dong dengan Intel HD Graphics? untuk pertanyaan tersebut saya akan menjawab TIDAK.
Prosesor AMD-E300 notebook saya secara teori seharusnya sama sekali tidak mampu untuk menjalankan PES 2013. Saya bilang MENJALANKAN. Bukan MEMAINKAN. Tapi pada kenyataannya saya masih bisa memainkan PES 2013 di settingan Low reslosui tertinggi 1366x768 dengan lancar. Dan itu TANPA PATCH apapun. Sementara notebook teman saya yang menggunakan Intel Core i3 generasi Sandy Bridge, baru bisa memainkan PES 2013 setelah dipasang PATCH dan itu pun di resolusi 864x768 yang artinya tampilan game sulit untuk bisa dinikmati. Dari contoh kecil disini kita bisa melihat potensi performa VGA onboard pada AMD APU yang tidak bisa diremehkan.
Meskipun prosesor AMD APU sudah tertanam chip VGA onboard yang lumayan powerfull, tetapi terkadang beberapa vendor notebook tetap menyematkan VGA discrete tambahan. Dan kabar baiknya, IGP Radeon Graphics yang tertanam di AMD APU, bisa BERJALAN BERSAMAAN dengan VGA discrete Radeon Graphics. AMD menyebutnya dengan teknologi Dual Graphics. Apakah itu termasuk Crossfire? Dalam hal performa tentu saja tidak. Masih bingung? Berikut contohnya.
Saya memberikan contoh notebook Asus X550ZE. Notebook ini menggunanak prosesor AMD FX-7600P Quad Core yang sudah tertanam dengan IGP AMD Radeon R6 Graphics, RAM 4GB, dan VGA discrete AMD Radeon R5 M230 dengan VRAM 2GB. Artinya notebook ini mempunyai dua VGA. Radeon R6 dan Radeon R5-M230. Dan itu bisa terlihat dan terbukti ketika sobat mengecek di device manager disitu nanti akan ada dua chip VGA yang terdeteksi. Nah, dengan dua VGA ini, sobat bisa menjalankannya sesuai kebutuhan sobat. Misal jika sobat hanya melakukan kegiatan mengetik, mendegarkan musik, dsb sobat bisa menggunakan Radeon R6. Tetapi jika sobat sedang melakukan aktifitas gaming, menggambar di Corel Draw atau Illustrator, atapun memutar video HD, sobat bisa mengaktifkan AMD Radeon R5-M230. Tetapi jika sobat ingin agar Radeon R6 dan Radeon R5-M230 ini berjalan bersamaan, sobat bisa mengatifkannya dengan mengaktifkan fitur Dual Graphics. Semua settingan bisa sobat atur lewat AMD Catalyst Control Center. Namun perlu sobat ketahui, tidak semua game dan aplikasi mendukung penggunakan fitur dual graphics. Yang artinya jika game tersebut tidak mendukung fitur dual graphics, notebook hanya akan berjalan dengan salah satu VGA saja meskipun sobat sudah mengaktifkan konfigurasi dual graphics.
AMD APU sering dijadikan pilihan bagi mereka yang menginginkan performa grafis tinggi, tetapi memiliki kendala di masalah biaya. Dan teknologi performa dari teknologi APU ini memang tidak bisa diremehkan. Terbukti dari tiga konsol game teratas saat ini yaiut PlayStation 4, XBox One, dan Nintendo Wii U menggunakan teknologi AMD APU sebagai dapur pacu utama konsol mereka.
Itulah sedikit sharing dari saya mengenai teknologi AMD APU. Memang dari apa yang saya jelaskan ini belum seluruhnya membahas tentang teknologi APU. Tapi setidaknya sobat yang sebelumnya masih belum atau kurang memahami, bisa lebih memahami tentang APU. Jika ada kesalahan dari apa yang saya jelaskan disini, mohon kritik dan sarannya dari sobat tetap saya tunggu. Terimakasih dan Semoga bermanfaat :)
Unknown
May 01, 2016
New Google SEO
Bandung, IndonesiaSelama ini kita sudah mengenal dengan CPU (Central Processing Unit) atau gampangya sebut saja itu prosesor, dan GPU (Graphics Processing Unit) atau gampangya sebut saja itu VGA. CPU, erat kaitanyya dengan pemrosesan data. Sedangkan GPU, bertugas untuk melibas tugas-tugas yang berhubungan dengan grafis seperti gaming, memutar video, desain grafis, dsb. Kemudian lahirlah APU (Accelerated Processing Unit) dan diperkenalkan oleh AMD. Teknologi APU membuat CPU dan GPU bisa bekerja sama dalam satu chip. Saya tidak akan membahas mengenai sejarah APU karena itu akan sangat menyita waktu saya yang sudah tersita untuk menulis postingan ini :)
Sebagai contoh kecil. Saya menggunakan notebook dengan prosesor AMD-E300, dengan clock speed maximal 1.30GHz. Nah, didalam AMD E-300 ini sudah tersemat IGP (Integrated Processing Unit) AMD Radeon HD6310 dengan VRAM 384MB. Pertanyaan selanjutnya, apakah VRAM tersebut berdiri semdiri seperti VGA discrete atau mengambil RAM seperti VGA onboard? VRAM sebesar 384MB tersebut mengambil memori dari RAM. Itu artinya RAM saya terpotong 384MB untuk VRAM Radeon HD6310. Berarti itu VGA onboard? secara teori IYA. VGA yang disematkan dalam APU termasuk VGA onboard. Berarti performanya sama aja dong dengan Intel HD Graphics? untuk pertanyaan tersebut saya akan menjawab TIDAK.
Prosesor AMD-E300 notebook saya secara teori seharusnya sama sekali tidak mampu untuk menjalankan PES 2013. Saya bilang MENJALANKAN. Bukan MEMAINKAN. Tapi pada kenyataannya saya masih bisa memainkan PES 2013 di settingan Low reslosui tertinggi 1366x768 dengan lancar. Dan itu TANPA PATCH apapun. Sementara notebook teman saya yang menggunakan Intel Core i3 generasi Sandy Bridge, baru bisa memainkan PES 2013 setelah dipasang PATCH dan itu pun di resolusi 864x768 yang artinya tampilan game sulit untuk bisa dinikmati. Dari contoh kecil disini kita bisa melihat potensi performa VGA onboard pada AMD APU yang tidak bisa diremehkan.
Meskipun prosesor AMD APU sudah tertanam chip VGA onboard yang lumayan powerfull, tetapi terkadang beberapa vendor notebook tetap menyematkan VGA discrete tambahan. Dan kabar baiknya, IGP Radeon Graphics yang tertanam di AMD APU, bisa BERJALAN BERSAMAAN dengan VGA discrete Radeon Graphics. AMD menyebutnya dengan teknologi Dual Graphics. Apakah itu termasuk Crossfire? Dalam hal performa tentu saja tidak. Masih bingung? Berikut contohnya.
Saya memberikan contoh notebook Asus X550ZE. Notebook ini menggunanak prosesor AMD FX-7600P Quad Core yang sudah tertanam dengan IGP AMD Radeon R6 Graphics, RAM 4GB, dan VGA discrete AMD Radeon R5 M230 dengan VRAM 2GB. Artinya notebook ini mempunyai dua VGA. Radeon R6 dan Radeon R5-M230. Dan itu bisa terlihat dan terbukti ketika sobat mengecek di device manager disitu nanti akan ada dua chip VGA yang terdeteksi. Nah, dengan dua VGA ini, sobat bisa menjalankannya sesuai kebutuhan sobat. Misal jika sobat hanya melakukan kegiatan mengetik, mendegarkan musik, dsb sobat bisa menggunakan Radeon R6. Tetapi jika sobat sedang melakukan aktifitas gaming, menggambar di Corel Draw atau Illustrator, atapun memutar video HD, sobat bisa mengaktifkan AMD Radeon R5-M230. Tetapi jika sobat ingin agar Radeon R6 dan Radeon R5-M230 ini berjalan bersamaan, sobat bisa mengatifkannya dengan mengaktifkan fitur Dual Graphics. Semua settingan bisa sobat atur lewat AMD Catalyst Control Center. Namun perlu sobat ketahui, tidak semua game dan aplikasi mendukung penggunakan fitur dual graphics. Yang artinya jika game tersebut tidak mendukung fitur dual graphics, notebook hanya akan berjalan dengan salah satu VGA saja meskipun sobat sudah mengaktifkan konfigurasi dual graphics.
AMD APU sering dijadikan pilihan bagi mereka yang menginginkan performa grafis tinggi, tetapi memiliki kendala di masalah biaya. Dan teknologi performa dari teknologi APU ini memang tidak bisa diremehkan. Terbukti dari tiga konsol game teratas saat ini yaiut PlayStation 4, XBox One, dan Nintendo Wii U menggunakan teknologi AMD APU sebagai dapur pacu utama konsol mereka.
Itulah sedikit sharing dari saya mengenai teknologi AMD APU. Memang dari apa yang saya jelaskan ini belum seluruhnya membahas tentang teknologi APU. Tapi setidaknya sobat yang sebelumnya masih belum atau kurang memahami, bisa lebih memahami tentang APU. Jika ada kesalahan dari apa yang saya jelaskan disini, mohon kritik dan sarannya dari sobat tetap saya tunggu. Terimakasih dan Semoga bermanfaat :)
Baru kemarin kami memposting tentang era game bajakan yang diprediksi akan segera berakhir, beberapa hari yang lalu kami mendapat kabar yang mengejutkan (menyenangkan lebih tepatnya bagi para gamer non-ori a.k.a bajakan seperti penulis). Apakah itu? berikut berita yang kami dapat dari situs Jagat Review
Ini mungkin menjadi situasi paling membingungkan yang tengah terjadi di industri game saat ini. Bagaimana tidak? Kita semua mengerti bahwa Denuvo sudah membuktikan diri sebagai sistem anti-bajakan mumpuni yang berhasil menjaga beberapa judul game seperti FIFA 16, Just Cause 3, dan Rise of the Tomb Raider tetap bertahan original bahkan hingga berita ini ditulis. Kebingungan justru bersumber dari 3DM – kelompok peretas asal China yang selama ini memang dikenal sebagai “ujung tombak” proses pembobolan Denuvo. Setelah sempat mengungkapkan kekhawatiran bahwa game akan menjadi sulit diretas hingga 2 tahun ke depan, mereka juga sempat mengumumkan penarikan diri dari proses bajak-membajak beberapa waktu yang lalu. Mereka hendak vakum 1 tahun, dengan alasan untuk melakukan eksperimen soal efek pembajakan pada penjualan game original.
Hal ini sempat diungkapkan Bird Sister – pemimpin kelompok 3DM sendiri via forum resmi mereka. Pengumuman yang tentu saja membuat banyak gamer yang masih mengandalkan pembajakan, khawatir. Hampir semua respon yang mengemuka di dunia maya berakhir tak percaya dengan alasan eksperimen yang diungkapkan oleh 3DM. Sebagian besar menyakini bahwa satu-satunya alasan 3DM mundur dari dunia pembajakan hanyalah karena fakta bahwa Denuvo sudah terlalu tangguh untuk mereka tundukkan. Ini bukan eksperimen, ini adalah sebuah langkah pernyataan kekalahan.
Respon ini juga lah yang membuat Bird Sister “mengamuk”. Lewat post forum mereka yang terbaru, Bird Sister menyatakan bahwa 3DM tak jadi vakum dan kini aktif kembali. 3DM mengklaim bahwa mereka akan segera merilis sebuah solusi baru untuk enkripsi yang sudah dilakukan Denuvo di tiga game yang kami sebutkan di atas dalam waktu dekat! Bird Sister menyebut bahwa hal ini mereka lakukan untuk membuktikan kepada dunia bahwa mereka bukan mundur karena mereka tidak mampu dan menyerah karena hal tersebut. Namun satu yang menarik, jika crack ini sudah tersedia kepada umum, 3DM tak akan mengklaim apapun darinya karena mereka tak ingin menarik terlalu banyak perhatian.
Yeah, You can do it, 3DM. Oooppss.....
Sumber: Jagat Review
Merasa Tersinggung, 3DM Nyatakan Akan Kembali Melawan Denuvo
Posted by FakhriComputindo on Saturday, February 20, 2016
Hingga akhirnya datanglah Denuvo. Sebuah mimpi buruk bagi sobat-sobat (lagi-lagi termasuk saya) karena Denuvo berhasil membuat sistem anti bajakan yang benar-benar membuat tim sekelas 3DM nyaris angkat tangan.
Denuvo menjadi sebuah sistem anti bajakan yang paling 'mengerikan' sejauh ini. Memang beberapa waktu lalu cracker berhasil membobol sistem pertahanan Denuvo. Bukannya tumbang, Denuvo justru bangkit dan bahkan sistemnya semakin rumit ditembus, hingga nyaris mencapai titik mustahil. Sebagai buktinya? Salah satu game open-world popule dari Avalanche Studios dan Square Enix – Just Cause 3 hingga saat ini masih belum bisa dibajak dan tersedia crack untuk versi PC-nya. Just Cause 3 menggunakan Denuvo sebagai sistem pertahanan anti bajakannya dan berhasil membuat tim sekelas 3DM diambang batas menyerah.
| Just Cause 3 Menjadi Tantangan Baru untuk Tim 3DM |
Dalam blog resminnya sendiri, penemu forum 3DM bernama kode “Bird Sister” mengungkapkan rasa frustasinya ketika berusaha membobol Just Cause 3. Satu bulan sejak ia dirillis dengan crack yang belum memperlihatkan batang hidungnya, Bird Sister mengaku bahwa Just Cause 3 PC benar-benar sebuah tantangan yang sulit. Tahap terakhir untuk membobol game yang satu ini disebut begitu kompleks hingga cukup untuk membuat tim inti 3DM hampir menyerah. Namun untungnya, Bird Sister berhasil menyemangati mereka kembali untuk terus berjuang.
Jika sobat tak kenal apa itu game Just Cause 3, bagaimana dengan Fifa 16? sampai detik ini, versi crack dari Fifa 16 juga belum menunjukkan hal yang menggembirakan (khususnya untuk gamer bajakan).
Satu hal yang menarik, terlepas dari statusnya sebagai tim peretas ternama, Bird Sister melihat Just Cause 3 adalah awal dari sebuah tren yang mengkhawatirkan untuk scene game bajakan itu sendiri. Walaupun ia optimis bisa membobol Just Cause 3, Bird Sister merasa bahwa game-game yang akan dirilis dalam dua tahun ke depan tak akan bisa dibajak lagi. Alasannya? Karena tren teknologi enkripsi yang ditunjukkan industri game saat ini benar-benar akan membuat proses peretasan setiap darinya semakin sulit dan sulit. Hingga semuanya akan berakhir pada titik dimana tim peretas tak bisa lagi melakukannya atau akan butuh waktu yang sangat lama.
Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi para developer game. Karena usaha keras, jerih payah, dan biaya yang mereka keluarkan tidak akan lagi bisa di crack begitu saja. Dan untuk gamer, kami tak percaya akan mengatakan ini. Tetapi, kami sarankan sobat berlatih menabung untuk membeli game secara original. Melihat pertempuran antara Denuvo melawan cracker saat ini, cukup sulit untuk memiliki rasa optimisme bahwa kita akan bisa memainkan game-game luar biasa tanpa harus membelinya.
Sumber: Jagat Review
Era Game PC Bajakan Diprediksi Akan Segera Berakhir
Posted by FakhriComputindo on Sunday, February 14, 2016
Apa kabar Sobat Techno? Begitu lama FakhriComputindo absen menyuguhkan postingan-postingan kepada Sobat Techno semua. Meski postingan-postingan kami masih berantakan, tapi pasti Sobat rindu akan sajian informasi seputar dunia teknologi kami.
Sebelumnya maaf FakhriComputindo baru bisa hadir sekarang dikarenakan kesibukan admin yang luar biasa. Dan kini, kami akan membayar semuanya.
Oke, kali ini kami akan membahas tentang salah satu notebook gaming dari Asus. Yups, notebook ini datang dari keluarga 'Sang Raja', Republic of Gamers atau biasa dikenal dengan ROG. Mendengar kata notebook gaming apalagi ROG, pasti yang ada di fikiran Sobat adalah kata: Mahal. Ya, benar. Karena pada dasarnya kebutuhan gaming selalu seperti itu.
Nah kenapa kami memilih membahas seri GL552JX? karena menurut kami, seri ini adalah notebook gaming dengan harga yang tidak gila-gila amat, tetapi menjanjikan performa gaming yang mungkin bisa dikatakan lebih dari gila.
12 Juta. Memang bukanlah jumlah uang yang sedikit. Tapi untuk notebook sekelas ROG, tentu 12 Juta terdengar 'bersahabat'. Lantas apa saja senjata GL552JX?
Desain
GL552JX hadir dalam balutan desain khas ROG. Lengkap dengan logo ROG yang menyala di bagian belakang. Dan tentu saja body notebook ini menggunakan material metal. Jangan tanyakan soal bobot. Sobat tentu paham bahwa tidak ada notebook gaming dengan bobot ringan dan ukuran mungil. termasuk GL552JX. Ukuran dan desainnya tetap mengidentitaskan bahwa ini adalah notebook gaming. Dan ketika memakai notebook ini, semua orang akan tahu bahwa sobat sedang menggunakan ROG. Ya, meskipun dengan harga yang tergolong terjangkau untuk ukuran notebook gaming sekelas ROG, GL552JX tidak menghilangkan identitasnya sebagai salah satu keluarga ROG. Keyboard GL552JX sama seperti kebanyakan notebook gaming. Dengan backlight keyboard, semakin menambah sangar penampilan notebook ini.
Spesifikasi
Sekarang kita akan membahas jeroan notebook ini. GL552JX ditenagai oleh prosesor Intel Core i7-4750HQ dengan clock speed maximal mencapai 3,2GHz. Prosesor segahar itu masih ditemani oleh keberadaan RAM 4GB. dan untuk urusan pengolah grafis, Asus mempercayakan kepada nVidia GeFirce GTX950M dengan memory VGA sebesar 4GB. Untuk kebutuhan storage Asus membenamkan harddisk berkapasitas 1TB. GL552JX mempunyai bentang layar sebesar 15,6" dengan resolusi Full HD 1920x1080 pixel. GL552JX belum menyertakan sistem operasi. Jadi untuk bisa menggunakan notebook ini dengan maximal, sobat harus menginstall sendiri sistem operasinya.
Ya, memang. Dengan spek seperti itu, sobat masih bisa menjalankan game-game saat ini dengan settingan grafis maximal. Namun, harus diakui. Spesifikasi tersebut masih terdengar kalah gahar dengan notebook-notebook gaming lainnya. Well, perlu di ingat juga bahwa harga GL552JX 'hanya' 12 Jutaan. RoG GL552JX bisa dijadikan solusi bagi sobat yang ingin merasakan keganasan seri ROG dengan budget yang 'seadanya'.
Oke, cukup sekian info dari kami. Semoga bermanfaat, dan kami tunggu komentar brilian Sobat.
Unknown
October 27, 2015
New Google SEO
Bandung, IndonesiaSebelumnya maaf FakhriComputindo baru bisa hadir sekarang dikarenakan kesibukan admin yang luar biasa. Dan kini, kami akan membayar semuanya.
Oke, kali ini kami akan membahas tentang salah satu notebook gaming dari Asus. Yups, notebook ini datang dari keluarga 'Sang Raja', Republic of Gamers atau biasa dikenal dengan ROG. Mendengar kata notebook gaming apalagi ROG, pasti yang ada di fikiran Sobat adalah kata: Mahal. Ya, benar. Karena pada dasarnya kebutuhan gaming selalu seperti itu.
Nah kenapa kami memilih membahas seri GL552JX? karena menurut kami, seri ini adalah notebook gaming dengan harga yang tidak gila-gila amat, tetapi menjanjikan performa gaming yang mungkin bisa dikatakan lebih dari gila.
12 Juta. Memang bukanlah jumlah uang yang sedikit. Tapi untuk notebook sekelas ROG, tentu 12 Juta terdengar 'bersahabat'. Lantas apa saja senjata GL552JX?
Desain
GL552JX hadir dalam balutan desain khas ROG. Lengkap dengan logo ROG yang menyala di bagian belakang. Dan tentu saja body notebook ini menggunakan material metal. Jangan tanyakan soal bobot. Sobat tentu paham bahwa tidak ada notebook gaming dengan bobot ringan dan ukuran mungil. termasuk GL552JX. Ukuran dan desainnya tetap mengidentitaskan bahwa ini adalah notebook gaming. Dan ketika memakai notebook ini, semua orang akan tahu bahwa sobat sedang menggunakan ROG. Ya, meskipun dengan harga yang tergolong terjangkau untuk ukuran notebook gaming sekelas ROG, GL552JX tidak menghilangkan identitasnya sebagai salah satu keluarga ROG. Keyboard GL552JX sama seperti kebanyakan notebook gaming. Dengan backlight keyboard, semakin menambah sangar penampilan notebook ini.
Spesifikasi
Sekarang kita akan membahas jeroan notebook ini. GL552JX ditenagai oleh prosesor Intel Core i7-4750HQ dengan clock speed maximal mencapai 3,2GHz. Prosesor segahar itu masih ditemani oleh keberadaan RAM 4GB. dan untuk urusan pengolah grafis, Asus mempercayakan kepada nVidia GeFirce GTX950M dengan memory VGA sebesar 4GB. Untuk kebutuhan storage Asus membenamkan harddisk berkapasitas 1TB. GL552JX mempunyai bentang layar sebesar 15,6" dengan resolusi Full HD 1920x1080 pixel. GL552JX belum menyertakan sistem operasi. Jadi untuk bisa menggunakan notebook ini dengan maximal, sobat harus menginstall sendiri sistem operasinya.
Ya, memang. Dengan spek seperti itu, sobat masih bisa menjalankan game-game saat ini dengan settingan grafis maximal. Namun, harus diakui. Spesifikasi tersebut masih terdengar kalah gahar dengan notebook-notebook gaming lainnya. Well, perlu di ingat juga bahwa harga GL552JX 'hanya' 12 Jutaan. RoG GL552JX bisa dijadikan solusi bagi sobat yang ingin merasakan keganasan seri ROG dengan budget yang 'seadanya'.
Oke, cukup sekian info dari kami. Semoga bermanfaat, dan kami tunggu komentar brilian Sobat.
Review Asus ROG GL552JX-XO305D: Notebook Gaming 'Hanya' 12 Jutaan
Posted by FakhriComputindo on Tuesday, October 27, 2015
Apakah Sobat gemar main game di laptop atau bahkan di netbook? kalau iya, apakah laptop atau netbook SObat masih baik-baik saja? Mungkin sebagian besar akan menjawab: "TIDAK". Mulai dari masalah baterai yang mulai boros, atau laptop/netbook yang cepat panas, muai lemot, sampa yang paling parah, RUSAK....
Mengapa hal ini bisa terjadi? dan bagaimana saya bisa tahu keluhan-keluhan Sobat? Iya. Karena sebagian besar pemlik laptop/netbook mengeluhkan hal-hal diatas di forum-forum teknologi. Nah lho jadi main game di laptop tidak boleh? Itu juga jawaban yang tepat.
Sebenarnya, tidak ada larangan main game di laptop atau netbook karena memang tida ada Undang-undang yang melarangnya. Tapi, perlu diingat bahwa laptop bukanlah PC. Karena laptop berbeda dengan PC, tentu saja dalam hal perlakuannya juga berbeda. Kita bisa main game berjam-jam bahkan berhari-hari non-stop di PC dengan catatan Sobat betah. Tetapi, tidak dengan laptop, apalagi netbook. Jika Sobat adalah gamers, dan senjata sobat satu-satunya adalah laptop, berikut tips-tips aman main game di laptop agar laptop sobat bisa bertahan sedikit lebih lama lagi.
1. JANGAN LEPAS BATERAI KETIKA MAIN GAME DI LAPTOP
Ini adalah hal yang biasa dilakukan para pengguna laptop ketika main game. Biasanya mereka mencopot baterai laptop dan menghubungkan laptop langsung dengan adapter/charger (yang biasa disebut dengan AC Mode). Dan saya juga sudah berulang kali membahas mengenai masalah ini di posting-posting saya sebelumnya. Perlu saya jelaskan sekali lagi.
Mencopot baterai, mungkin akan membuat baterai Sobat lebih awet atau tidak mudah boros. Memang benar. Tapi bagaimana dengan laptop Sobat? Jika sobat menggunakan laptop dalam keadaan AC Mode, daya yang masuk ke laptop akan langsung 'menyerang' laptop sobat tanpa ada filter. Seperti yang sudah pernah saya jelaskan, fungsi baterai bukan hanya sebagai penyuplai daya, tetapi sebagi filter yang 'menghambat' agar daya yang masuk ke mainboard tidak terlalu besar. Daya yang terlalu besar akan merusak komponen-komponen pada motherboard. Biasanya efek pada laptop tidak langsung. Tetapi bertahap. Pertama, laptop akan sering restart sendiri tanpa penyebab yang pasti, kemudian, laptop akan sering mati sendiri, hingga pada akhirnya mati total.
Belum lagi ketika kita menggunakan laptop dalam mode AC, dan tiba-tiba terjadi pemadaman listrik, maka dampak langsungnya ada pada harddisk. Bisa dipastikan harddisk sobat akan langsung mengalami bad sector. Mungkin sobat akan bertanya, "Tapi kalau baterai tetap dipasang, baterainya akan cepat rusak dong?" Dan saya akan menjawab dengan pertanyaan juga: "Pilih baterainya yang rusak, atau laptopnya yang rusak?" Lagian laptop-laptop jaman sekarang akan secara otomatis memutus daya ke baterai ketika baterai sudah penuh. Jadi, berhenti menyiksa laptop sobat.
2. INSTAL GAME YANG SESUAI DENGAN SPESIFIKASI LAPTOP SOBAT
Jika laptop spesifikasi laptop sobat hanya memungkinan sobat untuk main game Angry Birds, jangan memaksakan untuk bermain PES 2015. Jika sobat memainkan game yang terlalu berat untuk laptop sobat, maka laptop sobat juga akan bekerja 2x atau bahkan berkali-kali lebih berat, dan hal itu akan membuat umur laptop sobat akan semakin pendek.
3. JANGAN TERLALU LAMA MAIN GAME DI LAPTOP
Mungkin ini yang paling sulit. Karena sebagian besar orang sudah lupa waktu jika sudah terjun dalam serunya nge-game. Usahakan, batasi waktu nge-game di laptop. Jika sobat menggunakan CoolPad, mungkin waktu maksimal adalah 3 jam. Tetapi jika sobat tidak menggunakan CoolPad, jangan nge-game di laptop lebih dari 3 jam.
4. NETBOOK NOT FOR GAME
Apakah netbook diciptakan untuk bermain game? Sepertinya bukan. Netbook diciptakan untuk membantu para penggunanya yang membutuhkan mobilitas tinggi. Dan spesifikasi netbook, sangat tidak cocok jika digunakan untuk bermain game.
Itulah beberapa tips mengenai nge-game di laptop. Saran saya, silahkan merakit PC jika sobat adalah seorang gamers berat. Atau, belilalh laptop yang memmang diciptakan untuk gaming, seperti Alienware atau ASUS ROG. Semoga bermanfaat.
Sebenarnya saya sudah pernah mengupload Save Game dari NFS Underground 2. Namun, karena saya melihat banyak yang mendownload, jadi saya ingin share lagi save game tamat dari NFS Underground 2. Sama dengan yang saya upluad dahulu, di save game ini semua fitur sudah terkunci. yang beda hanya nama usernya saja. Oke daripada kelamaan langsung saja download Save Game Tamat NFS Underground 2 dibawah ini.
Download Save Game Tamat NFSU 2
Unknown
July 28, 2014
New Google SEO
Bandung, IndonesiaDownload Save Game Tamat NFSU 2
Setalah sekitar 5 tahun semenjak Tekken 6, penggemar gamefighting Tekken pasti bakal senang mendengar kabar yang baru disampaikan Bandai-Namco. Ya, produsen game ini akhirnya memastikan sekuel lanjutan turnamen besi yakni Tekken 7.
Menariknya, Katsuo Harada yang merupakan produser seri Tekken menyebut bahwa Tekken 7 merupakan sekuel terakhir. Perseteruan antara Jin Kazama dan Heihachi Mishima disebut akan berakhir di sekuel ini.
Selain karakter yang telah dulu eksis, Harada juga mengungkap 7 karakter baru yang bakal meramaikan Tekken 7 yang diantaranya adalah Bayonetta stylistMari Shimazaki and Yusuke Kozaki of Fire Emblem Awakening fame.
Untungnya meski disebut sebagai sekuel terakhir, seri game Tekken masih belum akan berakhir. Karena seperti dilansir Shoryuken, Sabtu (26/7/2014), Harada mengatakan tengah mengembangkan game fighting crossover yakni Tekken x Street Fighter versi Bandai-Namco.
Dalam kesempatan yang sama di event Comic-Con, Harada juga merilis video trailer Tekken 7 yang di dalamnya terungkap bahwa game engine yang digunakan Tekken 7 adalah Unreal Engine 4.
Sumber: http://inet.detik.com/read/2014/07/26/111814/2648923/654/tekken-7-akhir-kisah-turnamen-besi?i992202105
Unknown
July 26, 2014
New Google SEO
Bandung, IndonesiaMenariknya, Katsuo Harada yang merupakan produser seri Tekken menyebut bahwa Tekken 7 merupakan sekuel terakhir. Perseteruan antara Jin Kazama dan Heihachi Mishima disebut akan berakhir di sekuel ini.
Selain karakter yang telah dulu eksis, Harada juga mengungkap 7 karakter baru yang bakal meramaikan Tekken 7 yang diantaranya adalah Bayonetta stylistMari Shimazaki and Yusuke Kozaki of Fire Emblem Awakening fame.
Untungnya meski disebut sebagai sekuel terakhir, seri game Tekken masih belum akan berakhir. Karena seperti dilansir Shoryuken, Sabtu (26/7/2014), Harada mengatakan tengah mengembangkan game fighting crossover yakni Tekken x Street Fighter versi Bandai-Namco.
Dalam kesempatan yang sama di event Comic-Con, Harada juga merilis video trailer Tekken 7 yang di dalamnya terungkap bahwa game engine yang digunakan Tekken 7 adalah Unreal Engine 4.
Sumber: http://inet.detik.com/read/2014/07/26/111814/2648923/654/tekken-7-akhir-kisah-turnamen-besi?i992202105
Konami akhrinya memastikan bahwa PES 2015 akan hadir sebelum tahun 2014 berakhir. Konami menyebut PES 2015 merupakan implementasi penuh dari Fox Engine yang digunakan pada PES 2014.
Seperti yang kita ketahui, PES 2014 mendapat respon negatif dari para pecinta game. Usaha Konami untuk membuat grafis PES 2014 terlihat lebih baik dan gameplay lebih nyata, nyatanya tidak demikian. Banyak yang kecewa dengan kualitas grafis, dan gameplay yang malah semakin asing.
Di PES 2015 ini, Konami sesumbar bahwa franchise PES akan bangkit. Selain grafis yang dijanjikan lebih baik, Konamu juga mengklaim bahwa suasana pertandingan akan semakin hidup.
Informasi lain menyebutkan bahwa PES 2015 akan mendapatkan update setiap bulannya untuk menyesuaikan dengan dunia nyata, dan membuat PES terlihat lebih nyata. Sayangnya, baru konsol Xbox Ones dan PlayStation 4 yang dijanjikan akan mencicipi PES 2015 ini. Sementara untuk platform lain seperti Xbox 360, PlayStation 3, dan PC belum ada kabar lebih lanjut.
Unknown
July 09, 2014
New Google SEO
Bandung, IndonesiaSeperti yang kita ketahui, PES 2014 mendapat respon negatif dari para pecinta game. Usaha Konami untuk membuat grafis PES 2014 terlihat lebih baik dan gameplay lebih nyata, nyatanya tidak demikian. Banyak yang kecewa dengan kualitas grafis, dan gameplay yang malah semakin asing.
Di PES 2015 ini, Konami sesumbar bahwa franchise PES akan bangkit. Selain grafis yang dijanjikan lebih baik, Konamu juga mengklaim bahwa suasana pertandingan akan semakin hidup.
Informasi lain menyebutkan bahwa PES 2015 akan mendapatkan update setiap bulannya untuk menyesuaikan dengan dunia nyata, dan membuat PES terlihat lebih nyata. Sayangnya, baru konsol Xbox Ones dan PlayStation 4 yang dijanjikan akan mencicipi PES 2015 ini. Sementara untuk platform lain seperti Xbox 360, PlayStation 3, dan PC belum ada kabar lebih lanjut.
Apakah sobat termasuk penggemar game balap NFSU ? Jika iya tentu Sobat harus memainkan career sampai tamat untuk bisa membuka semua fitur dan mobil di NFS Underground 2. Nah jika sobat sudah frustasi karena tidak bisa menamatkan game ini atau sobat udah gak sabar ingin memaksimalkan semua fitur di NFSU 2, Dunia Teknologi akan berbagi Save Game NFSU 2. Save game ini 100% tamat. Dan sobat bisa memodifikasi semua mobil, balapan di semua trek, membuat mobil yang awalnya kelihatan cupu menjadi sangar,dll.
Oke, untuk Save Gamenya, langsung saja download disini
Untuk proses instalasi save gamenya, ikuti petunjuk di bawah ini:
1. Ekstrak hasil download tadi dengan cara klik kanan dan pilih Extract Here. Lalu copy/cut folder yang sudah di extract tadi.
2. Pastikan Sobat sudah menonaktifkn opsi hidden folder pada folder options.
3. Buka Folder Document and Setting, lalu pilih Folder Nama komputer sobat, lalu Pilih Folder Local Setting, selanjutnya Pilih Folder Application Data, terakhir Pilih Folder NFS Underground 2, disitu dapat dilihat folder-folder yang isinya data save sesuai dengan nama profil yang pertama kali dibuat
4. Paste folder tadi disitu dan jrenngggg... Selamat memainkan game Need For Speed Underground 2
Unknown
February 06, 2014
New Google SEO
Bandung, IndonesiaOke, untuk Save Gamenya, langsung saja download disini
Untuk proses instalasi save gamenya, ikuti petunjuk di bawah ini:
1. Ekstrak hasil download tadi dengan cara klik kanan dan pilih Extract Here. Lalu copy/cut folder yang sudah di extract tadi.
2. Pastikan Sobat sudah menonaktifkn opsi hidden folder pada folder options.
3. Buka Folder Document and Setting, lalu pilih Folder Nama komputer sobat, lalu Pilih Folder Local Setting, selanjutnya Pilih Folder Application Data, terakhir Pilih Folder NFS Underground 2, disitu dapat dilihat folder-folder yang isinya data save sesuai dengan nama profil yang pertama kali dibuat
4. Paste folder tadi disitu dan jrenngggg... Selamat memainkan game Need For Speed Underground 2















