Apakah Sobat gemar main game di laptop atau bahkan di netbook? kalau iya, apakah laptop atau netbook SObat masih baik-baik saja? Mungkin sebagian besar akan menjawab: "TIDAK". Mulai dari masalah baterai yang mulai boros, atau laptop/netbook yang cepat panas, muai lemot, sampa yang paling parah, RUSAK....
Mengapa hal ini bisa terjadi? dan bagaimana saya bisa tahu keluhan-keluhan Sobat? Iya. Karena sebagian besar pemlik laptop/netbook mengeluhkan hal-hal diatas di forum-forum teknologi. Nah lho jadi main game di laptop tidak boleh? Itu juga jawaban yang tepat.
Sebenarnya, tidak ada larangan main game di laptop atau netbook karena memang tida ada Undang-undang yang melarangnya. Tapi, perlu diingat bahwa laptop bukanlah PC. Karena laptop berbeda dengan PC, tentu saja dalam hal perlakuannya juga berbeda. Kita bisa main game berjam-jam bahkan berhari-hari non-stop di PC dengan catatan Sobat betah. Tetapi, tidak dengan laptop, apalagi netbook. Jika Sobat adalah gamers, dan senjata sobat satu-satunya adalah laptop, berikut tips-tips aman main game di laptop agar laptop sobat bisa bertahan sedikit lebih lama lagi.
1. JANGAN LEPAS BATERAI KETIKA MAIN GAME DI LAPTOP
Ini adalah hal yang biasa dilakukan para pengguna laptop ketika main game. Biasanya mereka mencopot baterai laptop dan menghubungkan laptop langsung dengan adapter/charger (yang biasa disebut dengan AC Mode). Dan saya juga sudah berulang kali membahas mengenai masalah ini di posting-posting saya sebelumnya. Perlu saya jelaskan sekali lagi.
Mencopot baterai, mungkin akan membuat baterai Sobat lebih awet atau tidak mudah boros. Memang benar. Tapi bagaimana dengan laptop Sobat? Jika sobat menggunakan laptop dalam keadaan AC Mode, daya yang masuk ke laptop akan langsung 'menyerang' laptop sobat tanpa ada filter. Seperti yang sudah pernah saya jelaskan, fungsi baterai bukan hanya sebagai penyuplai daya, tetapi sebagi filter yang 'menghambat' agar daya yang masuk ke mainboard tidak terlalu besar. Daya yang terlalu besar akan merusak komponen-komponen pada motherboard. Biasanya efek pada laptop tidak langsung. Tetapi bertahap. Pertama, laptop akan sering restart sendiri tanpa penyebab yang pasti, kemudian, laptop akan sering mati sendiri, hingga pada akhirnya mati total.
Belum lagi ketika kita menggunakan laptop dalam mode AC, dan tiba-tiba terjadi pemadaman listrik, maka dampak langsungnya ada pada harddisk. Bisa dipastikan harddisk sobat akan langsung mengalami bad sector. Mungkin sobat akan bertanya, "Tapi kalau baterai tetap dipasang, baterainya akan cepat rusak dong?" Dan saya akan menjawab dengan pertanyaan juga: "Pilih baterainya yang rusak, atau laptopnya yang rusak?" Lagian laptop-laptop jaman sekarang akan secara otomatis memutus daya ke baterai ketika baterai sudah penuh. Jadi, berhenti menyiksa laptop sobat.
2. INSTAL GAME YANG SESUAI DENGAN SPESIFIKASI LAPTOP SOBAT
Jika laptop spesifikasi laptop sobat hanya memungkinan sobat untuk main game Angry Birds, jangan memaksakan untuk bermain PES 2015. Jika sobat memainkan game yang terlalu berat untuk laptop sobat, maka laptop sobat juga akan bekerja 2x atau bahkan berkali-kali lebih berat, dan hal itu akan membuat umur laptop sobat akan semakin pendek.
3. JANGAN TERLALU LAMA MAIN GAME DI LAPTOP
Mungkin ini yang paling sulit. Karena sebagian besar orang sudah lupa waktu jika sudah terjun dalam serunya nge-game. Usahakan, batasi waktu nge-game di laptop. Jika sobat menggunakan CoolPad, mungkin waktu maksimal adalah 3 jam. Tetapi jika sobat tidak menggunakan CoolPad, jangan nge-game di laptop lebih dari 3 jam.
4. NETBOOK NOT FOR GAME
Apakah netbook diciptakan untuk bermain game? Sepertinya bukan. Netbook diciptakan untuk membantu para penggunanya yang membutuhkan mobilitas tinggi. Dan spesifikasi netbook, sangat tidak cocok jika digunakan untuk bermain game.
Itulah beberapa tips mengenai nge-game di laptop. Saran saya, silahkan merakit PC jika sobat adalah seorang gamers berat. Atau, belilalh laptop yang memmang diciptakan untuk gaming, seperti Alienware atau ASUS ROG. Semoga bermanfaat.
Oke, langsung saja. Apakah Sobat ingin menjajal berbagai game-game seru di Andorid ataupun aplikasi-aplikasi populer Android namun Sobat belum kesampaian membeli ponsel Android? atau apakah hampir semua teman-teman sobat sudah menanyakan berapa PIN BBM Sobat, dan Sobat harus menahan malu karena sobat belum punya pin BBM? Jika Sobat mempunyai PC/laptop, sobat tak perlu memaksakan membeli smartphone Android jika sobat benar-benar belum punya dana. Sobat bisa menggunakan salah satu emulator Android terbaik yang bisa di install di PC / laptop sobat dengan OS Windwos 7, Windows 8, dan Windows 8.1. Untuk Windows XP, kami belum bisa memastikannya karena kami sendiri belum mencobanya. Oke, langsung saja ikuti langkah-langkah dibawah ini :
1. Download aplikasi Bluestacks melalui situs resmi Bluestacks. Namun jika Sobat mendownload Bluestacks melalui situs resminya, untuk menginstalnya SObat harus dalam keadaan online. Untuk Bluestack offline intsaller, sobat bisa mendownloadnya disini
2. Nah, setelah selesai di download, sobat bisa langsung menginstalnya. Untuk proses installasi sendiri tidak rumit. Sobat hanya tinggal mengikuti langkah-langkahnya.
3. Setelash proses installasi selesai, sobat bisa langsung menjalankan Bluestack, dan sekarang smartphone Android ada pada layar PC/laptop sobat. Namun, Bluestack yang telah sobat instal masih minim aplikasi. Karena tidak adanya aplikasi Play Store secara default, untuk mendownload aplikasi Android silahkan buka browser yang ada di Bluestack dan kunjungi http://play.google.com/. Atau sobat juga bisa mendownload file apk secara terpisah.
Oke, itu dia tutorial singkat kami tentang Menjalankan Aplikasi Android di PC / Laptop Menggunakan BlueStacks. Semoga bermanfaat.
Menjalankan Aplikasi Android di PC/Laptop Dengan BlueStack
Posted by FakhriComputindo on Thursday, December 18, 2014
Microsoft baru saja meluncurkan Windows 10 sebagai sistem
operasi penerus Windows 8. Banyak perubahan-perubahan besar yang dilakukan
Microsoft pada Windows 10. Yang menarik adalah kembalinya menu start.
Sebetulnya, pada Windows 8 menus start tidaklah hilang. Namun berganti tampilan
menjadi gaya yang Microsoft sebut sebagai Modern UI. Memang menurut penulis
pribadi, gaya Start menu kotak-kotak di Windows 8 yang sering disebut dengan
live tile memang cantik. Namun, tampaknya hal itu tak dirasakan atau kurang
bisa dirasakan oleh berjuta-jut apengguna Windows 7.
Alhasil, popularitas Windows 8 pun tak sesuai yang
diharapkan Microsoft. Nah, kali ini Microsoft mengembalikan lagi Start menu
klasik seperti yang ada pada Windwos 7, namun dnegan beberapa modifikasi
sedemikian rupa sehingga tampilan Windows 10 bisa dikatakan gabungan antara
Windows 7 dan Windows 8. Dan itu adalah hal yang luar biasa.
Microsoft mentargetkan berjuta-juta pengguna Windows 7 agar
mereka bersedia bermigrasi ke Windows 10. Menurut kami, hal tersebut bukan
tidak mungkin akan terwujud atau bahkan terlampaui. Jika kami melihat beberapa
hal baru di Windows 10, kami bisa menyimpulkan. Inilah karya Microsoft yang
kami rindu-rindukan itu.’
Microsoft seperti menegaskan bahwa mereka masih pantas
menyandang gelar sebagai raksasa software atau bahka raja software dunia.
Mungkin beberapa hal masih perlu diperbaiki. Dan itu adalah sesuatu yang wajar,
mengingat Windows 10 baru tersedia dalam versi beta. Dan Microsoft bahkan
mengajak para penggunanya untuk mengrimkan kritik dan saran untuk membuat
Windows 10 menjadi lebih baik lagi.
Hal menarik lainnya adalah bahwa kini Microsoft menciptakan
Windows 10 untuk semua platform. Jadi, tak ada lagi Windows RT atau Windows
Phone. Yang ada hanyalah Windows 10. Sobat bisa menginstal aplikasi yang sobat
biasa gunakan di smartphone dan menginstalnya di PC/laptop sobat. Begitu juga
Sobat tidak akan kesulitan untuk menginstal aplikasi yang sudah biasa Sobat
gunakan di PC di Tablet sobat. One Windows for All. Semua aplikasi yang ada di
Windows Store Windows 10 bisa sobat install baik itu di Smartphone, Tablet,
maupun PC/laptop sobat.
Microsoft melakukan hal yang sudah seharusnya mereka
lakukan. Dan kami yakin, Windows 10 akan menuai kesusksesan seperti Windows 7
atau bahkan melampauinya.
Microsoft baru saja merilis suksesor Windows 8. Bukan Windows 9 seperti yang gencar diberitakan, tapi OS terbaru besutan raksasa software ini dianugerahi nama Windows 10. Perubahan dan improvisasi yang paling terlihat adalah jika di Windows 8 kita mengenal berbagai versi seperti Windows Phone 8, Windows 8 Pro, dan Windows RT, maka di Windows 10 semua versi tersebut digabungkan.
Sehingga kita bisa menginstal Windows 10 di smartphone, tablet, maupun laptop/PC kita. Selai itu apa saja perubahan yang ada di Windows 10, mari kita simak.
1. Modern UI Mengalami Perombakan
Microsoft sempat begitu membanggakan modern UI saat meluncurkan Windows 8. Namun sayangnya, perubahan tersebut kurang disukai para pengguna Windows 7. Alhasil, para pengguna lebih memilih tetap menggunakan Windows 7 daripada berpindah ke Windows 8 yang dianggap sulit.
Windows 10 pun memberikan jawabannya, Start Screen Modern UI memang masih eksis di OS baru ini, tapi tak tampil secara default di layar perangkat pengguna.
Sebagai contoh, saat pengguna menggunakan Windows 10 di PC, maka tampilannya adalah bergaya desktop seperti Windows 7. Namun bila pengguna menginginkan tampilan start screen ala Modern UI, pengguna dapat men-switch melalui tombol yang tersedia.
Berbeda lagi saat pengguna menggunakan notebook-tablet 2-in-1, saat dalam mode notebook, Windows 10 akan memberikan tampil desktop. Sedangkan bila 2-in-1 digunakan dalam mode tablet, Windows 10 akan menyodorkan tampilan start screen Modern UI.
2. Kembalinya Menu Start
DI Windows 8, pengguna sempat dibuat bingung dengan hilangnya menu start. Nah, di Windows 10, Microsoft mengembalikan kembali menu start yang sempat populer selama bertahun-tahun tersebut. Tentunya dengan berbagai macam modifikasi di segi tampilan.
Ada sedikit perbedaan dengan menu start pada Windows 7 dengan menus start Windows 10, terutama di kolom sebelah kanan.
Di bagian tersebut tampilannya ala kotak-kotak seperti start screen Modern UI. Asyiknya, pengguna juga bisa mengatur ukuran kotak-kotak yang mewakiliki aplikasi tersebut layaknya pada start screen.
3. Multiple Desktop
Ada fitur baru di Windwos 10. Multiple Deskto akan memudahkan pengguna yang kerap bekerja dengan membuka belasan aplikasi secara bersamaan. Dengan kata lain, Windwos 10 tidak hanya bisa memiliki satu desktop, tapi juga bisa lebih.
Namun, keberadaan Multiple Deskto ini menuai kritikan, karena Microsoft dianggan meniru fitur Multiple Desktop yang sudah ada di OS Linux dan Mac OS.
Unknown
October 01, 2014
New Google SEO
Bandung, IndonesiaSehingga kita bisa menginstal Windows 10 di smartphone, tablet, maupun laptop/PC kita. Selai itu apa saja perubahan yang ada di Windows 10, mari kita simak.
1. Modern UI Mengalami Perombakan
Microsoft sempat begitu membanggakan modern UI saat meluncurkan Windows 8. Namun sayangnya, perubahan tersebut kurang disukai para pengguna Windows 7. Alhasil, para pengguna lebih memilih tetap menggunakan Windows 7 daripada berpindah ke Windows 8 yang dianggap sulit.
Windows 10 pun memberikan jawabannya, Start Screen Modern UI memang masih eksis di OS baru ini, tapi tak tampil secara default di layar perangkat pengguna.
Sebagai contoh, saat pengguna menggunakan Windows 10 di PC, maka tampilannya adalah bergaya desktop seperti Windows 7. Namun bila pengguna menginginkan tampilan start screen ala Modern UI, pengguna dapat men-switch melalui tombol yang tersedia.
Berbeda lagi saat pengguna menggunakan notebook-tablet 2-in-1, saat dalam mode notebook, Windows 10 akan memberikan tampil desktop. Sedangkan bila 2-in-1 digunakan dalam mode tablet, Windows 10 akan menyodorkan tampilan start screen Modern UI.
2. Kembalinya Menu Start
DI Windows 8, pengguna sempat dibuat bingung dengan hilangnya menu start. Nah, di Windows 10, Microsoft mengembalikan kembali menu start yang sempat populer selama bertahun-tahun tersebut. Tentunya dengan berbagai macam modifikasi di segi tampilan.
Ada sedikit perbedaan dengan menu start pada Windows 7 dengan menus start Windows 10, terutama di kolom sebelah kanan.
Di bagian tersebut tampilannya ala kotak-kotak seperti start screen Modern UI. Asyiknya, pengguna juga bisa mengatur ukuran kotak-kotak yang mewakiliki aplikasi tersebut layaknya pada start screen.
3. Multiple Desktop
Ada fitur baru di Windwos 10. Multiple Deskto akan memudahkan pengguna yang kerap bekerja dengan membuka belasan aplikasi secara bersamaan. Dengan kata lain, Windwos 10 tidak hanya bisa memiliki satu desktop, tapi juga bisa lebih.
Namun, keberadaan Multiple Deskto ini menuai kritikan, karena Microsoft dianggan meniru fitur Multiple Desktop yang sudah ada di OS Linux dan Mac OS.
Ketika Apple akan meluncurkan generasi penerus dari smartphone legendaris besutannya, saat itulah berbagai situs teknologi dan pengamat IT bahkan yang tak paham sama sekali tentang dunia IT pun ikut-ikutan mempredikssi smartphone seperti apa lagi yang akan diluncurkan Apple?? Dan saat dunia menanti kelahiran penerus iPhone 5S, seperti biasa. Beragam rumor bertebaran. Dan akhirnya Apple mengumumkan kelahiran penerus iPhone 5s. Bahkan dalam dua tipe sekaligus: iPhone 6 dan iPhone Plus. Seperti apa kehebatan kedua superphone ini??
"Kami membawa sejarah baru bagi iPhone yang merupakan smartphone nomor satu di dunia " kata CEO APple Tim Cook, seperti FakhriComputindo kutip dari DetikInet.
Kedua iPhone ini ditenagai oleh prosesor 64 bit generasi kedua Apple, yaitu A8. Diklaim Chief Marketing Officer Apple Phill Schiller mempunyai bentuk 13% lebih kecil dari sebelumnya, dan 20% lebih kencang dari sisi CPU, dan 50% dari sisi grafis.
Hal yang paling membedakan keduanya adalah dari layar. Dimana iPhone 6 hadir dalam layar 4.7 inci dengan resolusi 1334x750 326 ppi, sedangkan untuk iPhone Plus dibekali layar 5.5 inci 1920x1080 401 ppi.
Untuk urusan desain hampir tak ada perbedaan yang signifikan. Yang paling terlihat adalah iPhone 6 tampil lebih tipis. Dan hal yang agak mengecewakan adalah di bagian kamera, dimana Apple masih mempertahankan resolusi 8 MP untuk iPhone 6.
Meskipun Apple mengklaim sensor iSight merupakan generasi baru yang disebut focus pixel yang mampu memindahkan fokus yang diinginkan dari satu titik ke titik lain bisa dilakukan dengan cepa, namun tentu kamera 8 MP akan terlihat kurang superior jika ditandingkan dengan kamera superphone-superphone flagship masa kini yang sudah mengusung resolusi di atas 10 MP.
Kedua iPhone baru ini dipastikan akan menggunakan sistem operasi terbaru yakni iOS 8. Beberapa fitur sudah barang tentu dioptimalkan untuk pengguna iPhone 6 dan iPhone 6 Plus.
Untuk ukuran memori internal, iPhone 6 dan iPhone 6 Plus akan hadir dalam tiga versi yakni 16GB, 64GB dan 128 GB. Ini artinya memang tidak ada lagi ukuran versi 32GB.
Keduanya juga hadir dalam tiga varian warna yang berbeda, Gold, Silver dan Space Grey.
Unknown
September 10, 2014
New Google SEO
Bandung, Indonesia"Kami membawa sejarah baru bagi iPhone yang merupakan smartphone nomor satu di dunia " kata CEO APple Tim Cook, seperti FakhriComputindo kutip dari DetikInet.
Kedua iPhone ini ditenagai oleh prosesor 64 bit generasi kedua Apple, yaitu A8. Diklaim Chief Marketing Officer Apple Phill Schiller mempunyai bentuk 13% lebih kecil dari sebelumnya, dan 20% lebih kencang dari sisi CPU, dan 50% dari sisi grafis.
Hal yang paling membedakan keduanya adalah dari layar. Dimana iPhone 6 hadir dalam layar 4.7 inci dengan resolusi 1334x750 326 ppi, sedangkan untuk iPhone Plus dibekali layar 5.5 inci 1920x1080 401 ppi.
Untuk urusan desain hampir tak ada perbedaan yang signifikan. Yang paling terlihat adalah iPhone 6 tampil lebih tipis. Dan hal yang agak mengecewakan adalah di bagian kamera, dimana Apple masih mempertahankan resolusi 8 MP untuk iPhone 6.
Meskipun Apple mengklaim sensor iSight merupakan generasi baru yang disebut focus pixel yang mampu memindahkan fokus yang diinginkan dari satu titik ke titik lain bisa dilakukan dengan cepa, namun tentu kamera 8 MP akan terlihat kurang superior jika ditandingkan dengan kamera superphone-superphone flagship masa kini yang sudah mengusung resolusi di atas 10 MP.
Kedua iPhone baru ini dipastikan akan menggunakan sistem operasi terbaru yakni iOS 8. Beberapa fitur sudah barang tentu dioptimalkan untuk pengguna iPhone 6 dan iPhone 6 Plus.
Untuk ukuran memori internal, iPhone 6 dan iPhone 6 Plus akan hadir dalam tiga versi yakni 16GB, 64GB dan 128 GB. Ini artinya memang tidak ada lagi ukuran versi 32GB.
Keduanya juga hadir dalam tiga varian warna yang berbeda, Gold, Silver dan Space Grey.
Duet Maut Apple: iPhone 6 dan iPhone 6 Plus
Posted by FakhriComputindo on Wednesday, September 10, 2014
Makin banyaknya perangkat pintar yang berbasis sistem operasi tentulah mengundang kehadiran virus, tak jauh beda dengan perangkat komputer/PC. Imbasnya potensi smartphone atau tablet terutam yang berbasis Android untuk terkena virus, malware atau software berbahaya lainnya pun semakin besar.
Apalagi saat ini jamannya online, para pengguna smartphone sudah ketergantungan dengan internet. Padahal dari alam maya itulah banyak virus/malware bergentayangan yang bisa menularkan ke perangkat smartphone. Tapi tentu saja hal di atas bukanlah penghalang untuk Anda terus
browsing internet. Banyak cara dan strategi untuk mencegah da memproteksi perangkat pintar Anda dari virus dan malware saat diajak bermain di internet. Beberapa caranya adalah sebagai berikut:
1. Gunakan aplikasi yang diunduh dari tempat terpercaya
Banyak app store yang ada di pasaran. Misal untuk Android pastinya
ada Google Play Store. Nah, ternyata tak hanya itu saja, dimana terkadang kita suka mengunduh aplikasi di tempat alternatif lain. Yang perlu diingat itu lah alternatif yang mungkin malah menjadi celah rawan masuknya virus/malware ke smartphone Android Anda. Untuk itu, cobalah sebisa mungkin mendownload aplikasi dari toko aplikasi terpercaya saja seperti Google Play, Samsung Apps, ata Amazon. Memang sih, terkadang harga untuk aplikasi berbayar yang ditawarkan sedikit lebih mahal. Tapi itu pastinya lebih baik ketimbang ponsel Anda kena virus, dan mungkin malah membuat data-data Anda hilang, dicuri dan efek negatif lainnya.
2. Hindarkan memasang (install) aplikasi bajakan
Hati-hati saat menginstal aplikasi yang beredar di pasaran, apalagi yang ‘status’nya tak jelas. Alih-alih kita dapatkan aplikasinya berfungsi, malah smartphone kita yang bakal langsung terinfeksi
virus/malware hingga data-data penting kita bisa tercuri. Misal saat pertama kali aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) hadir untuk platform Android. Di saat itu pula banyak aplikasi BBM palsu
beredar di Google Play Store, yang pastinya bisa merugikan atau membawa efek negatif saat terinstal di ponsel. Agar kita terhindar dari menginstal aplikasi berbahaya tersebut, lebih baik lihat dulu review atau pun testimoni dari pengguna sebelumnya. Malahan sebaiknya pergunakanlah aplikasi berbayar, yang dari sisi keamanan pastilah lebih baik.
3. Maksimalkan pengaturan keamanan perangkat
Android mulai dari versi 2.2 ke atas merupakan sasaran empuk bagi malware. Google pun coba menyiasati hal ini dengan menambahkan itur keamanan yang ada di setiap perangkat Android.
Buka menu Setting > Security dan kemudian centang Verify Apps. Dengan hal ini, Anda akan diingatkan oleh Android tiap kali ingin memasang sebuah aplikasi dalam perangkat.
Atau di fitur Security tersebut pastikan di menu “Unknown sources”, yakni untuk instalasi aplikasi dari toko aplikasi/app store yang tak dikenal tak ada tanda centangnya (pastikan tak tercentang).
4. Update Android
Salah satu bentuk proteksi, perbaikan dan penambalan celah masuknya virus/ malware ke dalam perangkat adalah dengan pembaharuan (update) software/firmware Android-nya. Nah, banyak produsen smartphone yang peduli dengan layanan purna jual pada penggunanya, dimana salah satunya lewat pemberian update software terbaru dalam setiap perangkat yang mereka jual. Jika memang software update-nya telah tersedia, Anda bisa mengunduhnya secara manual sendiri. Ikuti saja arahan produsen. Untuk mengeceknya bisa dilihat di menu Setting > About phone > System updates. Bila ternyata sudah ada yang baru, langsung saja update, yang bisa dilakukan secara OTA (over the air) via koneksi WiFi. Atau bisa pula via dukungan PC, semisal Samsung lewat aplikasi KIES.
5. Pasang antivirusCara lain yang bisa ditempuh untuk mencegah Android kita kena virus yakni dengan menginstal aplikasi Anti Virus. Banyak aplikasi antivirus bagus yang tersedia untuk Android dan perangkat mobile lainnya. Diantaranya dari AVG, Avast, Avira
dan Norton.Pilih saja yang sesuai pilihan Anda dari pasar aplikasi terpercaya seperti Google Apps Store. Memang aplikasi anti virus ini memakan RAM, tapi itu rasanya tak masalah
demi keamanan perangkat Android Anda. Itulah beberapa strategi pencegahan yang bisa kita lakukan untuk melindungi perangkat pintar kita dari ancaman virus atau pun malware.
Unknown
August 29, 2014
New Google SEO
Bandung, IndonesiaApalagi saat ini jamannya online, para pengguna smartphone sudah ketergantungan dengan internet. Padahal dari alam maya itulah banyak virus/malware bergentayangan yang bisa menularkan ke perangkat smartphone. Tapi tentu saja hal di atas bukanlah penghalang untuk Anda terus
browsing internet. Banyak cara dan strategi untuk mencegah da memproteksi perangkat pintar Anda dari virus dan malware saat diajak bermain di internet. Beberapa caranya adalah sebagai berikut:
1. Gunakan aplikasi yang diunduh dari tempat terpercaya
Banyak app store yang ada di pasaran. Misal untuk Android pastinya
ada Google Play Store. Nah, ternyata tak hanya itu saja, dimana terkadang kita suka mengunduh aplikasi di tempat alternatif lain. Yang perlu diingat itu lah alternatif yang mungkin malah menjadi celah rawan masuknya virus/malware ke smartphone Android Anda. Untuk itu, cobalah sebisa mungkin mendownload aplikasi dari toko aplikasi terpercaya saja seperti Google Play, Samsung Apps, ata Amazon. Memang sih, terkadang harga untuk aplikasi berbayar yang ditawarkan sedikit lebih mahal. Tapi itu pastinya lebih baik ketimbang ponsel Anda kena virus, dan mungkin malah membuat data-data Anda hilang, dicuri dan efek negatif lainnya.
2. Hindarkan memasang (install) aplikasi bajakan
Hati-hati saat menginstal aplikasi yang beredar di pasaran, apalagi yang ‘status’nya tak jelas. Alih-alih kita dapatkan aplikasinya berfungsi, malah smartphone kita yang bakal langsung terinfeksi
virus/malware hingga data-data penting kita bisa tercuri. Misal saat pertama kali aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) hadir untuk platform Android. Di saat itu pula banyak aplikasi BBM palsu
beredar di Google Play Store, yang pastinya bisa merugikan atau membawa efek negatif saat terinstal di ponsel. Agar kita terhindar dari menginstal aplikasi berbahaya tersebut, lebih baik lihat dulu review atau pun testimoni dari pengguna sebelumnya. Malahan sebaiknya pergunakanlah aplikasi berbayar, yang dari sisi keamanan pastilah lebih baik.
3. Maksimalkan pengaturan keamanan perangkat
Android mulai dari versi 2.2 ke atas merupakan sasaran empuk bagi malware. Google pun coba menyiasati hal ini dengan menambahkan itur keamanan yang ada di setiap perangkat Android.
Buka menu Setting > Security dan kemudian centang Verify Apps. Dengan hal ini, Anda akan diingatkan oleh Android tiap kali ingin memasang sebuah aplikasi dalam perangkat.
Atau di fitur Security tersebut pastikan di menu “Unknown sources”, yakni untuk instalasi aplikasi dari toko aplikasi/app store yang tak dikenal tak ada tanda centangnya (pastikan tak tercentang).
4. Update Android
Salah satu bentuk proteksi, perbaikan dan penambalan celah masuknya virus/ malware ke dalam perangkat adalah dengan pembaharuan (update) software/firmware Android-nya. Nah, banyak produsen smartphone yang peduli dengan layanan purna jual pada penggunanya, dimana salah satunya lewat pemberian update software terbaru dalam setiap perangkat yang mereka jual. Jika memang software update-nya telah tersedia, Anda bisa mengunduhnya secara manual sendiri. Ikuti saja arahan produsen. Untuk mengeceknya bisa dilihat di menu Setting > About phone > System updates. Bila ternyata sudah ada yang baru, langsung saja update, yang bisa dilakukan secara OTA (over the air) via koneksi WiFi. Atau bisa pula via dukungan PC, semisal Samsung lewat aplikasi KIES.
5. Pasang antivirusCara lain yang bisa ditempuh untuk mencegah Android kita kena virus yakni dengan menginstal aplikasi Anti Virus. Banyak aplikasi antivirus bagus yang tersedia untuk Android dan perangkat mobile lainnya. Diantaranya dari AVG, Avast, Avira
dan Norton.Pilih saja yang sesuai pilihan Anda dari pasar aplikasi terpercaya seperti Google Apps Store. Memang aplikasi anti virus ini memakan RAM, tapi itu rasanya tak masalah
demi keamanan perangkat Android Anda. Itulah beberapa strategi pencegahan yang bisa kita lakukan untuk melindungi perangkat pintar kita dari ancaman virus atau pun malware.
Tips Proteksi Smartphone dan Tablet dari Serangan Virus
Posted by FakhriComputindo on Friday, August 29, 2014
Apakah Sobat Tekno sudah menedengar nama Xiaomi? Produsen smartphine asal Tiongkok yang tengah naik daun ini kerap menghadirkan smartphone dengan spesifikasi lumayan dan harga yang ramah. Tentu Sobat Tekno sudah banyak membaca dari berbagai situs teknologi macam DetikInet, TeknoUp, atau Kompas.
Kali ini Xiaomi mencoba peruntungannya di Indonesia, dengan karyanya Redmi 1S. Redemi 1S merupakan smartphone kelas menengah namun dengan nspesifikasi yang cukup lumayan. Smartphone ini merupakan perangkat Dual SIM GSM dan WCDMA.
"Redmi 1S mengedepankan kualitas terbaik dan mengutamakan pengalaman pengguna (user experience) dengan harga terjangkau, kami sangat senang dapat menghadirkan Redmi 1S ke pasar Indonesia. Perangkat ini hadir dengan layar 720 HD, kamera 8 MP yang bisa menghasilkan kualitas gambar yang sangat baik, kapasitas baterai yang tinggi, dan varian fitur software sebagai bagian dari sistem operasi MIUI v5 yang akan membuat para pengguna Redmi 1S sangat puas," tutur Hugo Barra, Vice President, Xiaomi Global, yang Kami kutip dari situs TeknoUp.
Untuk urusan harga, Redmi 1S yang dijual di Indonesia masih terbilang sama seperti di negara ASEAN tetangga. Di Indonesia, Xiaomi membanderol Redmi 1S dengan harga Rp 1.499.000, sebuah harga yang sangat bersaing bila dibandingkan produk berspesifikasi sejenis di Tanah Air. Sebagai perbandingan, Redmi 1S di Malaysia dijual RM 419 (sekitar Rp 1,5 jutaan) dan di Singapura dijual S$ 169 (sekitar Rp 1,5 jutaan).
Untuk lebih jelasnya, berikut spesifikasi Redmi 1S
Unknown
August 27, 2014
New Google SEO
Bandung, IndonesiaKali ini Xiaomi mencoba peruntungannya di Indonesia, dengan karyanya Redmi 1S. Redemi 1S merupakan smartphone kelas menengah namun dengan nspesifikasi yang cukup lumayan. Smartphone ini merupakan perangkat Dual SIM GSM dan WCDMA.
"Redmi 1S mengedepankan kualitas terbaik dan mengutamakan pengalaman pengguna (user experience) dengan harga terjangkau, kami sangat senang dapat menghadirkan Redmi 1S ke pasar Indonesia. Perangkat ini hadir dengan layar 720 HD, kamera 8 MP yang bisa menghasilkan kualitas gambar yang sangat baik, kapasitas baterai yang tinggi, dan varian fitur software sebagai bagian dari sistem operasi MIUI v5 yang akan membuat para pengguna Redmi 1S sangat puas," tutur Hugo Barra, Vice President, Xiaomi Global, yang Kami kutip dari situs TeknoUp.
Untuk urusan harga, Redmi 1S yang dijual di Indonesia masih terbilang sama seperti di negara ASEAN tetangga. Di Indonesia, Xiaomi membanderol Redmi 1S dengan harga Rp 1.499.000, sebuah harga yang sangat bersaing bila dibandingkan produk berspesifikasi sejenis di Tanah Air. Sebagai perbandingan, Redmi 1S di Malaysia dijual RM 419 (sekitar Rp 1,5 jutaan) dan di Singapura dijual S$ 169 (sekitar Rp 1,5 jutaan).
Untuk lebih jelasnya, berikut spesifikasi Redmi 1S
- Layar IPS 4,7 Inci 720p dilapisi AGC Dragontrail
- Prosesor Snapdragon 400 MSM8228 quad-core 1,6GHz
- RAM 1GB
- Memori internal 8GB, microSD hingga 64GB
- Dual-SIM, Dual standby
- Kamera belakang BSI 8MP, kamera depan 1,6MP
- Baterai 2.000mAh (removeable)