Tanpa lisensi Liga Champions dan Liga Eropa lagi, masihkan game sepakbola satu ini menjadi game sejuta umat? Bagi penulis sendiri, iya. Entah karena apa, untuk game sepakbola saya selalu memilih PES terlepas dari masalah lisensi yang selalu menjadi titik lemah game ini.
Dan kali ini saya ingin membagikan link downlad bagi kalian yang sudah pusing mencari-cari dimana bisa mendownload PES 2019 untuk PC. Tentu saja versi yang saya bagikan ini adalah versi 'pak tani', karena jika versi original, kalian bisa mendapatkannya dengan mudah di Steam atau toko-toko game original kesayangan kalian.
Ada beberapa hal yang harus kaliah pahami terlebih dahulu sebelum mendownload game ini:
- Ini adalah versi 'Pak Tani' (baja**an). Segala resiko ditanggung kalian. Saya hanya share link download saja.
- Download Size 18.6GB!! Pastikan internet kalian stabil.
- File dalam bentuk torrent. Kalian harus mendownload aplikasi torrent terlebih dahulu. Semua link akan saya taruh di bawah.
- Pastikan PC / Laptop kalian memenuhi spek minimal untuk memainkan PES 2019, yang bisa kalian baca di sini.
- Kami sudah berhasil mendownload PES 2019 ini, dan satu hal yang perlu kalian ketahui adalah veri PES 2019 ini MASIH TANPA CR*CK! Jadi saya mengkonfirmasi bahwa ini belum bisa dimainkan offline. Kita tunggu saja tim yang berusaha menghadirkan cr*ck untuk PES 2019 ini
PRO EVULUTION SOCCER 2019 FULL UNLOCKED TORRENT
DOWNLOAD TORRENT
Langkah-langkah download:
- Download aplikasi torrent terlebih dahulu dan install
- Setelah itu download file torrent PES 2019
- Double klik file torrent PES 2019 yang baru saja kalian download tadi, dan otomatis akan terbuka aplikasi torrent.
- Atur dimana kalian ingin menyimpan file installasi PES 2019
- Klik download
Sebutkan satu hal menyebalkan untuk sebuah game sepakbola dengan judul PES. Maka banyak dari kalian hampir pasti akan menyebutkan bahwa masalah lisensi yang selalu terjadi di setiap seri terbaru muncul. Bahwa masalah tentang banyak klub kesayangan kita berakhir berganti nama menjadi sesuatu yang justru terasa asing bagi kita. Belum lagi ketika musim baru dimulai, maka anda juga akan dibuat pusing oleh bagaimana PES yang kalian mainkan bisa update.
Oleh karena itu, ada begitu banyak Patch dari pihak ketiga bertebaran, sekedar membantu kalian agar kalian bisa memainkan klub kesayangan kalian dengan nama klub sebenarnya, dan juga tentu saja update bursa transfer pemain terbaru.
Ada begitu banyak Patch untuk PES 2018 dan 2017. Tetapi untuk kali ini saya akan sharing patch buatan tim Smoke Patch dengan alasan untuk mengaplikasikan patch ini di Game PES kalian tidak membutuhkan langkah yang njlimet.
Oke langsung saja untuk Patch 2018 dan PES 2017 kalian bisa mendownloadnya di link di bawah ini:
PES 2018 EXECO18 by smoke patch
PES 2017 EXECO17 by smoke patch
Untuk menginstall patch ini pun cukup mudah:
1. Download semua part
2. Extract Part 1 (otomatis part-part lain akan ter-extract)
3. Jalankan Execo Smoke Patch
4. Ikuti langkah-langkahnya, dan arahkan Smoke Patch ke folder installase PES anda.
5. Tunggu proses sampai selesai
6. Enjoy..
Update PES 2018 dan PES 2017 season 2018/2019
Posted by FakhriComputindo on Tuesday, September 25, 2018
AMD Ryzen adalah sebuah prosesor yang revolusioner. Mengapa? Karena ketika AMD akhirnya meluncurkan Ryzen ke pasaran, seketika itu juga persaingan prosesor menjadi lebih 'hidup'. Entah lah dengan kalian, tetapi saya berpendapat bahwa AMD cukup mampu membuat kompetitornya dari kubu biru dibuat kerepotan oleh apa yang ditawarkan Ryzen.
Setelah sukses menggempur segmen PC Desktop, AMD akhirnya meluncurkan Ryzen yang diberi tugas untuk melakukan gempuran yang sama di pasar notebook. Betul sekali. Kita sedang membahas AMD Ryzen Mobile kali ini.
Mungkin pembahasan ini bisa dibilang telat. Dan perlu diketahui bahwa saya tidak akan secara spesifik membahas performa dari AMD Ryzen Mobile ini, yang mana pembahasan detail mengenai performa APU Ryzen ini bisa kalian dapatkan di berbagai macam situs atau channel YouTube.
Sesuai dengan judul di atas, saya hanya ingin menggaris bawahi satu hal terpenting jika kalian ingin berniat membeli laptop dengan tenaga APU AMD Ryzen. Apa itu?
GUNAKAN RAM DENGAN KONFIGURASI SINGLE CHANNEL
Apa tujuan kalian menggunakan laptop dengan tenaga APU Ryzen? Betul sekali. Satu hal yang sangat menggiurkan dari APU Ryzen ini adalah kehadiran IGP (integrated graphics) dengan arsitektur Vega. Radeon Vega yang tertanam di APU Ryzen ini dipercaya mampu menandingi performa dari GPU diskrit di kelas yang setara dengannya.
Contoh: Radeon Vega 3 yang tertanam di AMD Ryzen 3-2200U sanggpun menghajar performa dari Geforce GT 920MX atau Geforce MX 110.
Begitu juga dengan Radeon Vega 8 pada Ryzen 5-2500U yang performanya bisa sebanding dengan Geforce GT 940M atau MX 130.
Tapi semua kemampuan penuh dari Radeon Vega tersebut, hanya bisa kalian dapatkan jika kalian menggunakan laptop dengan konfigurasi RAM Dual-Channel. Apa itu Dual-Channel? Secara singkat, konfigurasi RAM dual channel bisa didapatkan jika pada laptop kalian terpasang dua keping RAM. Misalkan 2x4GB, 2x8GB, dst.
Kenapa harus menggunakan RAM Dual-Channel? Kalian bisa menyimak artikel berikut ini:
Hindari Penggunaan RAM Single Channel di Ryzen 3-2200G dan Ryzen 5-2400G
Oke, artikel di atas memang membahas tentang APU Ryzen untuk kelas PC Desktop. Tetapi hal yang sama juga berlaku pada notebook/laptop. Dimana jika kalian menggunakan RAM single-channel, kalian akan kehilangan lebih dari 40% dari performa Radeon Vega-nya. Dan itu adalah angka yang cukup besar.
Sementara untuk APU Ryzen kelas laptop sendiri, kalian bisa menyimak video berikut:
Yang cukup disayangkan adalah, masih banyak vendor-vendor laptop yang masih saja memberikan konfig RAM single-channel untuk laptop bertenaga Ryzen Mobile buatan mereka, dengan alasan agar user mempunyai opsi upgrade. Entah mengapa vendor-vendor tersebut belum memahami dan menyadari betapa bullshit-nya alasan tersebut.
So, jika kalian termasuk orang-orang yang ingin memiliki laptop bertenaga Ryzen Mobile, pastikan dulu bahwa kalian sudah mendapatkan laptop dengan konfig RAM dual-channel out-of-the-box. Hagra mungkin sedikit lebih mahal, tetapi percayalah. Kalian akan mendapatkan performa yang sepadan.
Dan untuk kalian yang sudah terlanjur membeli laptop bertenaga Ryzen Mobile, dan kalian menyadari bahwa konfig RAM yang diberikan masih single-channel. tidak ada pilihan lain selain menambah satu keping RAM lagi untuk kalian mendapatkan kekuatan penuh dari perpaduan Ryzen + Vega ini.
Semoga artikel ini bermanfaat :)
Hal Terpenting Sebelum Membeli Laptop Bertenaga APU AMD Ryzen
Posted by FakhriComputindo on Monday, September 24, 2018
Halo teman-teman atau siapapun kalian yang masih bersedia membaca konten di blog ini atau kalian yang secara tanpa sengaja menemukan tulisan ini.
Lama rasanya saya membiarkan blog ini terus menerus terbengkalai. Bahkan tulisan ini pun sudah saya mulai sekitar 2 bulan yang lalu dan selama ini hanya terdampar di draft menunggu si penulisnya menentukan nasib untuk tulisan ini secara khusus ataupun blog ini secara umum.
Mohon maaf, karena kesibukan saya di dunia pekerjaan tidak memungkinkan saya untuk menyempatkan waktu menulis konten di sini, sementara laptop saya sudah lama mengalami fase dimana ia menuju perisitirahatan terakhir. Saya harap kalian memaklumi hal itu.
Oke, mari kita lanjutkan pembahasan ini sesuai dengan judul yang terterad di atas.
Perlu kalian ketahui sebelumnya saya membahas ini bukan berarti saya pernah mencoba memainkan game No Man'S Sky. Seperti biasa saya ingin membahas sisi lain dari apa yang tengah terjadi dengan fenomena No Man's Sky ini. Bukan dari pengalaman gameplay, bukan dari grafis, ataupun hal-hal yang berkaitan dengan pengalaman memainkan game ini. Tetapi lebih kepada kegigihan dari perjuangan developer No Man's Sky yang menurut pandangan saya pribadi cukup layak untuk di apresiasi bahkan sudah memenuhi standard untuk dijadikan contoh-contoh motivasi. Mari kita mulai.
Sebutkan satu game yang memiliki Hype yang luar biasa, paling diantisipasi, tetapi ketika di rilis justru yang terjadi adalah kekecewaan dari para pembelinya dan menjadi bahan hujatan di hampir setiap forum game di seluruh penjuru bumi. Beberapa dari kalian mungkin akan menyebutkan Star Wars Battlefront II atau beberapa game lainnya. Tetapi saya berani bertaruh bahwa banyak dari kalian akan menyebutkan judul game ini: No Man's Sky.
Menjanjikan berbagai maca fitur dan janji selama periode pre-order dan periode promosi, apa yang di dapat gamers di hari pertama rilis game ini justru berakhir kekecewaan yang begitu mendalam. Tidak usah berbicara satuan minggu ataupun beberapa hari, cukup butuh beberapa jam di hari pertama rilis, No Man's Sky yang sebelumnya mendapatkan 'gelar' game paling di antisipasi, seketika berubah menjadi game paling dibenci. Berita buruknya, seperti yang bisa diduga, petinggi dari developer game ini mendadak menjadi bungkam dan seolah lenyap dari peredaran.
Hari demi hari berlalu, setelah semua forum game dan kritikus mulai lelah untuk menuntut jawaban dari developer game ini, saat hampir semua orang mengira bahwa game ini tidak akan berkembang, No Man's Sky tiba-tiba muncul dan lumayan memberikan kejutan dengan sebuah update pertama. Saya tak ingat secara pasti apa saja yang ditawarkan dari update tersebut, tetapi semenjak kehadiran update tersebut, sang developer No Man's Sky memberikan isyarat bahwa tim-nya tidak akan berhenti mengembangkan game No Man's Sky. Sejak itu pula, berbagai forum game memberikan sedikit apresiasi terhadap apa yang akan dilakukan tim Hello Game.
Waktu terus berjalan dan tim Hello Game terus bekerja, sementara mereka tidak peduli dengan kehadiran game-game luar biasa lainnya yang tentu saja membuat nama No Man's Sky tak lagi terdengar menarik bagi para gamers, no Hello Game hadir dan membuat seluruh pecinta game memberikan apresiasi setinggi-tingginya. No Man's Sky Next. Itulah nama yang diberikan oleh Hello Game untuk update besar No Man's Sky. Dari berbagai review yang saya tonton di YouTube, dari berbagai kesimpulan, saya menangkap satu benang merah yang sama: Bahwa inilah yang seharusnya dihadirkan oleh Hello Game semenjak mereka meluncurkan game ini.
No Mans's Sky tetaplah No Man's Sky, game eksplorasi yang tidak semua gamers suka dengan game tipe seperti ini, tetapi setidaknya Hello Game melakukan sesuatu yang membuat No Man's Sky menjadi game yang sesuai dengan apa yang mereka janjikan saat masa promosi.
Apa saja yang ditawarkan dalam update No Man's Sky Next kali ini? Saya tidak punya waktu untuk menjelaskan detailnya. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, poin yang inginn saya bahas adalah apresiasi terhadap bagaimana upaya tim Hello Game yang tidak menyerah terhadap segala bentuk cacian, hujatan, atau kenyataan bahwa hasil karya mereka tidak menghasilkan keuntungan yang semestinya, mereka tetap bekerja menyelesaikan berbagai hal yang salah dari game ini.
Terserah kaian mau bilang apa, tetapi saya hanya ingin mengatakan bahwa sampai saya membuat tulisan ini, saya belum pernah melihat comeback sehebat apa yang dilakukan Hello Game terhadap No Man's Sky.
No Man'S Sky: Comeback Paling Inspiratif Dalam Dunia Game?
Posted by FakhriComputindo on Friday, September 21, 2018
Kehadiran APU Ryzen pada kelas mobile memang cukup dinantikan jika melihat sepak terjang AMD Ryzen pada kelas desktop dan kenyataan sudah sebegitu lamanya AMD tidak mempunyai tenaga yang cukup kompetitif untuk bersain dengan Intel.
Dan akhirnya kini kita mulai menjumpai laptop-laptop bertenaga Ryzen Mobile dengan harga yang sangat kompetitif. Setidaknya dari sisi penjual seperti saya, cukup untuk membuat saya sedikit tersenyum dan membenak: "Akhirnya AMD punya sesuatu yang benar-benar bisa dijual".
Meskipun pekerjaan saya adalah sales laptop, saya tidak akan berjualan disini apalagi mengarahkan kalian untuk membeli produk-produk yang menjadi pembahasan saya di sini. Justru saya ingin memandang dari perspektif yang lain, dan memberikan pendapat pribadi apakah ini produk memang pantas masuk daftar buruan kalian.
Dan, laptop yang akan menjadi korban ocehan saya kali ini adalah laptop untuk kelas mainstream dari HP, HP 14 Series yang menggunakan tenaga AMD Ryzen 5-2500U dan AMD Ryzen 3-2300U. Saya ingin menjelaskan sesuatu kepada kalian yang barangkali bisa membuat Anda sedikit berpikir beberapa kali sebelum Anda akhirnya membeli ini laptop atau bahkan membatalkannya sama sekali.
Spesifikasi
Cukup dengan melihat stiker yang tertempel di palmrest notebook atau melihat detail spesifikasinya, bisa membuat siapapun tergoda. Bagaimana tidak, laptop HP 14 ini datang dalam versi AMD Ryzen 3-2200U dengan IGP Radeon Vega 3 dan prosesor AMD Ryzen 5-2500U dengan IGP Radeon Vega 8. Apalagi untuk versi AMD Ryzen 5-2500U, kalian sudah mendapatkan SSD sebesar 128GB, dan itu adalah hal bagus. Di harga dibawah 8 Juta, kalian sudah mendapatkan sebuah laptop bertenaga Ryzen 5+Radeon Vega tambah ada SSD-nya pula.
Kita gali sedikit lebih dalam lagi apa yang menjadi tenaga laptop ini. AMD Ryzen 5-2500U, konfigurasi 4-Cores / 8-Threads, bisa berlari sam[ai clockspeed maximal 3.6GHz, dan GPU integrated sekelas Radeon Vega 8, yang (seharusnya) diatas kertas mampu diajak bersaing dengan Geforce GT 930MX atau MX 130. Satu tingkat dibawahnya datang dengan AMD Ryzen 3 -2200U, konfigurasi 2-Cores / 4-Threads, dan Radeon Vega 3 yang juga (seharusnya) bisa diajak head-to-head melawan GT 920MX atau MX 110. Lantas dimanakah permasalahannya? Mari simak pembahasan saya selanjutnya:
Sayangnya, kedua laptop dengan tenaga AMD Ryzen Mobile ini masih datang dengan konfigurasi RAM Single-Channel, dimana hal itu akan mengakibatkan tidak maximalnya performa dari GPU Integrated Radeon Vega. Seperti yang sudah menjadi rahasia umum, APU dari AMD sangat bergantung pada performa RAM. Konfigurasi RAM Dual-Channel sangat disarankan jika user mengharapkan performa maximal dari GPU Integrated yang tersemat di APU AMD.
Oleh karena hal tersebut, saya sungguh tidak merekomendasikan laptop ini jika yang kalian incar adalah performa grafisnya, khususnya performa dalam hal gaming. Karena bahkan sekelas Ryzen 7-2700U sekalipun, performa dalam hal gamingnya akan sangat megecewakan jika masih menggunakan RAM Single-Channel.
Saya memang tidak mempunyai waktu untuk melakukan benchmariking atau pengetesan apapun pada kedua laptop HP ini. Tetapi barangkali beberapa referensi di bawah ini bisa membantu kalian sedikit memahami betapa krusialnya penggunaan RAM pada APU Ryzen:
Hindari Penggunaan RAM Single-Channel di Ryzen 3 2200G dan Ryzen 5 2400G
Review Notebook AMD Ryzen: Lenovo IdeaPad 720S-13ARR
Review Acer Aspire 3 | Gaptech.Id
Review Lenovo Ideapad 720s Ryzen 7 Mobile | Nerd Review
Setelah membaca dan melihat beberapa pembahasan di atas, seharusnya kini kalian bisa memahami mengapa peran RAM begitu penting pada APU Ryzen. Yang cukup disayangkan adalah masih terlalu banyak vendor yang mengabaikan hal ini. Mereka lebih memilih memasang RAM Single-Channel untuk laptop mereka yang menggunakan tenaga APU dan memberikannya kalimat marketing membosankan: "Biar user ada opsi upgrade". Mereka tidak mau peduli dan mendengarkan bahwa user benci hal-hal ribet itu. Mereka kebanyakan mau laptop yang sudah bisa dinikmati secara maximal performanya tanpa harus melakukan upgrade sana-sini. Saya bisa bicara seperti ini karena saya banyak berhadapan dengan user.
Di sisi lain, hal ini bisa berdampak ke nama AMD itu sendiri. Jelas sekali bahwa dengan membuat laptop yang dibawah standard yang ditentukan AMD, ketika user mendapati sesuati yang tidak sesuai dengan ekspetasi mereka, kebanyakan mereka akan langsung menyalahkan AMDnya. Padahal, kesalahan terbesar terletak pada vendor itu sendiri.
So, jika kalian memiliki ekspetasi tinggi terhadap performa dari Radeon Vega dari kedua Laptop HP tipe 14 bertenaga Ryzen Mobile ini, saya tidak bisa merekomendasikannya kepada kalian. Acer Aspire 3 lebih layak untuk dilirik daripada ini. Kecuali jika kalian tidak terlalu menganggap penting performa grafis yang dipunyai laptop ini, maka laptop ini bisa masuk daftar buruan kalian. Meskipun lagi-lagi saya juga tidak merekomendasikannya.
Semoga artikel ini bermanfaat :)
Preview HP 14 Notebook with AMD Ryzen Mobile | Worth it kah?
Posted by FakhriComputindo on Monday, July 23, 2018
| Sumber Gambar: http://pemmzchannel.com/ |
Jika kita membahas tentang laptop gaming, hampir tidak ada laptop gaming, maksud saya yang benar-benar menyandang sub-brand gaming di pasaran yang menggunakan tenaga dari AMD, baik itu dari prosesor maupun GPU. Kebanyakan vendor memilih menggunakan prosesor Intel dan GPU dari Nvidia untuk lini notebook gaming mereka.
Setidaknya itu adalah kenyataan yang kita temui di pasaran sekitar satu atau dua tahun yang lalu.
Namun sekarang, dengan hadirnya prosesor revolusioner dari AMD, yaitu AMD Ryzen, beberapa vendor mulai mempercayakan AMD untuk mentenagai laptop gaming mereka. Dan yang akan saya bahas kali ini adalah laptop gaming dari Asus, yaitu ROG Stirx GL702ZC yang mendapat gelar sebagai notebook ROG Pertama dengan prosesor AMD, sekaligus notebook pertama di dunia yang menggunakan konfigurasi prosesor 8-Cores / 16-Threads.
Saya tidak akan membahas terlalu dalam mengenai detail spesifikasinya, apalagi sampai me-review produknya. Tapi jika kalian benar-benar ingin tahu seperti apa performa yang dimiliki GL702ZC, saya sertakan beberapa link di bawah untuk kalian baca / kalian tonton:
Review Notebook Gaming: ASUS ROG STRIX GL702ZC | Jagat Review
Notebook Dengan CPU Ter-DEWA! | ASUS ROG STRIX GL 702ZC (RYZEN 7) - #ReviewBray | Gaptech.ID
Gaming Desktop Ukuran Laptop, Review ROG Strix GL702ZC - Lazy Tech | The Lazy Monday
Setelah membaca dan menonton beberapa review di atas, setidaknya ada tiga hal menarik yang ingin saya bahas di sini.
Pertama, soal bobot. Saya sudah lihat sendiri dan merasakan sendiri ini laptop benar-benar bongsor. Dan juga berat. Apa itu salah? jika kalian hanya berpatok pada kosakata 'laptop', barangkali memang salah. Tetapi jika melihat spesifikasi yang ditawarkan GL702ZC lebih tepat disebut sebagai PC yang disesalkan dalam bentuk laptop. Body yang bongsor dan bobot yang kurang bijaksana untuk diajak keliling kota adalah konsekuensi, mengingat apa yang menjadi tenaga dari mesin ini sebagian besar merupakan komponen yang ada pada desktop.
Kedua, mengenai spesfikasi yang ditawarkan. CPU dan GPU yang digunakan di laptop ini benar-benar mengambil dari versi desktop. Bahkan, mainboard GL702ZC menggunakan chipset B350 yang secara teori seharusnya memungkinkan untuk overclock processor, meskipun tentu saja itu tidak bisa dilakukan di laptop ini, karena limitasi dari pihak Asus. Segala kelebihan yang dibawa arsitektur Zen pada Ryzen 7-1700 bisa kalian rasakan di sini. Laptop ini mempunyai prosesor yang benar-benar buas bahkan tidak ada satu laptop pun di dunia yang prosesornya mampu mengalahkan AMD Ryzen 7-1700 pada GL702ZC. Setidaknya pada era di mana laptop ini di rilis.
Ketiga, mengenai untuk siapa dan siksaan jenis apa yang cocok ditujukan pada laptop ini. Kalian salah jika beli ini laptop cuma buat gaming. Potensi yang dimiliki laptop ini terlalu mubazir jika cuma kalian pake buat main game. Ini laptop cocok buat kalian yang sering berkutat dengan yang namanya sinematografi, editing video, rendering, dan hal-hal yang berkaitan dengan itu. Kekuatan 8-Cores dan 16-Threads yang dimiliki laptop ini akan sangat optimal untuk menghajar tugas-tugas produktifitas seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Karena kalo cuma buat gaming, kalian enggak perlu laptop dengan kekuatan sebesar ini. Jadi, meskipun menyandang nama Republic of Gamers, laptop ini lebih cocok buat nyari duit a.k.a kerja.
Oke, segitu saja pembahasan singkat dari saya. Semoga artikel yang terkesan dibuat dengan malas-malasan ini (meskipun saya sudah membuatnya dengan sepenuh hati) bisa bermanfaat bagi kalian. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.
Asus ROG GL702ZC | ROG Pertama Dengan Tenaga AMD
Posted by FakhriComputindo on Wednesday, July 11, 2018
Labels:
#ASUSROGID #ROG,
amd,
asus,
Asus AMD Laptop for Everyone,
hardware,
info teknologi
Location:
Indonesia
| Sumber Gambar: http://mediaceria.com/ |
Oke, saya mengerti ketika kalian membaca judul di atas, barangkali hal yang pertama kali ada di otak kalian adalah: Ini udah banyak yang bahas, Terlalu Mainstream, Membosankan, dan lain sebagainya.
Iya... Saya tidak bisa menyalahkan kalian jika kalian memang punya pikiran seperti itu, karena sejujurnya saya kehabisan ide mau menulis apa. Tetapi saya akan membawa pembahasan inin dari sisi yang tak pernah dibahas jagoan-jagoan komputer lain, dan saya akan berusaha membawakannya dengan bahasa yang enggak bikin kalian kabur terlebih dahulu sebelum kalian menyelesaiakn membaca apa yang saya tulis di sini. Well, anggap saja ini adalah curhatan seorang dari seorang sales laptop, menghadapi kalian, user-user yang seringkali bikin frustasi.
1. Bagus Dan Murah? Oh.. Come On..
Ini adalah pertanyaan yang paling menyebalakn yang diterima oleh nyaris semua sales laptop di luar sana, bahwa kita sering kehabisan akal untuk menjelaskannya kepada user. Man, semua laptop itu bagus sesuai kelas harganya masing-masing. Ada laptop yang memberi fitur-fitur 'ajaib' di kelas harga 3 Jutaan, yang tidak pernah ditawarkan brand lain. Seperti misalnya penggunaan SSD pada laptop Lenovo Ideapad 120s, atau bahkan sekelas AMD A9 yang dipaksakan masuk ke laptop 11.6" macam yang dilakukan Dell.
Tapi jika maksud dari pertanyaan kalian adalah laptop dengan harga murah dan spesifikasi dewa, demi apapun kami lebih menyerah meladeni pertanyaan seperti itu. Ada harga, Ada kualitas. Itu adalah hukum pertama yang kudu kalian pahami. Jadi buang jauh-jauh keinginan memiliki sebuah laptop Core i7 atau AMD FX jika di dompet kalian cuma punya duit 3 Jutaan, kecuali jika kalian mau beli laptop second.
2. Sesuaikan Dengan Penggunaan
Setelah kalian tahu persis isi di dalam dompet kalian ada berapa lembar, atau saldo di atm kalian ada berapa digit, langkah selanjutnya adalah tentukan terlebih dahulu kalian beli itu laptop mau kalian pake buat apa. Tentu saja kita akan berbicara tentang spesifikasi di sini. Bahwa apakah yang kalian kejar itu cuma sebatas spesifikasi, dengan mengabaikan aspek design atau fitur-fitur seabrek yang saya yakin juga enggak kalian pahami sepenuhnya fungsinya untuk apa.
Apakah kalian make itu laptop buat nyelesain revisi skripsi kalian dengan harapan siapa tahu dengan ganti laptop itu skripsi cepet kelar, atau kalian make laptop buat sok-sok menjadi gamer profesional yang sudah 'membunuh' banyak gamepad gara-gara skill cupu kalian melawan gamer pro beneran, atau kalian pake laptop sekedar buat nonton film-film downloadan dari ind***, semuanya kembali kepada kalian. Kalian yang menentukan, karena kalian sendiri yang tahu kondisi kalian.
3. Percayalah Kepada Sales
Seberapa sering kalian mendengar atau bahkan mengucapkan kata-kata: "Dasar Mulut Sales", dan seketika itu juga, kami, golongan-golongan makhluk yang terpaksa terjun di dunia penjualan laptop ini mendadak merasakan tekanan batin dan rasa sakit yang sama dimana banyak dari perkataan kita berujung tak bisa dipercaya.
Kawan, kalian kudu tahu bahwa apa yang kami lakukan hanyalah sekedar membantu kalian memilih laptop yang cocok buat kalian. Ini juga ada hubungannya sama poin nomor 2 tadi. Kalia yang tahu pingin beli laptop dengan rupa seperti apa, kami yang tahu laptop seperti apa yang kalian butuhkan. Oke, memang terkadang kita di push oleh atasan untuk menjual beberapa laptop yang tergolong kurang mendapat respon yang begitu positif di pasaran. Tapi tidak semerta-merta membuat kami menawarkan itu laptop jika memang itu sama sekali enggak sesuai dengan ekspetasi kalian.
Apalagi jika kalian adalah golongan yang memang enggak begitu mudeng apa itu yang namanya prosesor, RAM, GPU, dan segala tetek bengeknya, saya menyarankan kalian mempercayakan sepenuhnya kepada kami. Buang jauh-jauh pikiran bahwa kami akan mengakali kalian. Percayalah, kami tidak mungkin setega itu.
Karena tidak jarang juga saya menemui user yang komplain gara-gara laptop yang dia beli tidak memenuhi ekspetasinya. Saya menyarankan laptop A, karena memang menurut saya itu yang paling cocok buat kebutuhan dia, dan dia bersikukuh untuk beli laptop B, hanya dengan alasan atas nama merk.
Namun, tentu saja tidak menutup kemungkinan bahwa di luar sana ada beberapa dari kami yang kurang mempedulikan kepuasan konsumen, dan menjual laptop dengan tujuan utama adalah memenuhi target.
4. Apakah Brand Penting?
Well, ini adalah pertanyaan yang agak membingungkan juga untuk dijawab. Yang pasti, jika kalian berhadapan dengan sales dari toko itu sendiri, bukan dari sales promotor vendor tertentu, bagi kami, kami memandang netral semua brand. Tentu saja kami tidak bisa tahu secara detail kelebihan dan kekurangan laptop hasil karya dari masing-masing vendor. Yang kami lakukan biasanya sangat sederhana. Ketika kalian mendapati bahwa ada fitur yang kalian butuhkan tetapi tidak ada di suatu laptop, maka seketikan itu juga kami akan menggali otak kami mengingat-ingat apakah di brand lain dengan harga yang setara mempunyai fitur yang kalian butuhkan. Dan kami menawarkannya kepada Anda.
Bagi saya pribadi, brand bukanlah tolok ukur utama dalam memebli laptop, dimana saya lebih mengutamakan spesifikasi dan fitur apa yang ditawarkan.
So, itu saja saya kira tambahan tips dalam memilih laptop yang mungkin tidak kalian dapati di tips-tips di situs manapun. Saya mencoba menjelaskannya dari sudut pandang penjual itu sendiri, dan semoga apa yang saya bgikan disini bermanfaat bagi kalian.
Terimakasih buat kalian yang masih sudi membaca postingan-postingan di blog ini :)
Sudah begitu teramat sangat lama sekali rasanya saya tidak menyapa kalian, manusia-manusia yang dulu sering membaca tulisan apapun di blog ini.
Dua post terakhir saya, itu pun atas nama giveaway, yang sebenarnya juga berakhir tak mendapatkan apapun. Sebegitu enggak konsistennya, bukan, usaha saya dalam membuat forum ini tetap hidup.
Dan kali ini saya mencoba kembali, menyapa mata-mata yang masih sempat membaca tulisan saya ini. Dan semoga ini adalah awal dari usaha saya agar forum ini tetap konsisten hidup. Memberikan segala sesuatu yang bisa saya berikan sembari berharap itu bermanfaat bagi kalian yang membacanya.
Oke, langsung saja. Satu dilema yang lumayan sering ditanyakan gamer di dunia maya adalah: Mending Mana antara membeli PC/Laptop Gaming VS Konsol Seperi PS 4 atau XBox One? Dan saya akan menjelaskan secara singkat menurut pandangan saya.
Pertama yang kudu kalian mudeng adalah: PC/Laptop Gaming adalah segalanya tentang kualitas grafis, sementara konsol adalah tentang efisiensi. Untuk kalian yang ingin nge-game, tapi juga butuh alat buat nyambung hidup, saya menyarankan kalian memilih platform PC/Laptop, dimana kalian bisa mendapatkan sebuah perangkat yang mampu diajak nge-game dan kerja sekaligus. Kelemahannya, jika kalian punya budget seadanya, maka buang jauh-jauh keinginnan kalian untuk bisa memaminkan game-game berat seperti The Witcher 3, GTA V, Battlefield 1 or even just PES 2018. Jika lu cuma punya duit enggak lebih dari 5 Juta, lu bahkan akan dibuat frustasi mampus sama game-game apa yang masih bisa dimainkan dengan nyaman di PC/Laptop kalian.
Sebaliknya, jika fokus kalian hanya untuk game, dan kalian adalah tipe orang yang bodoh amat sama yang namanya kerja atau sekolah, maka platform seperti PS atau XBOX adalah platform yang tepat. Bayangkan, bahkan dengan uang 4 Juta, kalian udah bisa mendapatkan sebuah PS 4 yang bisa untuk main game sekelas The Witcher, Battlefield 1, Just Cause 3, God of War, Grand Turismo Sport, dsb. Satu hal yang jelas impossible dilakukan di platform PC/laptop seharga 4 Jutaan.
Jika kalian membandingkan kualitas grafis antara PC dan konsol, bagi saya itu adalah salah satu hal yang sama sekali njomplang alias tidak adil. I mean, di satu sisi, dengan uang seadaanya, ya.. sekitar 4 Jutaan kalian udah bisa memainkan game-game terhebat di PS 4 dengan tampilan grafis yang tidak mungkin bisa diimbangi platform PC/laptop di range harga yang sama. Sebaliknya, kualitas grafis maximal yang ditawarkan oleh platform PC/laptopm, tidak akan pernah bisa dikejar oleh platform konsol. Namun, itu dengan catatan kalian mempunyai PC/laptop dengan harga yang biasanya cukup untuk membeli sebuah motor Yamaha Vixion atau Honda CBR.
Jadi, dari tulisan singkat ini saya berharap kalian cukup pintar untuk memahami apa yang saya tulis disini.
Semoga Bermanfaat
Pertama yang kudu kalian mudeng adalah: PC/Laptop Gaming adalah segalanya tentang kualitas grafis, sementara konsol adalah tentang efisiensi. Untuk kalian yang ingin nge-game, tapi juga butuh alat buat nyambung hidup, saya menyarankan kalian memilih platform PC/Laptop, dimana kalian bisa mendapatkan sebuah perangkat yang mampu diajak nge-game dan kerja sekaligus. Kelemahannya, jika kalian punya budget seadanya, maka buang jauh-jauh keinginnan kalian untuk bisa memaminkan game-game berat seperti The Witcher 3, GTA V, Battlefield 1 or even just PES 2018. Jika lu cuma punya duit enggak lebih dari 5 Juta, lu bahkan akan dibuat frustasi mampus sama game-game apa yang masih bisa dimainkan dengan nyaman di PC/Laptop kalian.
Sebaliknya, jika fokus kalian hanya untuk game, dan kalian adalah tipe orang yang bodoh amat sama yang namanya kerja atau sekolah, maka platform seperti PS atau XBOX adalah platform yang tepat. Bayangkan, bahkan dengan uang 4 Juta, kalian udah bisa mendapatkan sebuah PS 4 yang bisa untuk main game sekelas The Witcher, Battlefield 1, Just Cause 3, God of War, Grand Turismo Sport, dsb. Satu hal yang jelas impossible dilakukan di platform PC/laptop seharga 4 Jutaan.
Jika kalian membandingkan kualitas grafis antara PC dan konsol, bagi saya itu adalah salah satu hal yang sama sekali njomplang alias tidak adil. I mean, di satu sisi, dengan uang seadaanya, ya.. sekitar 4 Jutaan kalian udah bisa memainkan game-game terhebat di PS 4 dengan tampilan grafis yang tidak mungkin bisa diimbangi platform PC/laptop di range harga yang sama. Sebaliknya, kualitas grafis maximal yang ditawarkan oleh platform PC/laptopm, tidak akan pernah bisa dikejar oleh platform konsol. Namun, itu dengan catatan kalian mempunyai PC/laptop dengan harga yang biasanya cukup untuk membeli sebuah motor Yamaha Vixion atau Honda CBR.
Jadi, dari tulisan singkat ini saya berharap kalian cukup pintar untuk memahami apa yang saya tulis disini.
Semoga Bermanfaat
Gaming Atau Konsol?
Posted by FakhriComputindo on Wednesday, July 4, 2018
Labels:
#ASUSROGID #ROG,
amd,
asus,
entertainment,
gadget,
game,
hardware,
info teknologi,
tips n trick
Location:
Indonesia
Apa Saja Yang Dimiliki Oleh Asus X550IK?
Well, karena ini adalah sebuah laptop, tentu saja benda ini memiliki serangkaian perangkat elektronik yang saling bekerja dalam satu sistem berbentuk laptop. Tetapi jika maksud dari pertanyaan Anda adalah sesuatu yang lebih jauh atau lebih dalam dari itu, yang menyangkut performa laptop ini, kelebihan dan kekurangan laptop ini, atau semacamnya, mari kita cari tahu sama-sama. Karena sejujurnya saya pun belum tahu banyak tentang laptop ini. Saya mencari informasi tentang setiap bagian dari laptop ini, sambil menuliskannya untuk Anda. Semoga saja Anda masih tertarik dengan tulisan-tulisan saya.
Desain
Tentu saja yang kita nilai pertama kali adalah desain dari laptop ini. Karena kita tidak bisa langsung mengetahui spesifikasinya dengan hanya melihat penampilan laptop ini, maka kita ulas dulu desainnya. Kasus yang sama seperti Anda mencari jodoh, misalnya, maka yang pertama kali tertangkap dari kedua mata Anda adalah tampilan fisiknya.
Kembali ke masalah desain laptop tadi, karena kepayahan saya untuk menyampaikannya dalam bahasa, lebih baik saya langsung sajikan kepada Anda bentuk dari X550IK dalam bentuk gambar. Kurang lebih seperti ini:
Jika dilihat, X550IK ini memiliki desain yang serupa dengan X550IU. Dan jika tebakan saya benar, maka dari build quality, ketebalan, bahan yang dipakai, texture, dsb bisa dikatakan sama. Saya pernah melihat (bahkan mencoba langsung) X550IU, dan laptop itu menurut saya pribadi memiliki desain yang lumayan bongsor. Tapi itu wajar mengingat spesifikasi yang dibawa si laptop (yang akan kita cari tahu nanti).
Dan untuk masalah desain, secara pribadi, saya suka dengan desain laptop ini. Dengan aksen-aksen khas laptop 'Entry Gaming Asus'. Desain yang serupa juga dipakai pada tipa X550VX. Dan barangkali, selama ada laptop Asus yang menggunakan tipa 'X550', mungkin memang datang dengan desain serupa. Satu yang kurang saya suka mungkin gampangnya bagian casing laptop meninggalkan jejak sidik jari. Lagi-lagi saya akan mengatak wajar mengingat bahan berjenis glossy yang dipakai. Dan urusan desain adalah urusan selera, jadi saya tidak akan memaksan Anda untuk ikut-ikutan suka dengan tampilan laptop ini.
Spesifikasi dan Performa
Oke sekarang kita bahas spesifikasinya. X550IK ini datang dengan prosesor AMD FX-9830P. Dan karena ini adalah seri tertinggi dari APU milik AMD, maka saya bisa katakan Anda tidak perlu ragu dengan seberapa hebat laptop ini bisa 'berlari'. Lupakan tentang isu-isu yang kurang bisa dipertanggung jawabkan seperti 'AMD itu Panas' dan semacamnya, yang besar kemungkinan cuma Anda dengar dari gosip ibu-ibu pembeli sayur keliling atau obrolan bapak-bapak kumpulan RT. Saya memang tidak bisa memberikan datanya, tapi Anda bisa cari tahu sendiri dari berbagai situs atau YouTuber.
Prosesor laptop ini bisa 'berlari' sampai kecepatan 3.7GHz. Dan itu bisa saya katakan kencang. Dengan cache sebesar 2MB dan datang dengan konfigurasi Quad-Core, Anda bisa menjalankan tugas multi-tasking tanpa masalah dengan X550IK.
Dan tokoh utama dari mesin ini adalah kehadiran GPU AMD Radeon RX 560 yang mempunyai VRAM bertipe GDDR5 sebesar 4GB. Ini bukanlah versi mobile dari GPU tersebut, tetapi Asus benar-benar menghadirkan chip GPU RX 560 yang sama seperti pada RX 560 versi desktop di laptop ini. Jangan tanyakan kepada saya bagaimana Asus bisa melakukannya. Mungkin satu-satunya jawaban yang saya punya adalah: 'Itulah kelebihan Asus'. Jika Anda termasuk seorang gamer, makan perpaduan dari FX-9830P dengan RX 560 akan menjanjikan pengalaman gaming Anda tetap maximal dan nyaman.
Maaf apakah ini sudah genap 600 kata? Astaga..... belum? Baiklah mari kita lanjutkan
Radeon RX 560 merupakan GPU dengan arsitektur Graphics Core Next (GCN) generasi ke-4 yang memiliki 14 buah compute unit dan 1024 stream processor.
GPU ini juga memiiki peningkatan sekitar 6 persen pada clock speed VGA menjadi 1.275MHz untuk boost dan 1.175MHz pada base clocknya. Dan pada kecepatan maksimal tersebut, ia mampu memproses hingga 2,6 Tera floating-point operations per detik. Meskipun saya kurang terlalu paham dengan angka-angka tersebut, tetapi saya yakin itu menunjukkan bahwa X550IK memang memiliki performa yang cukup 'buas' di kelas harganya.
Apalagi X550IK sudah dibekali dengan RAM 8GB DDR4 yang jalan di kecepatan 2133MHZ. Anda bahkan bisa menggunakan RAM konfigurasi Dual-Channel dengan menambahkan satu keping RAM lagi di slot yang disediakan.
Oke, apalagi yang perlu kita bahas? Oh iya layar. Laptop yang diposisikan Asus sebagai Entry Gaming ini memiliki bentangan layar 15.6" dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 pixel. Yang tentu saja, akan memanjakan Anda dalam menonton film-film favorit Anda dan memainkan game-game dengan tampilan yang memang bisa Anda nikmati. Maksud saya dengan tampilan yang 'indah'.
Dan masalah I/O, laptop ini memiliki konektivitasi yang cukup lengkap. Selengkap apa? ini daftarnya:
1 x Microphone-in/Headphone- out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for
external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 1 x USB 2.0 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for
LAN insert, 1 x HDMI, 8x DVD-RW Super Multi, Dual-band 802.11 b/g/n or 802.11ac (optional), 10/100/1000/Gigabits Base, Bluetooth 4.0.
Kesimpulan
Lantas apa yang bisa kita simpulkan setelah kita sama-sama mencari tahu apa saja yang dimiliki X550IK di atas? Well, itu semua tergantung Anda bagaimana Anda menyimpulkannya. Tetapi bagi saya, X550IK yang memiliki harga sekitar 9 Jutaan ini cukup layak untuk Anda pilih. Anda bisa mendapatkan sebuah laptop dengan GPU kelas desktop.
Memang jika kita berbicara soal portabilitas, laptop ini mungkin akan membebani punggung Anda dengan mantap dengan desain lumayan bongsornya. Tetapi itu sepadan dengan performa yang akan Anda dapatkan. Untuk kegiatan seperti editing video seharusnya X550IK juga bisa diandalkan. Meskipun saya tidak bisa memberikan hasil testnya karena saya memang tidak sedang memegang laptop ini (baca enggak kuat beli).
Baiklah itu saja yang bisa saya sharing mengenai X550IK. Semoga ada manfaatnya, dan sampai jumpa di post-post saya yang akan datang.
Artikel ini diikutsertakan pada Blog Competition ASUS AMD - Laptop For Everyone yang diselenggarakan oleh bocahrenyah.com
Asus ROG adalah nama yang sudah melegenda. Jadi ketika saya, mengajak kalian mebahas dan berbicara mengenai Asus ROG, sebenarnya kita sedang membicarakan sang legenda. Legenda yang terus hidup. Sorry jika berlebihan, tapi bagi saya pribadi itu adalah kenyataan.
Jadi ketika ditanya, mengapa harus Asus ROG? saya justru akan bertanya balik: Mengapa enggak? atau Mengapa enggak pilih Asus ROG? atau pertanyaan-pertanyaan lain semacam itu karena bagi saya itu lebih rasional untuk ditanyakan. Tapi, jika memang harus ada alasan, mari kita bahas lebih dalam.
PALING BERANI DALAM BERINOVASI
Sudah berkali-kali Asus melalui ROG menawarkan inovasi yang belum pernah ada sebelumnya, dan sudah berkali-kali pula Asus ROG membuat para pecinta IT khususnya gamers di seluruh dunia geleng-geleng kepala. Jika diminta menyebutkan semuanya, saya tak punya cukup waktu untuk itu, tapi saya akan memberikan beberapa contoh untuk sobat:
Laptop Pertama di Dunia Dengan Sistem Liquid Cooling
Asus ROG GX800. Barangkali Asus adalah satu-satunya brand di dunia yang berusaha mewujudkan mimpi para gamers. Sistem pendingin liquid cooling yang sebelumnya hanya ada di sistem PC, di saat brand-brand lain mungkin masih berfikir keras bagaimana membawanya kedalam sebuah laptop, atau bahkan mungkin banyak yang menganggap itu mission impossible, Asus menawarkan datang dengan sebuah mahakarya: ROG GX800.
Asus ROG GX800 menawarkan laptop dengan sistem pendinginan liquid cooling, yang belum pernah dilakukan (atau lebih tepatnya belum mampu dilakukan) brand manapun di dunia. Jika sobat masih penasaran seperti apa buasnya GX800, sobat bisa membaca artikelnya disini. Atau jika sobat termasuk yang males baca artikel, sobat bisa menonton review ROG GX800 disini
Melalui gambar diatas, sobat bisa tahu betapa pintarnya Asus mengimplementasikan sistem pendingin liquid cooling pada GX800 untuk bisa menjinakkan panas dari Core i7-7820HK dan dua buah GTX 1080. Dan kabar baiknya lagi, ROG GX800 masih bisa di overclock, sob. Yupz, karena prosesor yang digunakan adalah i7-7820HK yang mengizinkan overclocking.
Tidak hanya dari segi performa saja, GX800 juga memastikan bahwa gamer yang menggunakannya mendapatkan pengalaman gaming yang nyaman karena kehadiran keyboard mechanical beserta trend saat ini, RGB Backlight yang tentu saja bisa dikustomisasi.
Udah, deh... pokoknya enggak akan ada habisnya jika berbicara tentang GX800. Kalau masih kurang tuh artikel dan video yang saya sertakan diatas udah cukup banget.
Laptop Gaming Tertipis Di Dunia Dengan GPU GTX 1080
Ini lagi nih. Kalau yang tadi menawarkan performa dan fitur yang buas, kali ini laptop gaming dengan performa yang tetap buas tapi desainnya yang.......mending sobat lihat sendiri lah. Nih laptop lebih cocok disebut Ultrabook ROG. Sepertinya Asus ini memang paling pintar membuat sistem pendingin untuk laptop bahkan dengan spesifikasi setinggi ini. Saya belum pernah mencobanya secara langsung yang barangkali memang enggak akan pernah, jadi, untuk menjaga agar informasi yang saya tulis disini tetap valid dan bisa dipertanggungjawabkan, mending sobat baca sendiri reviewnya disini atau tonton video reviewnya disini.
Sebenarnya masih banyak deretas ROG yang enggak kalah inovatif. Tapi saya hanya memberikan dua contoh diatas karena menurut saya sampai saat ini dua ROG itulah yang paling banyak menarik perhatian.
ROG BUKAN HANYA UNTUK PARA SULTAN
Laptop sultan. Itu adalah yang paling sering diucapkan ketika mendengar laptop gaming. Tetapi, tidak untuk ROG. Karena Republic ini (Republic of Gamers), menghadirkan laptop yang benar-benar all out untuk para sultan, tetapi juga terjangkau untuk rakyat biasa. Contohnya, ROG Strix GL553VD yang merupakan ROG paling terjangkau saat ini tapi tetap menawarkan performa yang sanggup melibas game-game saat ini. Sobat bisa menyimak Review dari Asus ROG Strix GL553VD disini.
So, itulah pendapat saya jika ditanya: Kenapa Harus Asus ROG? Karena bagi saya itu adalah pertanyaan retoris. Karena bagi saya ada yang salah dengan sobat jika sobat enggak pilih Asus ROG. Dan ada banyak karena-karena lagi jika harus dijabarkan, Kenapa Harus ASUS ROG?
Kenapa Harus ASUS ROG? #WEAREROG #ASUSROGID #ROG
Posted by FakhriComputindo on Monday, August 28, 2017
Beberapa waktu yang lalu Microsoft meluncurkan update terbaru untuk Windows 10 yang diberi nama Creators Update. Ada beberapa fitur baru yang ditambahkan Microsoft pada Creators Update kali ini, diantaranya yang paling ditunggu oleh gamers yaitu fitur Gaming Mode. Fitur ini disebut akan memberikan pengalaman gaming yang lebih optimal dan maximal.
Tetapi saya tidak akan mebahas itu kali ini. Yang ingin saya bahas adalah bagaimana cara menginstall Net Framework 3.5 di Windows 10 Creators Update. Karena berdasar pengalaman saya, saya cukup kesulitan untuk menginstall Net Framework 3.5 di Creators Update, bahkan meskipun itu secara online. Karena bagaimanapun juga ada beberapa program yang masih membutuhkan Net Framework 3.5 untuk installasinya. nah bagaimana caranya?
Sebenarnya fitur Net Framework 3.5 sudah disertakan dalam DVD installasi atau ISO dari Windows 10 itu sendiri. Fitur Net Framework 3.5 ini ada di sebuah sub folder bernama "sxs". Untuk lebih jelasnya ikuti langkah dibawah ini:
1. Jika sobat punya DVD installasi Windows 10, masukkan DVD tersebut ke optical drive dari laptop/pc sobat. Jika sudah, silahkan dibuka (explore).
2. Buka folder sources, dan cari folder sxs
3. Copy folder sxs tersebut dan paste di drive C
untuk yang belum punya ISO atau DVD installasi Windows 10, bisa mendownload "sxs" disini
4. Sekarang sobat buka Command Prompt (CMD) melalui run as administrators. Search cmd, klik kanan, dan pilih run as administrators. Kemudian ketikkan perintah seperti dibawah ini:
dism.exe /online /enable-feature /featurename:NetFX3 /Source:c:\sxs /LimitAccess
5. Tekan tombol enter, dan tunggu hingga prosesnya selesai sampai 100%
Oke, itu saja yang bisa saya bagikan hari ini. Jika ada kesalahan atau koreksi komentar dari sobat masih saya tunggu. Semoga bermanfaat.
Cara Install Net Framework 3.5 di Windows 10 Creators Update
Posted by FakhriComputindo on Wednesday, May 10, 2017
Jika kita berbicara tentang laptop gaming, tentu fikiran kita akan melayang dengan harga super mahal yang kira-kira hanya bisa dibeli oleh para sultan mania. Ya, seenggaknya sekitar 11 Jutaan-lah untuk harga sebuah laptop yang menyandang gelar 'gaming'. Tetapi kali ini Asus dan AMD berusaha mewujudkan sebuah laptop gaming dengan harga ada di kisaran 9 Jutaan. Nah, benarkah performa dan spesifikasi dari laptop Asus X550IU ini bisa masuk ke dalam kategori gaming? Kita akan membahasnya disini.
Desain
Jika kita melihat desain dari X550IU ini sepintas tampak sama dengan seri Asus X550VX. Yaitu hitam glossy dengan motif abstrak khas dari Asus. Dengan casing seperti ini, akan sangat mudah meninggalkan jejak fingerprint di bagian casing laptop. Tetapi di sisi lain desain ini juga memiliki daya tarik tersendiri.
Asus X550IU termasuk bongsor untuk ukuran laptop jaman sekarang. Meskipun itu masih bisa dimaklumi. Laptop ini juga lumayan berbobot, meskipun saya yakin beratnya tidak seberat beban hidup temen-temen. Secara keseluruhan, saya pribadi cukup tertarik dengan desain dari X550IU ini. Setidaknya laptop ini memang memberi kesan 'gaming'.
Spesifikasi dan Performa
Asus X550IU dipersenjatai dengan prosesor generasi terbaru dari AMD, yaitu AMD FX-9830P. Prosesor FX-9830P ini bisa diajak 'berlari' hingga clock speed 3.7GHz. X550IU juga sudah dibekali dengan RAM bertipe DDR4 dengan kapasitas 8GB. Untuk menambah performa dari laptop ini, saya menyarankan sobat menggunakan RAM dengan konfigurasi Dual-Channel.
Dan cerita utamanya adalah, di bagian Graphics Card-nya. Dimana X550IU ini adalah laptop pertama di Indonesia yang menggunakan VGA card arsitektur Polaris AMD Radeon RX 460 dengan 4GB GDDR5 VRAM. Ini bukanlah RX 460 versi notebook, tetapi ini adalah RX 460 versi desktop yang dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga sobat akan merasakan pengalaman gaming layaknya di PC. X550IU dibekali dengan layar seluas 15.6" yang sudah menggunakan resolusi Full HD 1920 x 1080.
Untuk mengetahui performa dari laptop ini, berikut saya berikan video ulasan dari X550IU dari berbagai channel review terpercaya:
Review Asus X550IU Gaptech ID
Review Asus X550 Ulasan ID
Review Asus X550IU Nerd Reviews
Oke, sobat. Gimana? Apakah X550IU memang cocok disebut laptop gaming? Itu tergantung pendapat sobat masing-masing, ya. Oke itu saja yang bisa saya sharing kali ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan FC berikutnya.
Perlu saya tegaskan sebelumnya jika tulisan ini tidak ada kaitannya dengan politik atau isu agama apapun. Satu yang pasti, tulisan ini adalah bentuk keprihatinan saya terhadap maraknya berita hoax yang tersebar di dunia maya, khususnya di dunia maya di negeri ini akhir-akhir ini.
Saya cukup prihatin. Teknologi internet yang seharusnya dijadikan sarana menimba ilmu sebanyak mungkin, berinteraksi dengan mereka-mereka yang jauh di hadapan mata kita, menambah teman sebanyak mungkin, dan ada triliunan hal positif lainnya dari teknologi, kini justru marak digunakan untuk menyebarkan berita hoax, menyebar permusuhan, dan hal-hal negatif lainnya yang saya sendiri tak sampai hati menyebutkannya.
Saya pribadi tak tahu motif apa yang digunakan untuk menyebar berita hoax, dan sejujurnya tak mau tahu. Kita sekarang hidup di era digital. Dimana informasi bisa tersebar hanya dengan sekali klik ke seluruh sudut dunia. Dan seharusnya, kita yang menyadari akan hal itu, menggunakannya untuk berbagi ilmu-ilmu yang bisa sangat bermanfaat bagi orang lain.
Contohnya, Saya. Saya suka semua hal yang berhubungan dengan komputer atau teknologi informasi. Bukan berarti saya ahli dalam hal itu. Tetapi melalui blog ini, saya berusaha untuk berbagi tentang apapun yang saya tahu untuk sobat-sobat.
Sungguh mempriahtinkan melihat bagaimana begitu banyaknya nama-nama tokoh yang namanya tercemar gara-gara informasi yang sama sekali tidak benar. Saya tegaskan sekali lagi, saya tidak sedang membela siapapun. Yang saya bahas hanyalah marilah kita untuk bijak dalam menggunakan teknologi khususnya social media dan tidak lebih dari itu.
Jika sobat cukup update, tentu sobat juga tahu apa yang pernah dialami oleh Jagat Review. Jika sobat belum sempat membacanya, sobat bisa membacanya di sini. Di sisi lain apa yang di sebarkan oleh si pembuat hoax tentang AOCT terasa konyol tetapi juga memprihatinkan di saat yang sama.
Sobat, ada banyak hal posotof yang bisa sobat lakukan dengan teknologi. Blog ini adalah salah satu cara agar apapun ilmu yang sudah saya dapatkan bisa bermanfaat. Bahkan saya juga selalu mengajak sobat-sobat yang memiliki ilmu lebih atau pengetahuan lebih banyak dari saya untuk berdiskusi di kolom kometar (meskipun sampai detik ini tidak ada -_-). Tetapi paling tidak saya menyadari bahwa apa yang saya tahu masih sangat kurang dan saya ingin sobat-sobat mengkoreksi jika tulisan saya ada yang tidak sesuai/salah.
Oke, sobat. Itu saja yang bisa saya sharing kali ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di tulisan FC selanjutnya
Jika sobat mempunyai dana paling mentok 4.1 Juta, misalnya. Sedangkan sobat membutuhkan laptop dengan performa grafis yang mumpuni dan juga penyimpanan yang lega dalam waktu bersamaan. Itu adalah masalah yang cukup rumit, mengingat laptop yang mempunyai kemampuan grafis mumpuni biasanya dipatok di harga 4.5 Juta paling rendah.
Tetapi tampaknya kehadiran notebook Lenovo Ideapad 110-05ID akan mengobati kegalauan sobat. Ya, kali ini saya akan membahas laptop yang lumayan booming di pasaran ini. Darimana saya tahu? Ya iya lah, lha wong saya kerjaannya jualan laptop :D
Tapi tenang, sobat. Tulisan ini bukanlah promosi, advetorial, atau semacamnya. Tetapi saya hanya membantu sobat memberikan rekomendasi jika kebetulan sobat mengalami keadaan seperti yang saya sebutkan di atas. Oke, mari kita mulai.
Kita awali dari bentuk/desainnya terlebih dahulu. Saran saya jangan terlalu berharap lebih dari desain laptop ini. Apalagi Lenovo sering sekali membuat laptop dengan desain yang sama persis meskipun speknya berbeda. Desain Ideapad 110-05ID ini sama persis seperti desain Ideapad 110-7QID yang kemarin saya ulas. Jadi, saya agak malas untuk menjelaskannya lagi (sorry for that :D)
Kita langsung saja membahas spesifikasi laptop ini. Ideapad 110 ini dibekali dengan prosesor APU dari AMD generasi terbaru, yaitu AMD A9-9400. AMD A9-9400 yang ada di laptop ini merupakan prosesor Dual-Core. Loh.. berarti dibawahnya A8 dong? Tenang sobat, tidak segampang itu. AMD mengklaim meskipun A9 ini menggunakan Dual-Core, tetapi performa per-Corenya jauh lebih tinggi sehingga jika diadu bisa melebihi performa dari AMD A8-7410.
AMD A9-9400 menggunakan Radeon R5 Graphics sebagai IGP atau Integrated Graphics-nya. Hal inilah yang membuat performa grafis dari laptop ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Sobat tentu sudah pernah melihat iklan dari laptop ini dimana AMD/Lenovo mengklaim bahwa laptop ini bisa memainkan video resolusi 4K. Dan untuk itu, saya harus mengatakan, IYA. Dengan mengaktifkan teknologi HEVC saya sendiri sudah mencoba memainkan video 4K di laptop ini dan bisa dimainkan dengan lancar tanpa adanya lag.
Lalu bagaimana untuk performa gamingnya? jujur saya belum pernah mencoba meminkan game apapun di laptop ini. Tetapi prediksi saya laptop ini masih mampu memainkan game casual sepeti PES 2017 di settingan medium. Untuk spesifikasi lain, laptop ini membawa spesifikasi yang tergolong standard. Poin plus dari Idepad 110 ini adalah, Lenovo sudah menyematkan Harddisk dengan kapasitas 1TB sehingga sobat bisa menyimpan data lebih banyak.
Dengan harga ada di kisaran IDR 4.100.000, laptop ini memang bisa dibilang pilihan terbaik untuk sobat yang benar-benar mengalami kendala di masalah harga. Ideapad 110-05ID cocok untuk sobat yang biasa berkecimpung dengan Corel, Photoshop, atau sejenisnya mengingat performa grafis ini memang cukup mumpuni.
Oke, cukup sekian yang bisa saya sharing kali ini. Semoga bermanfaat, dan Sampai Jumpa di Postingan FC Selanjutnya.
Lenovo Ideapad 110 AMD A9: Terbaik Di Harga 4 Jutaan?
Posted by FakhriComputindo on Wednesday, March 8, 2017
Belum selesai hype tentang Ryzen, kali ini AMD mengumumkan Naples. Prosesor terbaru mereka dengan arsitektur Zen yang ditujukan untuk server. Ini menunjukkan bahwa AMD tidak hanya ingin mendobrak dominasi Intel lewat seri prosesor desktop, tetapi juga ingin mengusik dominasi Intel di lini prosesor server.
Belum banyak informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi dari Naples ini. Satu-satunya bocoran informasi yang diberikan oleh AMD adalah bahwa Naples akan hadir dengan 32 Core. AMD menyebut bahwa Naples akan hadir dengan performa yang kompetitif, bersaing dengan lini prosesor server dari Intel. Sayangnya AMD masih merahasiakan spesifikasi detail dari Naples.
Selama ini, prosesor untuk server memang sangat dikuasai oleh Intel mengingat sejauh yang saya tahu belum ada prosesor server dari AMD yang benar-benar kompetitif untuk bersaing dengan prosesor Intel. Tampaknya AMD cukup percaya diri dengan arsitektur Zen yang sudah mereka luncurkan untuk platform desktop PC.
Pun begitu, belum ada informasi tentang kapan prosesor ini diperkenalkan dan diluncurkan AMD. Melalui rumor yang beredar, AMD akan memperkenalkan Naples di pertengahan 2017. Kita tunggu saja informasi terbaru dari AMD.
Meskipun tidak seramai dahulu, pasar laptop entry level ternyata masih banyak peminat. Kebanyakan user yang mencari laptop entry level di kisaran harga 3 jutaan adalah mereka yang menggunakannya hanya untuk kebutuhan standard, seperti untuk mengetik, browsing, presentasi, menonton video, dsb. Kali ini FakhriComputindo akan membahas tentang salah satu notebook dari Lenovo yang bisa dijadikan opsi bagi sobat yang sedang mencari laptop di kisaran harga 3 Jutaan.
Laptop yang akan saya bahas kali ini adalah Lenovo Ideapad 110-14IBR-7QID. Jika dilihat dari desainnya, tidak ada yang istimewa dari notebook ini. Ideapad 110 tampil sederhana dengan body yang menggunakan material plastik, yang diberi texture sedemikian rupa sehingga tampak seperti bahan kulit. Lenovo membekali IP110 ini dengan bentang layar 14" dengan resolusi 1366 x 768. Tentu itu adalah resolusi standard laptop. Berikutnya dari sisi I/O, Ideapad 110 hanya dibekali 2 slot USB, dimana masing-masing adalah USB 2.0 dan USB 3.0. Selain itu ada port HDMI, Ethernet Port, dan slot Card Reader. Yang menarik adalah engsel laptop ini bisa dibuka sampai posisi 180 derajat. Hal ini akan mengurangi resiko engsel patah.
Kini beralih ke spesifikasi. IP 110 ditenagai prosesor Intel Celeron N3160. Prosesor ini sudah menggunakan 4 inti alias Quad-Core yang membuat IP110 memiliki performa sedikit lebih tinggi dibanding pesaingnya seperti Asus X441SA Series yang masih menggunakan prosesor Dual Core.
IP110 dibekali RAM sebesar 2 GB yang sayangnya tidak ada opsi sama sekali untuk meng-upgrade RAM-nya. Ya, RAM di notebook ini bertipe on-board atau sudah tertanam di mainboardnya. Untuk urusan storage Lenovo membekali IP110 dengan Harddisk berkapasitas 500GB.
Untuk spesifikasi lain tergolong standard hampir sama seperti laptop pesaing lain. Yang menarik dari notebook ini adalah, Ideapad 110 dibekali dengan fitur Lenovo Energy Manager. Dengan fitur ini, sobat tidak perlu takut baterai sobat akan rusak ketika sobat menggunakannya dalam posisi di charge secara terus menerus. Jika sobat mengaktifkan fitur ini, laptop hanya akan mengisi daya sampai 60%. Setelah itu daya dari listrik akan langsung menuju ke laptop. Ini adalah opsi terbaik daripada dengan mencopot baterai yang justru akan membahayakan laptop itu sendiri.
Lenovo Ideapad 110-14IBR bisa sobat dapatkan dengan harga hanya sekitar Rp. 3.500.000,- saja. Jika melihat fitur-fitur 'gimmick' yang ada,Ideapad 110-7QID adalah pilihan terbaik bagi sobat yang mencari laptop untuk kebutuhan standard dan hemat daya.
Oke, sobat itu saja yang kali ini bisa saya sharing. Semoga bermanfaat, dan sampai jumpa di post FC selanjutnya.
Lenovo Ideapad 110: Best Value Di Harga 3 Jutaan
Posted by FakhriComputindo on Tuesday, March 7, 2017
AMD Ryzen memang sedang menjadi hype saat ini. Performa dari si Ryzen ini mampu menandingi deretan prosesor Intel Core i7 dengan harga yang jauh lebih kompetitif. Karena jujur saya pribadi tidak punya modal apapun untuk mengujinya secara langsung bagaimana performa dari Ryzen? jadi berikut saya berikan kepada sobat video review AMD Ryzen 7 1800X yang saya ambil dari beberapa channel YouTube populer. Oke daripada kelamaan, mari langsung simak saja:
Review AMD Ryzen 7 1800X dari Gaptech.ID
Review AMD Ryzen 7 1800X dari Ulasan.ID
Review AMD Ryzen 7 1800X dari Linus Tech Tips
Ada sedikit perdebatan dimana performa dari AMD Ryzen 7 1800X ini tidak benar-benar bisa mengalahkan Core i7-6900K terutama dalam hal gaming. Dan berikut pendapat dari Gaptech.ID tentang hal ini:
Oke, sobat sementara itu saja yang bisa saya berikan kepada para pembaca setia FC. Apakah sobat berencana mau membeli Ryzen atau tidak itu semua kembali ke sobat. Semoga bermanfaat, dan sampai jumpa di postingan FC selanjutnya.
Untuk yang pertama dan yang paling utama, saya harus sangat meminta maaf kepada sobat-sobat pembaca setia FC karena saya baru bisa menulis post sekarang. Sekali lagi harap dimaklumi, karena berbagai hal ini, itu, tetek bengek, segala macem membuat saya benar-benar baru mempunyai waktu sekarang untuk menulis post. Saya harap sobat-sobat masih tetap setia menunggu postingan FC meskipun saya tahu menunggu itu memang tidak mudah, kawan (baper detected :v).
Oke, mari kita langsung ke pokok pembahasan. Mohon maaf apakah judul "Finally, AMD!!!" dirasa tepat? karena jujur saya bingung mau kasih judul apa nih post. Karena saya begitu excited (semoga ejaannya benar :v) dengan kehadiran Ryzen hingga kalimat pertama yang muncul di otak saya adalah "Finally, AMD!!!".
Saya tidak akan membahas bagaimana performa dari AMD Ryzen disini karena itu sudah sangat-sangat terlambat dan saya yakin sobat sudah membaca atau menonton di situs lain atau justru sobat sudah mencobanya secara langsung?
Kita bahas terlebih dahulu bagaimana upaya AMD melawan Intel sebelum Ryzen diluncurkan. Kita semua mengenal AMD FX Series sebagai prosesor tertinggi dari AMD untuk bersaing dengan Core i7-nya Intel. Dan hasilnya? Tidak ada yang benar-benar membuat fans AMD seperti saya ini tersenyum selain satu kenyataan bahwa harganya lebih murah. Ya, semua orang tahu itu. Sayangnya selama hampir 5 tahun terakhir itu tidaklah cukup. Setidaknya menurut pengamatan saya, dan mohon dikoreksi jika saya salah.
AMD seperti tak melakukan perlawanan yang berarti untuk mendobrak kedigdayaan Intel. Dan itu membuat Intel memasang harga seenak mereka untuk seri-seri prosesor mereka karena Intel tahu prosesor-prosesor Intel tetap akan dijadikan pilihan utama.
Kabar bahwa AMD mengembangkan "ZEN" pun tidak membuat fans AMD seperti saya cukup antusias. Kala itu saya menganggap AMD hanya mengembangkan arsitektur baru dengan performa yang mungkin saja tidak terlalu mengalami banyak peningkatan.
Dan, akhirnya RYZEN. AMD akhirnya meluncurkan prosesor yang benar-benar bisa bersaing dengan Intel baik itu dari sisi performa apalagi harga. Tentu sobat sudah membaca tentang review AMD Ryzen 7 1800X yang mampu mengimbangi bahkan dalam beberapa test mampu melebihi performa dari Intel Core i7-6900K, dengan selisih harga yang nyaris separuhnya (1800X: $499 VS 6900K: $1000+)! Finally, AMD.
Meskipun ada perdebatan dimana performa gaming 1800X masih kalah dari i7-6700K ataupun 7700K, tetapi ada juga yang membantah bahwa 6900K pun performa gamingnya masih kalah dari 6700K dan 7700K. Ya, harap dimaklumi karena masih ada segelintir orang yang menganggap Prosesor Kenceng=Gaming hingga melupakan aspek-aspek lainnya. Saya tidak akan masuk dan membahas perdebatan itu, karena ilmu saya sama sekali tidak cukup untuk itu.
Hal yang menarik adalah Ryzen bisa saja disambut antusias bukan hanya oleh fans AMD tetapi juga fans Intel. Kenapa? karena mau tidak mau Intel harus menurunkan harga prosesor mereka jika mereka tidak ingin diusik oleh Ryzen. Dan itu sudah terbukti. Sekarang coba sobat fikir. Bagaimana seseorang tidak tertarik membeli prosesor seharga $499 yang performanya bisa menyamai prosesor seharga $1000+ Dia membaca review tentang 1800X dan menyadari bahwa "oh, mengapa saya harus membeli 6900K yang semahal itu jika saya bisa mendapat performa yang sama di harga yang jauh lebih murah?"
Suka atau tidak, AMD Ryzen telah membuat persaingan menjadi tidak membosankan. Gebrakan AMD melalui Ryzen pada akhirnya membuat persaingan menjadi hidup dan ujung-ujungnya konsumen yang diuntungkan. Persaingan itu menguntungkan kita sebagai konsumen, kawan. Itu kata Jagat Review. Intel tidak bisa lagi memasang harga seenak mereka karena AMD sudah mempunyai solusi untuk melawannya.
So, saya akan menanti kehadiran Ryzen 5, Ryzen 3, dan sangat berharap Ryzen juga akan merambah ke notebook dimana masih sangat dikuasai Intel.
Oke,itu saja sobat yang bisa kita bahas kali ini. Ya, benar. Ini hanyalah opini saya dan saya sangat terbuka untuk berdiskusi dengan sobat-sobat apalagi untuk sobat yang memiliki pengetahuan lebih. Terimakasih telah membaca, semoga bermanfaat, dan sampai jumpa di tulisan FC selanjutnya.





























