| Sumber Gambar: http://pemmzchannel.com/ |
Jika kita membahas tentang laptop gaming, hampir tidak ada laptop gaming, maksud saya yang benar-benar menyandang sub-brand gaming di pasaran yang menggunakan tenaga dari AMD, baik itu dari prosesor maupun GPU. Kebanyakan vendor memilih menggunakan prosesor Intel dan GPU dari Nvidia untuk lini notebook gaming mereka.
Setidaknya itu adalah kenyataan yang kita temui di pasaran sekitar satu atau dua tahun yang lalu.
Namun sekarang, dengan hadirnya prosesor revolusioner dari AMD, yaitu AMD Ryzen, beberapa vendor mulai mempercayakan AMD untuk mentenagai laptop gaming mereka. Dan yang akan saya bahas kali ini adalah laptop gaming dari Asus, yaitu ROG Stirx GL702ZC yang mendapat gelar sebagai notebook ROG Pertama dengan prosesor AMD, sekaligus notebook pertama di dunia yang menggunakan konfigurasi prosesor 8-Cores / 16-Threads.
Saya tidak akan membahas terlalu dalam mengenai detail spesifikasinya, apalagi sampai me-review produknya. Tapi jika kalian benar-benar ingin tahu seperti apa performa yang dimiliki GL702ZC, saya sertakan beberapa link di bawah untuk kalian baca / kalian tonton:
Review Notebook Gaming: ASUS ROG STRIX GL702ZC | Jagat Review
Notebook Dengan CPU Ter-DEWA! | ASUS ROG STRIX GL 702ZC (RYZEN 7) - #ReviewBray | Gaptech.ID
Gaming Desktop Ukuran Laptop, Review ROG Strix GL702ZC - Lazy Tech | The Lazy Monday
Setelah membaca dan menonton beberapa review di atas, setidaknya ada tiga hal menarik yang ingin saya bahas di sini.
Pertama, soal bobot. Saya sudah lihat sendiri dan merasakan sendiri ini laptop benar-benar bongsor. Dan juga berat. Apa itu salah? jika kalian hanya berpatok pada kosakata 'laptop', barangkali memang salah. Tetapi jika melihat spesifikasi yang ditawarkan GL702ZC lebih tepat disebut sebagai PC yang disesalkan dalam bentuk laptop. Body yang bongsor dan bobot yang kurang bijaksana untuk diajak keliling kota adalah konsekuensi, mengingat apa yang menjadi tenaga dari mesin ini sebagian besar merupakan komponen yang ada pada desktop.
Kedua, mengenai spesfikasi yang ditawarkan. CPU dan GPU yang digunakan di laptop ini benar-benar mengambil dari versi desktop. Bahkan, mainboard GL702ZC menggunakan chipset B350 yang secara teori seharusnya memungkinkan untuk overclock processor, meskipun tentu saja itu tidak bisa dilakukan di laptop ini, karena limitasi dari pihak Asus. Segala kelebihan yang dibawa arsitektur Zen pada Ryzen 7-1700 bisa kalian rasakan di sini. Laptop ini mempunyai prosesor yang benar-benar buas bahkan tidak ada satu laptop pun di dunia yang prosesornya mampu mengalahkan AMD Ryzen 7-1700 pada GL702ZC. Setidaknya pada era di mana laptop ini di rilis.
Ketiga, mengenai untuk siapa dan siksaan jenis apa yang cocok ditujukan pada laptop ini. Kalian salah jika beli ini laptop cuma buat gaming. Potensi yang dimiliki laptop ini terlalu mubazir jika cuma kalian pake buat main game. Ini laptop cocok buat kalian yang sering berkutat dengan yang namanya sinematografi, editing video, rendering, dan hal-hal yang berkaitan dengan itu. Kekuatan 8-Cores dan 16-Threads yang dimiliki laptop ini akan sangat optimal untuk menghajar tugas-tugas produktifitas seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Karena kalo cuma buat gaming, kalian enggak perlu laptop dengan kekuatan sebesar ini. Jadi, meskipun menyandang nama Republic of Gamers, laptop ini lebih cocok buat nyari duit a.k.a kerja.
Oke, segitu saja pembahasan singkat dari saya. Semoga artikel yang terkesan dibuat dengan malas-malasan ini (meskipun saya sudah membuatnya dengan sepenuh hati) bisa bermanfaat bagi kalian. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.
Asus ROG GL702ZC | ROG Pertama Dengan Tenaga AMD
Posted by FakhriComputindo on Wednesday, July 11, 2018
Labels:
#ASUSROGID #ROG,
amd,
asus,
Asus AMD Laptop for Everyone,
hardware,
info teknologi
Location:
Indonesia
Sudah begitu teramat sangat lama sekali rasanya saya tidak menyapa kalian, manusia-manusia yang dulu sering membaca tulisan apapun di blog ini.
Dua post terakhir saya, itu pun atas nama giveaway, yang sebenarnya juga berakhir tak mendapatkan apapun. Sebegitu enggak konsistennya, bukan, usaha saya dalam membuat forum ini tetap hidup.
Dan kali ini saya mencoba kembali, menyapa mata-mata yang masih sempat membaca tulisan saya ini. Dan semoga ini adalah awal dari usaha saya agar forum ini tetap konsisten hidup. Memberikan segala sesuatu yang bisa saya berikan sembari berharap itu bermanfaat bagi kalian yang membacanya.
Oke, langsung saja. Satu dilema yang lumayan sering ditanyakan gamer di dunia maya adalah: Mending Mana antara membeli PC/Laptop Gaming VS Konsol Seperi PS 4 atau XBox One? Dan saya akan menjelaskan secara singkat menurut pandangan saya.
Pertama yang kudu kalian mudeng adalah: PC/Laptop Gaming adalah segalanya tentang kualitas grafis, sementara konsol adalah tentang efisiensi. Untuk kalian yang ingin nge-game, tapi juga butuh alat buat nyambung hidup, saya menyarankan kalian memilih platform PC/Laptop, dimana kalian bisa mendapatkan sebuah perangkat yang mampu diajak nge-game dan kerja sekaligus. Kelemahannya, jika kalian punya budget seadanya, maka buang jauh-jauh keinginnan kalian untuk bisa memaminkan game-game berat seperti The Witcher 3, GTA V, Battlefield 1 or even just PES 2018. Jika lu cuma punya duit enggak lebih dari 5 Juta, lu bahkan akan dibuat frustasi mampus sama game-game apa yang masih bisa dimainkan dengan nyaman di PC/Laptop kalian.
Sebaliknya, jika fokus kalian hanya untuk game, dan kalian adalah tipe orang yang bodoh amat sama yang namanya kerja atau sekolah, maka platform seperti PS atau XBOX adalah platform yang tepat. Bayangkan, bahkan dengan uang 4 Juta, kalian udah bisa mendapatkan sebuah PS 4 yang bisa untuk main game sekelas The Witcher, Battlefield 1, Just Cause 3, God of War, Grand Turismo Sport, dsb. Satu hal yang jelas impossible dilakukan di platform PC/laptop seharga 4 Jutaan.
Jika kalian membandingkan kualitas grafis antara PC dan konsol, bagi saya itu adalah salah satu hal yang sama sekali njomplang alias tidak adil. I mean, di satu sisi, dengan uang seadaanya, ya.. sekitar 4 Jutaan kalian udah bisa memainkan game-game terhebat di PS 4 dengan tampilan grafis yang tidak mungkin bisa diimbangi platform PC/laptop di range harga yang sama. Sebaliknya, kualitas grafis maximal yang ditawarkan oleh platform PC/laptopm, tidak akan pernah bisa dikejar oleh platform konsol. Namun, itu dengan catatan kalian mempunyai PC/laptop dengan harga yang biasanya cukup untuk membeli sebuah motor Yamaha Vixion atau Honda CBR.
Jadi, dari tulisan singkat ini saya berharap kalian cukup pintar untuk memahami apa yang saya tulis disini.
Semoga Bermanfaat
Pertama yang kudu kalian mudeng adalah: PC/Laptop Gaming adalah segalanya tentang kualitas grafis, sementara konsol adalah tentang efisiensi. Untuk kalian yang ingin nge-game, tapi juga butuh alat buat nyambung hidup, saya menyarankan kalian memilih platform PC/Laptop, dimana kalian bisa mendapatkan sebuah perangkat yang mampu diajak nge-game dan kerja sekaligus. Kelemahannya, jika kalian punya budget seadanya, maka buang jauh-jauh keinginnan kalian untuk bisa memaminkan game-game berat seperti The Witcher 3, GTA V, Battlefield 1 or even just PES 2018. Jika lu cuma punya duit enggak lebih dari 5 Juta, lu bahkan akan dibuat frustasi mampus sama game-game apa yang masih bisa dimainkan dengan nyaman di PC/Laptop kalian.
Sebaliknya, jika fokus kalian hanya untuk game, dan kalian adalah tipe orang yang bodoh amat sama yang namanya kerja atau sekolah, maka platform seperti PS atau XBOX adalah platform yang tepat. Bayangkan, bahkan dengan uang 4 Juta, kalian udah bisa mendapatkan sebuah PS 4 yang bisa untuk main game sekelas The Witcher, Battlefield 1, Just Cause 3, God of War, Grand Turismo Sport, dsb. Satu hal yang jelas impossible dilakukan di platform PC/laptop seharga 4 Jutaan.
Jika kalian membandingkan kualitas grafis antara PC dan konsol, bagi saya itu adalah salah satu hal yang sama sekali njomplang alias tidak adil. I mean, di satu sisi, dengan uang seadaanya, ya.. sekitar 4 Jutaan kalian udah bisa memainkan game-game terhebat di PS 4 dengan tampilan grafis yang tidak mungkin bisa diimbangi platform PC/laptop di range harga yang sama. Sebaliknya, kualitas grafis maximal yang ditawarkan oleh platform PC/laptopm, tidak akan pernah bisa dikejar oleh platform konsol. Namun, itu dengan catatan kalian mempunyai PC/laptop dengan harga yang biasanya cukup untuk membeli sebuah motor Yamaha Vixion atau Honda CBR.
Jadi, dari tulisan singkat ini saya berharap kalian cukup pintar untuk memahami apa yang saya tulis disini.
Semoga Bermanfaat
Gaming Atau Konsol?
Posted by FakhriComputindo on Wednesday, July 4, 2018
Labels:
#ASUSROGID #ROG,
amd,
asus,
entertainment,
gadget,
game,
hardware,
info teknologi,
tips n trick
Location:
Indonesia
Asus ROG adalah nama yang sudah melegenda. Jadi ketika saya, mengajak kalian mebahas dan berbicara mengenai Asus ROG, sebenarnya kita sedang membicarakan sang legenda. Legenda yang terus hidup. Sorry jika berlebihan, tapi bagi saya pribadi itu adalah kenyataan.
Jadi ketika ditanya, mengapa harus Asus ROG? saya justru akan bertanya balik: Mengapa enggak? atau Mengapa enggak pilih Asus ROG? atau pertanyaan-pertanyaan lain semacam itu karena bagi saya itu lebih rasional untuk ditanyakan. Tapi, jika memang harus ada alasan, mari kita bahas lebih dalam.
PALING BERANI DALAM BERINOVASI
Sudah berkali-kali Asus melalui ROG menawarkan inovasi yang belum pernah ada sebelumnya, dan sudah berkali-kali pula Asus ROG membuat para pecinta IT khususnya gamers di seluruh dunia geleng-geleng kepala. Jika diminta menyebutkan semuanya, saya tak punya cukup waktu untuk itu, tapi saya akan memberikan beberapa contoh untuk sobat:
Laptop Pertama di Dunia Dengan Sistem Liquid Cooling
Asus ROG GX800. Barangkali Asus adalah satu-satunya brand di dunia yang berusaha mewujudkan mimpi para gamers. Sistem pendingin liquid cooling yang sebelumnya hanya ada di sistem PC, di saat brand-brand lain mungkin masih berfikir keras bagaimana membawanya kedalam sebuah laptop, atau bahkan mungkin banyak yang menganggap itu mission impossible, Asus menawarkan datang dengan sebuah mahakarya: ROG GX800.
Asus ROG GX800 menawarkan laptop dengan sistem pendinginan liquid cooling, yang belum pernah dilakukan (atau lebih tepatnya belum mampu dilakukan) brand manapun di dunia. Jika sobat masih penasaran seperti apa buasnya GX800, sobat bisa membaca artikelnya disini. Atau jika sobat termasuk yang males baca artikel, sobat bisa menonton review ROG GX800 disini
Melalui gambar diatas, sobat bisa tahu betapa pintarnya Asus mengimplementasikan sistem pendingin liquid cooling pada GX800 untuk bisa menjinakkan panas dari Core i7-7820HK dan dua buah GTX 1080. Dan kabar baiknya lagi, ROG GX800 masih bisa di overclock, sob. Yupz, karena prosesor yang digunakan adalah i7-7820HK yang mengizinkan overclocking.
Tidak hanya dari segi performa saja, GX800 juga memastikan bahwa gamer yang menggunakannya mendapatkan pengalaman gaming yang nyaman karena kehadiran keyboard mechanical beserta trend saat ini, RGB Backlight yang tentu saja bisa dikustomisasi.
Udah, deh... pokoknya enggak akan ada habisnya jika berbicara tentang GX800. Kalau masih kurang tuh artikel dan video yang saya sertakan diatas udah cukup banget.
Laptop Gaming Tertipis Di Dunia Dengan GPU GTX 1080
Ini lagi nih. Kalau yang tadi menawarkan performa dan fitur yang buas, kali ini laptop gaming dengan performa yang tetap buas tapi desainnya yang.......mending sobat lihat sendiri lah. Nih laptop lebih cocok disebut Ultrabook ROG. Sepertinya Asus ini memang paling pintar membuat sistem pendingin untuk laptop bahkan dengan spesifikasi setinggi ini. Saya belum pernah mencobanya secara langsung yang barangkali memang enggak akan pernah, jadi, untuk menjaga agar informasi yang saya tulis disini tetap valid dan bisa dipertanggungjawabkan, mending sobat baca sendiri reviewnya disini atau tonton video reviewnya disini.
Sebenarnya masih banyak deretas ROG yang enggak kalah inovatif. Tapi saya hanya memberikan dua contoh diatas karena menurut saya sampai saat ini dua ROG itulah yang paling banyak menarik perhatian.
ROG BUKAN HANYA UNTUK PARA SULTAN
Laptop sultan. Itu adalah yang paling sering diucapkan ketika mendengar laptop gaming. Tetapi, tidak untuk ROG. Karena Republic ini (Republic of Gamers), menghadirkan laptop yang benar-benar all out untuk para sultan, tetapi juga terjangkau untuk rakyat biasa. Contohnya, ROG Strix GL553VD yang merupakan ROG paling terjangkau saat ini tapi tetap menawarkan performa yang sanggup melibas game-game saat ini. Sobat bisa menyimak Review dari Asus ROG Strix GL553VD disini.
So, itulah pendapat saya jika ditanya: Kenapa Harus Asus ROG? Karena bagi saya itu adalah pertanyaan retoris. Karena bagi saya ada yang salah dengan sobat jika sobat enggak pilih Asus ROG. Dan ada banyak karena-karena lagi jika harus dijabarkan, Kenapa Harus ASUS ROG?





